Sukseskan Program Jitu, Gubernur Sulteng Tegaskan Tidak Ada Lagi Istilah Ban Serep!
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 15 Apr 2025

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid. (Dok/istimewa)
IDTIMES.co.id.|Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, membagikan strategi jitu dalam menjaga keharmonisan dengan Wakil Gubernur, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.
“Di (Provinsi) Sulawesi Tengah ini ada dua gubernur, jadi kalau ibu wakil (dr. Reny A. Lamadjido) ini kita panggil ‘gubernur kesehatan’. Jadi kalau urusan kesehatan beliau gubernur, saya (Anwar Hafid) wakil, ijin pak wamen ini sudah kesepakatan,” ujar gubernur sambil tersenyum.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gubernur Anwar saat Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, yang dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Bima Arya Sugiarto, pada Senin (14/4) di aula Bappeda.
Penyematan julukan ‘Gubernur Kesehatan’ kepada Wakil Gubernur merupakan bentuk apresiasi terhadap peran sentralnya dalam bidang kesehatan, mengingat keahlian profesionalnya di bidang patologi klinik.
Hal ini juga mencerminkan kepercayaan penuh dari Gubernur terhadap wakilnya dalam mengambil keputusan strategis di sektor kesehatan.
“Sehingga jangan berkembang lagi istilah ban serep supaya wakil itu hepi-hepi juga,” sambungnya yang mendelegasikan urusan kesehatan kepada wagub dr. Reny Lamadjido.
Langkah ini sekaligus menjadi simbol pergeseran paradigma lama, yang sering kali menempatkan wakil kepala daerah hanya sebagai pelengkap.
Konsep usang tersebut dinilai tidak lagi relevan di tengah semangat kepemimpinan yang mengedepankan transformasi dan sinergi.
“Mudah-mudahan pak bupati dengan wakilnya bisa bikin begitu yang sesuai keahlian wakilnya,” harapnya.
Inisiatif kolaboratif Gubernur Anwar Hafid mendapat apresiasi dari Wamendagri Bima Arya, yang menilai bahwa keharmonisan antara kepala daerah dan wakilnya selaras dengan semangat Retreat Kepemimpinan di Akmil Semarang setelah pelantikan serentak.
Retreat tersebut, lanjut Wamen, dirancang sebagai ruang pembinaan komunikasi dan kolaborasi antara pemimpin daerah dalam rangka mengatasi tantangan pembangunan secara kolektif.
Wamen Bima Arya pun berharap keharmonisan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng dapat terus terjaga hingga akhir masa jabatan, dengan mengedepankan pola kerja sama yang penuh saling percaya.
“Semoga bapak gubernur-ibu wakil gubernur mesra, sama-sama sampai di ujung pemerintahan,” harapnya mendoakan.(Sumber: Ro Adpim Setdaprov Sulteng)
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar