Gaya Spiritual Anwar Hafid (AH) : “Pergeseran Paradigma Kepemimpinan” | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gaya Spiritual Anwar Hafid (AH) : “Pergeseran Paradigma Kepemimpinan”

  • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
  • calendar_month Sab, 8 Mar 2025

Oleh : Dr. SYARIF MAKMUR, M.Si

(Arsiparis Ahli Utama Kementerian Dalam Negeri)

IDTIMES.co.id. – Mungkin ini sebuah gebrakan baru di Indonesia yang berani dilontarkan oleh seorang Pemimpin Pemerintahan level Gubernur yang memerintahkan jajarannya untuk menghentikan aktivitas Pemerintahan 30 menit sebelum azan berkumandang.

Sepengetahuan penulis belum ada di Indonesia pemimpin sekelas gubernur, Bupati dan walikota yang secara lantang dan berani memerintahkan jajarannya untuk menghentikan aktivitas kerja pemerintahan dikala azan berkumandang.

Apalagi ditambah dengan ultimatum, apabila ada Kepala Dinas atau Kepala OPD yang tidak mengindahkan nya akan diberhentikan dari Jabatannya.

Thomas Kuhn (1964) seorang ahli fisika diabad ke 19 telah mengumandangkan konsep Paradigma, yang menurutnya tidak ada satupun konsep, teori hingga dalil yang dapat bertahan dalam kurun waktu tertentu, dan konsep atau teori itu akan mengalami pasang surut yang disebutnya paradigma.

Namun, para analis dan penulis buku dibidang sosiologi pemerintahan (Inu Kencana: 2000), Ary Ginanjar Agustian (2010), Danah Zohar dan Ian Marshall (2001) dan lain-lain berkeyakinan bahwa paradigma kepemimpinan yang dilatar belakangi ajaran dan konsep ilahiah (Quran) akan bertahan terus dan tidak akan mengalami anomaly apalagi krisis sebagaimana di prediksi oleh Thomas Kuhn.

Normal sains, anomaly dan krisis serta revolusi pemikiran merupakan sebuah siklus yang kerap terjadi dalam semua aspek kehidupan termasuk Paradigma Kepemimpinan.

Sebagai mantan Bupati dan seorang birokrat, Kepemimpinan Anwar Hafid banyak terilhami dari ajaran-ajaran Ilahiah yang sangat diyakininya banyak membawa perubahan mendasar.

Gerakan Sholat berjamaah tidak saja berpengaruh dalam Pemerintahan, tetapi akan berdampak kepada rumah tangga para ASN dan menghilangkan mental korupsi dan perilaku penyimpangan lainnya terutama kejahatan jabatan.

Publik di Sulteng menyebutnya sebuah keberanian Anwar Hafid, mengapa? karena Birokrasi di Sulawesi Tengah tidak hanya terdiri dari Kaum Muslimin, tetapi ada juga dari saudara kita nasrani, hindu bahkan Budha.

Sejak gubernur Sulteng dipimpin Azis Lamadjido, HB. Paliudju, Aminudin Ponulele, Longki Danggola hingga Rusdy Mastura, sepengetahuan penulis belum ada satupun dari mereka yang mengumandangkan gerakan sholat berjamaah di masjid saat waktu-waktu kerja ASN.

Sekalipun Kualitas Ke-Islaman para mantan Gubernur tidak di ragukan, tetapi keberanian mereka tidak pernah terungkapkan sebagaimana yang digagas oleh Anwar Hafid.

Menurut AH bahwa Presiden Jokowi saja setuju dengan ide dan gagasan nya itu.

Gerakan Sholat berjamaah di masjid bagi para ASN adalah desain dan rancangan baru AH yang akan membentuk birokrasi Sulawesi Tengah lebih mempertajam disiplin, loyalitas dan kinerja. Praktek-praktek jual beli jabatan, perilaku korupsi dan kejahatan jabatan lainnya yang banyak ditemukan di era kepemimpinan masa lalu akan terkubur dengan sendirinya melalui gerakan sholat berjamaah di masjid.

Publik membaca pikiran dan hati Anwar Hafid adalah sebuah langkah maju yang sangat diyakini akan membawa rakyat Sulawesi Tengah lebih sejahtera, maju dan mandiri sebagaimana janji Allah dalam Alquran bahwa dengan Sholat akan kuselesaikan masalahmu.

Kalimat yang dikumandangkan oleh Muadzin dalam adzan hayyalasholah dan hayyalalfalah adalah panggilan untuk menuju kemenangan, yang dimaknai akan kucukupkan rezekimu, akan kuselesaikan masalahmu, akan kutempatkan engkau dalam jabatan yang engkau inginkan, dan lain-lain.

Dan lebih dari itu Anwar Hafid meyakini dan banyak yang berkeyakinan bahwa masaalah-masalah pemerintahan di Sulawesi Tengah akan dapat diselesaikan dengan baik dan benar melalui Sholat.

DISIPLIN, LOYALITAS DAN KINERJA

Argumentasi mendasar dapat dikemukakan bahwa dalam birokrasi di semua tingkatan pemerintahan membutuhkan ASN yang disiplin.

Hanya dengan disiplin dalam semua aspek, birokrasi dapat berjalan secara benar dan baik. Faktor disiplin menjadi kunci utama dalam birokrasi.

Banyak faktor atau variabel yang mempengaruhi disiplin seseorang, tetapi hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh Kepemimpinan terhadap disiplin sangat besar sebagaimana hasil penelitian Marzuki ( 2003) dan hasil penelitian Sudirman ( 2008).

45 % disiplin dipengaruhi oleh Kepemimpinan sebagaimana hasil penelitian diatas.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya.

Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil.

Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’

Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan).

Namun keutamaan dalam menjalankan shalat adalah di awal waktu.

Hendaknya kita selalu berusaha untuk selalu shalat di awal membiasakan diri shalat di awal waktu membentuk karakter kita menjadi disiplin.

Sesuai dengan hadits yang menyatakan bahwa shalat di awal waktu itulah yang paling afdhol.

Dari hadist diatas menunjukkan bahwa instruksi atau perintah gubernur Anawar Hafid sangat urgent dan relevan. Apalagi sangat diyakini bahwa sholat itu menghindari perbuatan keji dan munkar.

ASN tidak hanya dituntut disiplinnya, tetapi juga Kinerja nya atau hasil kerja.

Hasil penelitian Muhammad Zainal Abidin ( 2013) tentang Keterkaitan sholat dengan kinerja menunjukkan bahwa Pengaruh sholat terhadap kinerja adalah sebesar 67,5 % dan sisanya sebesar 32,5 % dipengaruhi oleh disiplin.

Hal ini membuktikan bahwa dua variabel dependen yaitu kinerja dan disiplin sangat dipengaruhi oleh Sholatnya.

Hasil penelitian Wahyu Bagja Supemi (2018) menunjukkan bahwa pengaruh sholat terhadap hasil belajar adalah sebesar 73,6 %.

Di era kecerdasan buatan (AI) saat ini dimana kemajuan teknologi informasi yang sangat canggih, banyak manusia yang menghabiskan waktunya di depan komputer dan laptop bahkan waktunya habis bermain computer, laptop dan HP.

Tidak hanya masyarakat biasa, tetapi juga para ASN dalam kesehariannya, tidak untuk kerja yang produktif tetapi dihabiskan dengan bercengkerama dengan kecanggihan teknologi informasi yang bernama HP.

Anwar Hafid sebagai gubernur yang baru ingin merubah kebiasaan-kebiasaan buruk para ASN dengan menggagas gerakan sholat berjamaah dilingkungan pemerintahan di Sulawesi Tengah.

PATUT DIIKUTI OLEH PARA BUPATI DAN WALIKOTA 

Kapasitas AH sebagai Ketua MCMI (Masyarakat Cinta Masjid Indonesia) Sulteng dinilai sangat efektif dalam merubah mental birokrasi di Sulteng.

Sekalipun para Bupati dan Walikota bukan bawahan Gubernur, tetapi bila ajakan kebenaran dan kebaikan melalui Gerakan sholat berjamaah di masjid ini dilakukan oleh semua Bupati dan Walikota serta jajarannya dapat di prediksi bahwa Birokrasi Pemerintahan di Sulawesi Tengah akan mendapatkan prestasi dan kinerja pemerintahan yang membanggakan.

Selain prestasi yang membanggakan juga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Sulawesi Tengah, sehingga gaya kepemimpinan AH tidak saja mempengaruhi para birokrat atau ASN tetapi akan berdampak kepada ummat Islam Sulawesi Tengah untuk memakmurkan masjid yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan.

Para Bupati dan walikota se Sulteng yang ingin melakukan perubahan, kemajuan dan kesejahteraan rakyatnya, maka gagasan/ide yang dilakukan bapak Gubernur Sulteng perlu diikuti dan sangat diyakini, seluruh rakyat akan mendukung pemimpin nya yang menempatkan kecerdasan spiritual sebagai kecerdasan yang utama mengalahkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional. ***

  • Penulis: 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Jilid II Berlanjut, Mahasiswa Sempat Adu Mulut Dengan Anggota DPRD di Lotim

    Aksi Jilid II Berlanjut, Mahasiswa Sempat Adu Mulut Dengan Anggota DPRD di Lotim

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Idtimes.co.id/LOMBOK TIMUR – Puluhan mahasiswa dari berbagai aliansi di Lombok Timur kembali menggelar aksi unjuk rasa Jilid II di depan Gedung DPRD Kabupaten Lombok Timur, Senin (14/4).    Aksi ini merupakan kelanjutan dari gelombang protes terhadap sejumlah rancangan undang-undang yang dinilai bermasalah dan mengancam demokrasi serta penegakan hukum di Indonesia.   Dalam aksi kali ini, […]

  • Air Bersih untuk Pesisir Selatan Lotim, PDAM Siapkan Jaringan Baru dan Subsidi Distribusi Tangki

    Air Bersih untuk Pesisir Selatan Lotim, PDAM Siapkan Jaringan Baru dan Subsidi Distribusi Tangki

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Warga pesisir di Kecamatan Jerowaru mendapat kabar baik terkait pemenuhan kebutuhan air bersih.     Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur berkomitmen memperluas cakupan layanan hingga menjangkau dusun-dusun pesisir yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.   Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi antara KPPI bersama FITRA NTB dengan […]

  • Pemberhentian Akuntan KSPPG Bagik Payung Selatan 1 Jadi Sorotan, Kepala SPPG dan Korcam Suralaga Diduga Kongkalikong Soal Anggaran Di Akuntan Baru!

    Pemberhentian Akuntan KSPPG Bagik Payung Selatan 1 Jadi Sorotan, Kepala SPPG dan Korcam Suralaga Diduga Kongkalikong Soal Anggaran Di Akuntan Baru!

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR—Pemberhentian seorang akuntan di KSPPG Bagik Payung Selatan 1, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, menuai sorotan.   Akuntan yang sebelumnya bertugas di lembaga tersebut dikabarkan diberhentikan tanpa melalui mekanisme Surat Peringatan (SP) dan tanpa adanya pelanggaran yang secara jelas disampaikan kepada yang bersangkutan.   Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemberhentian tersebut diduga berkaitan dengan ketidaksesuaian […]

  • Wasekjen PP GP Ansor Apresiasi dan Dukung Program Religius dan Pendidikan Gratis Gubernur Sulteng

    Wasekjen PP GP Ansor Apresiasi dan Dukung Program Religius dan Pendidikan Gratis Gubernur Sulteng

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id|Palu – Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (Wasekjen PP GP) Ansor, Moh. Syarif Latadano, mengapresiasi dan menyatakan dukungannya terhadap program religius dan pendidikan gratis yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah 2025-2030, Dr. Anwar Hafid, M.Si dan dr. Reny A Lamadjido. Salah satu program yang diapresiasi adalah kewajiban salat berjamaah bagi pimpinan […]

  • Gebrakan Kesehatan! Profesi Kesehatan Sulteng Kompak Lawan Stunting dan AKI-AKB

    Gebrakan Kesehatan! Profesi Kesehatan Sulteng Kompak Lawan Stunting dan AKI-AKB

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Wagub dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes mengapresiasi pengukuhan Forum Komunikasi Profesi Kesehatan Sulteng yang diketuai Dr. dr. Ketut Suarayasa, M.Kes., M.H. Forum kolaboratif ini menghimpun berbagai profesi kesehatan mulai dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, fisioterapis, psikolog, apoteker, ahli gizi, hingga sanitarian. Semua bersatu dalam semangat kolektif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat […]

  • Mempererat Silaturrahmi, Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin Buka Bersama Dengan Insan Pers

    Mempererat Silaturrahmi, Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin Buka Bersama Dengan Insan Pers

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Idtimes.co.id/LOMBOK TIMUR – Sebanyak 70 jurnalis (wartawan) yang tergabung dalam berbagai media di Lombok Timur, melakukan kegiatan buka bersama dengan Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin.    Acara ini berlangsung di sebuah tempat yang nyaman Pendopo Bupati yang penuh kehangatan, dengan tujuan untuk mempererat tali silaturrahmi serta memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan […]

expand_less