Ketika Pembangunan Tidak Selalu Berarti Keadilan | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketika Pembangunan Tidak Selalu Berarti Keadilan

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2026

Oleh : Ismajaya, S.Sos

Pembangunan daerah sering kali dipahami sebagai soal angka. Berapa besar anggaran, berapa proyek yang dibangun, dan berapa panjang jalan yang berhasil dicor. Namun di balik angka-angka itu, yang terpenting berkaitan dengan pengelolaan fiskal daerah berbasis keadilan bagi masyarakat.

Keadilan fiskal daerah pada dasarnya berbicara tentang bagaimana pemerintah daerah mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan anggaran secara proporsional dan berpihak pada kepentingan publik. Anggaran bukan sekadar dokumen teknokratis, melainkan cermin dari prioritas politik pemerintah. Dari sana kita bisa melihat siapa yang diuntungkan, siapa yang diabaikan, dan siapa yang harus menanggung beban pembangunan.

Sayangnya, dalam praktiknya, banyak daerah masih menghadapi persoalan serius dalam tata kelola fiskal. Anggaran daerah kerap terserap untuk belanja birokrasi yang besar. Mulai dari belanja pegawai, perjalanan dinas, hingga pengadaan fasilitas pemerintah. Sementara itu, sektor-sektor yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan lingkungan, dan penguatan ekonomi rakyat sering kali berada di posisi yang kurang prioritas.

Di banyak wilayah yang kaya sumber daya alam, ironi ini terasa lebih tajam. Daerah menghasilkan nilai ekonomi besar dari sektor tambang, perkebunan, atau kehutanan, tetapi masyarakat di sekitar wilayah produksi justru tetap hidup dalam kondisi rentan. Infrastruktur dasar terbatas, layanan publik minim, dan kerusakan lingkungan semakin meluas. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak otomatis menghasilkan keadilan fiskal.

Keadilan fiskal juga menyangkut transparansi dan partisipasi publik. Anggaran daerah seharusnya bukan ruang eksklusif elite politik dan birokrasi. Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana uang publik digunakan, sekaligus terlibat dalam menentukan prioritas pembangunan. Tanpa partisipasi yang bermakna, proses penganggaran rentan dipengaruhi kepentingan politik jangka pendek dan praktik klientelisme.

Keadilan fiskal daerah menuntut keberanian pemerintah daerah untuk memastikan bahwa belanja publik benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat. Ini berarti memperkuat program yang mendukung ekonomi lokal, melindungi sumber-sumber penghidupan rakyat, serta memastikan bahwa kelompok rentan seperti petani, nelayan, masyarakat adat, dan masyarakat miskin, tidak tersisih dari proses pembangunan.

Untuk itu, ukuran keberhasilan fiskal daerah bukan semata-mata seberapa besar anggaran yang dikelola, tetapi seberapa adil manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. Anggaran yang besar tidak berarti apa-apa jika ketimpangan tetap melebar dan kesejahteraan rakyat tidak berubah.

Oleh sebab itu, memperjuangkan keadilan fiskal daerah bukan hanya tugas pemerintah. Ini juga merupakan tanggung jawab masyarakat sipil, akademisi, media, dan komunitas warga untuk terus mengawasi, mengkritisi, dan mendorong perubahan. Tanpa tekanan publik yang kuat, anggaran daerah akan selalu berisiko menjadi alat kekuasaan, bukan instrumen keadilan.

Pembangunan yang adil hanya mungkin terjadi jika fiskal daerah dikelola dengan prinsip keberpihakan pada rakyat. Jika tidak, anggaran daerah hanya akan menjadi angka-angka dalam dokumen resmi, tanpa benar-benar mengubah kehidupan masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Pasca Penetapan Paslon Bupati Terpilih, Satgas Preventif Polres Buol Tingkatkan Patroli Malam 

    Pasca Penetapan Paslon Bupati Terpilih, Satgas Preventif Polres Buol Tingkatkan Patroli Malam 

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id|Buol – Satgas Preventif OMP Tinombala 2024 yang dipimpin Kasatgas Preventif Iptu Agus Deni Susanto, SH gelar Patroli malam dengan menyambangi Kantor KPUD, Gudang Logistik serta Bawaslu Buol, Kamis malam (19/12/24). Patroli yang dilaksanakan Satgas Preventif ini dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif diwilayah Kabupaten Buol khususnya diwilayah Kota Buol Pasca Penetapan […]

  • Di Bawah Naungan Bulan dan Bintang, Gubernur Sulteng: Komitmen Demokrasi untuk Masyarakat Sejahtera

    Di Bawah Naungan Bulan dan Bintang, Gubernur Sulteng: Komitmen Demokrasi untuk Masyarakat Sejahtera

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid,M.Si dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr.Reny A.Lamadjido,Sp.PK,M.Kes menghadiri Musyawarah Wilayah Ke-VI Partai Bulan Bintang (Muswil VI PBB) Sulawesi Tengah, bertempat di Hotel Santika, Palu, pada Minggu (27/4/2025). Dengan tema “Transformasi PBB Menuju Sulteng Nambaso,” Muswil ini dihadiri jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang, termasuk Sekretaris Jenderal […]

  • Gubernur Sulteng dan PLN Wujudkan Program Berani Menyala Hingga Pelosok

    Gubernur Sulteng dan PLN Wujudkan Program Berani Menyala Hingga Pelosok

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|PALU – PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) bersama Gubernur Sulawesi Tengah mempercepat penyalaan listrik di desa-desa terpencil sebagai bagian dari komitmen pemerataan energi nasional. General Manager PLN Suluttenggo, Basuki Atmoko, menyampaikan hal tersebut saat audiensi langsung bersama Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, di kediamannya, Selasa (13/5/2025) di kediaman Gubernur Sulteng, bahwa […]

  • CV Quonami Desak Pemda dan APH Tertibkan Galian C Ilegal di Buol

    CV Quonami Desak Pemda dan APH Tertibkan Galian C Ilegal di Buol

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol, – Aktivitas galian C tanpa izin yang masih terus beroperasi di Kabupaten Buol menuai sorotan keras dari pihak swasta yang taat aturan. Humas CV. Quonami angkat bicara dan mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Buol agar bertindak tegas terhadap seluruh kegiatan galian C yang tidak memiliki izin resmi. Kepada media, Kamis (7/5/2026), menurut Humas CV Quonami […]

  • RSUD dr. R. Soedjono Selong Ajak Pasien Beralih ke Mobile JKN untuk Layanan Rawat Jalan Lebih Efisien

    RSUD dr. R. Soedjono Selong Ajak Pasien Beralih ke Mobile JKN untuk Layanan Rawat Jalan Lebih Efisien

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR —RSUD dr. R. Soedjono Selong kembali mendorong masyarakat, khususnya pasien rawat jalan, untuk memanfaatkan aplikasi Mobile JKN sebagai alternatif pendaftaran yang lebih cepat dan nyaman.   Ajakan tersebut disampaikan melalui informasi resmi yang ditujukan kepada masyarakat atau “Sahabat Sehat”.   Selama ini sebagian pasien masih melakukan pendaftaran rawat jalan secara manual sehingga […]

expand_less