Kerja di Hari Libur Tanpa Upah Lembur, PROSPEK Gelar Aksi Solidaritas untuk Pekerja Indomaret di Buol | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kerja di Hari Libur Tanpa Upah Lembur, PROSPEK Gelar Aksi Solidaritas untuk Pekerja Indomaret di Buol

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026

IDTIMES.co.id.|Buol, – Perwakilan Posko Pengaduan Pekerja (PROSPEK) menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja Indomaret di salah satu gerai yang berada di Kota Buol, Sulawesi Tengah, pada (2/6/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi pekerja ritel, khususnya pekerja Indomaret, setelah muncul kebijakan PT Indomarco Prismatama yang mewajibkan pekerja tetap masuk bekerja pada sejumlah hari libur nasional, yakni 14 Mei 2026 (Kenaikan Yesus Kristus), 31 Mei 2026 (Hari Raya Waisak), dan 1 Juni 2026 (Hari Lahir Pancasila).

Menurut informasi yang diterima PROSPEK, pekerjaan yang dilakukan pada hari-hari libur nasional tersebut tidak diperhitungkan sebagai kerja lembur. Sebagai gantinya, perusahaan menerapkan kebijakan penggantian hari libur pada waktu lain.

Kebijakan ini dinilai bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang mengatur hak pekerja atas upah lembur ketika bekerja pada hari libur resmi.

Koordinator PROSPEK, Agrianto Rauf, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk penyimpangan terhadap prinsip-prinsip perlindungan pekerja yang diatur dalam hukum ketenagakerjaan.

Menurutnya, meskipun perusahaan mengklaim kebijakan tersebut dijalankan atas persetujuan pekerja, dalam praktiknya banyak pekerja yang merasa tidak memiliki posisi yang cukup kuat untuk menolak perintah bekerja pada hari libur nasional.

“Selain merupakan penyimpangan terhadap ketentuan ketenagakerjaan, kami juga menerima laporan adanya tekanan terhadap pekerja agar tetap masuk bekerja pada hari libur nasional. Kondisi seperti ini tidak boleh terus-menerus dinormalisasi,” ujar Agrianto.

PROSPEK menyatakan akan terus mengawal dan memberikan dukungan kepada pekerja Indomaret, khususnya di Kabupaten Buol. Organisasi ini juga akan memastikan bahwa pekerja yang memilih untuk tidak bekerja pada hari libur nasional tidak mengalami tindakan balasan dari pihak manajemen.

Menurut laporan yang diterima PROSPEK, terdapat kekhawatiran di kalangan pekerja bahwa mereka yang menolak masuk bekerja pada hari libur nasional dapat kehilangan kesempatan memperoleh lembur pada waktu lain atau bahkan berpotensi mengalami mutasi.

Karena itu, PROSPEK menilai penting adanya pengawasan dari pemerintah untuk memastikan tidak terjadi tindakan yang merugikan pekerja atas pilihan mereka menggunakan hak-haknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari 13 gerai Indomaret yang beroperasi di Kabupaten Buol, terdapat satu gerai yang para pekerjanya memilih untuk tidak masuk bekerja pada hari libur nasional, khususnya pada tanggal 31 Mei dan 1 Juni 2026.

Atas keputusan tersebut, PROSPEK menegaskan akan memastikan tidak ada tindakan balasan maupun intimidasi terhadap para pekerja yang menggunakan haknya untuk tidak bekerja pada hari libur.

Lebih jauh, PROSPEK menilai persoalan yang dihadapi pekerja Indomaret tidak hanya terbatas pada isu kerja di hari libur nasional tanpa pembayaran upah lembur. Organisasi ini juga menerima berbagai laporan terkait dugaan pelanggaran hak-hak pekerja lainnya yang memerlukan perhatian serius.

Agrianto mengungkapkan bahwa salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan pekerja adalah kelebihan jam kerja yang tidak diperhitungkan sebagai kerja lembur. Sejumlah pekerja yang seharusnya bekerja selama tujuh jam per hari masih harus menambah waktu kerja hingga dua jam atau lebih untuk menyelesaikan pekerjaan, namun tambahan waktu tersebut diduga tidak dibayarkan sebagai upah lembur sebagaimana mestinya.

Menurutnya, praktik tersebut merupakan persoalan serius yang perlu mendapat perhatian dari pengawas ketenagakerjaan. Selain itu, mayoritas pekerja Indomaret berstatus pekerja kontrak atau pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), sehingga mereka berada dalam posisi yang lebih rentan terhadap ketidakpastian kerja maupun pelanggaran hak-hak normatif.

Di sisi lain, PROSPEK juga menyampaikan kekecewaan terhadap sikap Pemerintah Kabupaten Buol, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang hingga saat ini dinilai belum menunjukkan langkah konkret untuk memastikan perlindungan hak-hak pekerja yang terdampak.

PROSPEK mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buol agar segera mengambil tindakan nyata untuk memastikan perlindungan hak-hak pekerja Indomaret.

Dinas tenaga kerja juga diminta memastikan bahwa pekerja yang memilih tidak bekerja pada hari libur nasional terbebas dari segala bentuk intimidasi maupun tindakan balasan dari pihak perusahaan.

Selain itu, PROSPEK menegaskan bahwa pekerja yang tetap bekerja pada tanggal 14 Mei, 31 Mei, dan 1 Juni 2026 harus menerima hak atas upah lembur sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Organisasi ini menolak segala bentuk normalisasi terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan pekerja dan bertentangan dengan hukum ketenagakerjaan.

Untuk memperkuat perlindungan hak-hak pekerja, PROSPEK juga menyerukan pentingnya membangun persatuan dan solidaritas di kalangan pekerja Indomaret.

Menurut Agrianto, pembentukan serikat buruh merupakan kebutuhan yang mendesak agar pekerja memiliki wadah kolektif untuk memperjuangkan hak dan kepentingan mereka secara bersama-sama.

PROSPEK menyatakan siap memberikan dukungan penuh kepada para pekerja Indomaret apabila mereka berinisiatif membentuk serikat buruh sebagai alat perjuangan bersama dalam memperjuangkan kondisi kerja yang adil, layak, dan bermartabat.

Sumber: Agrianto Rauf, Koordinator Posko Pengaduan Pekerja (PROSPEK)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Potensi Cokelat dan Durian di Sigi, Mentrans Dorong Transformasi Kawasan Ekonomi

    Tinjau Potensi Cokelat dan Durian di Sigi, Mentrans Dorong Transformasi Kawasan Ekonomi

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Sigi – Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Sigi dengan meninjau pengembangan komoditas cokelat dan durian di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Kamis (5/6/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari transformasi besar program transmigrasi ke arah pembangunan kawasan ekonomi yang terintegrasi. Didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid dan Bupati […]

  • Menata Arah: Refleksi Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Buol

    Menata Arah: Refleksi Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Buol

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id|Buol – Setiap awal kepemimpinan adalah fase menentukan arah. Ia bukan sekadar periode menjalankan program, melainkan masa membangun fondasi. Bagaimana pemerintahan bekerja, bagaimana pelayanan dirasakan, dan bagaimana kepercayaan publik dibentuk. Dalam setahun terakhir, kepemimpinan Bupati Buol Risharyudi Triwibowo bersama Wakil Bupati Buol, Moh Nasir Dj. Daimaroto memperlihatkan pola kerja yang menitikberatkan pada pembenahan sistem sekaligus […]

  • Penghuni Rutan Selong Tercatat 525 Orang, Tahanan Pengadilan Negeri Terbanyak

    Penghuni Rutan Selong Tercatat 525 Orang, Tahanan Pengadilan Negeri Terbanyak

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Selong mencatat jumlah penghuni sebanyak 525 orang berdasarkan data terbaru yang disampaikan Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Imam Haedar Pratama.   Dari total tersebut, penghuni rutan didominasi oleh narapidana yang mencapai 394 orang. Sementara itu, jumlah tahanan dari berbagai tahapan proses hukum tercatat sebanyak 131 orang.   […]

  • Jajaran Direksi PDAM Lotim Tunjukkan Langkah Kongkret Atasi Keluhan Pelanggan dengan Cepat

    Jajaran Direksi PDAM Lotim Tunjukkan Langkah Kongkret Atasi Keluhan Pelanggan dengan Cepat

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Idtimes.co.Id/LOMBOK TIMUR – Menjelang hearing antara DPRD Lombok Timur dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lombok Timur, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lotim telah menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan masyarakat.    Berbagai langkah konkret telah dilakukan untuk mengatasi keluhan yang muncul, jauh sebelum proses hearing dilaksanakan.   PLt Direktur PDAM Lotim, […]

  • DPRD Parimo Desak BWSS III Bangun Tanggul Permanen di Balinggi

    DPRD Parimo Desak BWSS III Bangun Tanggul Permanen di Balinggi

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Parimo – Akibat tanggul jebol banjir kembali menerjang Desa Balinggi Jati Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah. “Tanggul itu merupakan pembuangan irigasi Sausu yang dibangun oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Palu. Namun tidak permanen, sehingga ketika volume hujan tinggi dan deras, maka tanggul itu tidak mampu menampung dan menahan deras air […]

  • Koordinasi Lemah, LKKKPD Lotim Kritik Keras Kinerja SPPI Lombok Timur dalam Program MBG

    Koordinasi Lemah, LKKKPD Lotim Kritik Keras Kinerja SPPI Lombok Timur dalam Program MBG

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/OMBOK TIMUR –Lembaga Kajian dan Kritik Kebijakan Publik Daerah (LKKKPD) melontarkan kritik keras terhadap kinerja Satuan Pelaksana Program dan Inovasi (SPPI) Lombok Timur yang dinilai gagal membangun koordinasi efektif dalam pelaksanaan Program MBG.   Ketua LKKKPD Lotim, lEri Setiawan menegaskan bahwa persoalan koordinasi yang terjadi bukan lagi bersifat teknis, melainkan sudah masuk pada level kegagalan […]

expand_less