PDAM Lotim Tunjukkan Hasil ke BPKP Tunjukkan BUMD yang Sehat
- account_circle Admin
- calendar_month Sab, 21 Jun 2025

IdTimes.co.Id/ LOMBOK TIMUR-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengeluarkan hasil audit yang menunjukkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur tumbuh menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sehat.
Meski begitu BPKP merekomendasikan untuk PDAM Lotim mengembangkan aneka program dan perluasan jaringan pelayanan.
Sopyan Hakim sebagai Plt Dirut PDAM menuturkan kepada awak media pada Kamis 19 Juni 2025 mengatakan, hasil audit itu mencatat tidak ada usaha yang merugikan perusahaan maupun masyarakat.
‘’Menindaklanjuti hasil audit tersebut, PDAM tengah mempersiapkan rapat umum pemegang saham (RUPS) yang dijadwalkan pada Senin pekan depan,’’ katanya.
Hasil audit tersebut juga akan disampaikan dalam RUPS, sedangkan kuasa pemilik modal (KPM) dalam hal ini bupati Lombok Timur akan memberikan arahan lanjut untuk mengembangkan perusahaan, perbaikan struktur manajemen, dan lainnya.
‘’Alhamdulillah, neraca perusahaan juga semakin bagus perkembangannnya. Dibandingkan dengan tahun buku sebelumnya, peningkatannya hampir seratus persen,’’ kata Sopyan.
Terakhir tercatat pendapatan PDAM Lotim mencapai Rp 2,5 miliar. Berbagai efisiensi telah dilakukan, antara lain dengan makin detailnya pencatatan meter pelanggan dan petugas terus menerus semakin baik.
Sopyan turut menuturkan kondisi perusahaan milik daerah tersebut dirinya menganggap, jumlah staf atau karyawan masih ideal. ‘’Memang sejak Januari 2025 hingga saat ini sekitar 30 karyawan pensiun, tetapi pekerjaan teknis masih bisa diselesaikan oleh karyawan yang ada,’’ katanya.
Karyawan yang pensiun harus ada pengganti, untuk menghindari ada kekosongan dalam jabatan tersebut,Kendati demikian, ia menilai perlu ada tambahan karyawan.
Dengan mempertimbangkan luasnya wilayah pelayanan, di mana saat ini ada 14 cabang, maka sebenarnya dibutuhkan sekitar 300 orang karyawan, terlebih programnya dapat melayani 21 kecamatan yang ada di Lotim.
Saat ini ada karyawan sekitar 160 orang, kita perlu tambahan yang paling dibutuhkan adalah tambahan karyawan yang akan difungsikan untuk melakukan penagihan, mengingat piutang yang masih besar di tengah masyarakat.
Perhatian khusus di tunjukan pada kualitas pembaca meter. Pembaca meter tidak boleh keliru, tidak boleh dengan asumsi, para karyawan pembaca meter atau penagihan piutang, telah diikat dengan penandatanganan pakta integritas. Dengan begitu para karyawan tersebut siap diberhentikan apabila bekerja tidak benar.
PDAM Lotim mencatat sambungan rumah (SR) saat ini 35.000, yang sebelumnya 29.000. Saat ini pemkab Lotim sedang melakukan penambahan sambungan rumah di beberapa kecamatan.
‘’Dengan akan dikerjakannya sambungan rumah yang sedang ditender saat ini, nanti kalau sudah rampung maka diperkirakan total sambungan rumah menjadi 37.000 SR,’’ demikiannya.
Top!! BPKP Audit PDAM Tunjukkan Hasil PDAM Sebagai BUMD yang Sehat.
Topilterkini.com-Lomboktimur-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengeluarkan hasil audit yang menunjukkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur tumbuh menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sehat.
Meski begitu BPKP merekomendasikan untuk PDAM Lotim mengembangkan aneka program dan perluasan jaringan pelayanan.
Sopyan Hakim sebagai Plt Dirut PDAM menuturkan kepada awak media pada Kamis 19 Juni 2025 mengatakan, hasil audit itu mencatat tidak ada usaha yang merugikan perusahaan maupun masyarakat.
‘’Menindaklanjuti hasil audit tersebut, PDAM tengah mempersiapkan rapat umum pemegang saham (RUPS) yang dijadwalkan pada Senin pekan depan,’’ katanya.
Hasil audit tersebut juga akan disampaikan dalam RUPS, sedangkan kuasa pemilik modal (KPM) dalam hal ini bupati Lombok Timur akan memberikan arahan lanjut untuk mengembangkan perusahaan, perbaikan struktur manajemen, dan lainnya.
‘’Alhamdulillah, neraca perusahaan juga semakin bagus perkembangannnya. Dibandingkan dengan tahun buku sebelumnya, peningkatannya hampir seratus persen,’’ kata Sopyan.
Terakhir tercatat pendapatan PDAM Lotim mencapai Rp 2,5 miliar. Berbagai efisiensi telah dilakukan, antara lain dengan makin detailnya pencatatan meter pelanggan dan petugas terus menerus semakin baik.
Sopyan turut menuturkan kondisi perusahaan milik daerah tersebut dirinya menganggap, jumlah staf atau karyawan masih ideal. ‘’Memang sejak Januari 2025 hingga saat ini sekitar 30 karyawan pensiun, tetapi pekerjaan teknis masih bisa diselesaikan oleh karyawan yang ada,’’ katanya.
Karyawan yang pensiun harus ada pengganti, untuk menghindari ada kekosongan dalam jabatan tersebut,Kendati demikian, ia menilai perlu ada tambahan karyawan.
Dengan mempertimbangkan luasnya wilayah pelayanan, di mana saat ini ada 14 cabang, maka sebenarnya dibutuhkan sekitar 300 orang karyawan, terlebih programnya dapat melayani 21 kecamatan yang ada di Lotim.
Saat ini ada karyawan sekitar 160 orang, kita perlu tambahan yang paling dibutuhkan adalah tambahan karyawan yang akan difungsikan untuk melakukan penagihan, mengingat piutang yang masih besar di tengah masyarakat.
Perhatian khusus di tunjukan pada kualitas pembaca meter. Pembaca meter tidak boleh keliru, tidak boleh dengan asumsi, para karyawan pembaca meter atau penagihan piutang, telah diikat dengan penandatanganan pakta integritas. Dengan begitu para karyawan tersebut siap diberhentikan apabila bekerja tidak benar.
PDAM Lotim mencatat sambungan rumah (SR) saat ini 35.000, yang sebelumnya 29.000. Saat ini pemkab Lotim sedang melakukan penambahan sambungan rumah di beberapa kecamatan.
‘’Dengan akan dikerjakannya sambungan rumah yang sedang ditender saat ini, nanti kalau sudah rampung maka diperkirakan total sambungan rumah menjadi 37.000 SR,’’ demikiannya.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar