Musorprov XIV KONI Sulteng Akhirnya Di Batalkan
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 21 Mar 2025

IDTIMES.co.id.|Palu – Pelaksanaan Musorprov XIV KONI Sulawesi Tengah, yang sudah dijadwalkan dari tanggal 21-23 dan bahkan kegiatannya sementara berlangsung di ballroom Hotel Sutan Raja, Jalan Abd Rahman Saleh (21/3/2025), akhirnya dibatalkan sebelum sambutan Gubernur yang diwakili Asisten I, Fachrudin D. Yambas.
Pembatalan ini dipicu oleh ketidakkonsistenan Panitia Pelaksana Musorprov yang mengabaikan AD/ART KONI dan terkesan dipaksakan.
Ketua KONI Kabupaten Buol, Abdullah Batalipu, yang memulai protes, disusul pengurus KONI kabupaten lainnya, ditambah beberapa pengurus KONI provinsi.

Ketua KONI Kabupaten Buol Abdullah Batalipu
“Tolong kami dihargai, ini sangat keterlaluan. KONI bukan milik pribadi atau orang per orang, KONI adalah milik semua orang. Pakai aturan, jangan pakai keinginan sendiri,” ujar Boy, sapaan akrab Abdullah Batalipu, yang merupakan Ketua KONI Buol.
“Sebenarnya kami tidak akan keberatan jika pelaksanaan Musorprov dilaksanakan berdasarkan aturan dan AD/ART. Ini sangat dipaksakan, ada apa?” tegas Boy dengan nada tinggi.
“Rapat kerja daerah (Rakerda) saja tidak pernah dilaksanakan untuk membahas pelaksanaan Musorprov, tiba-tiba kami menerima undangan pelaksanaan Musorprov. Tolong kami dihargai sebagai KONI kabupaten,” kata Boy dengan nada keras, yang disambut teriakan riuh dari peserta Musorprov.
“Saya meminta kepada pengurus KONI pusat agar tidak melanjutkan pelaksanaan Musorprov, menjadwalkan kembali, serta mengadakan Rakerda untuk persiapan pembentukan panitia baru. Tim Panitia Penjaringan (TPP) yang ada sekarang harus dibubarkan karena kami menilai TPP sangat tidak independen dalam penjaringan bakal calon Ketum KONI,” tambahnya.
Boy juga menyinggung dana KONI sebesar 7 miliar rupiah yang belum jelas pertanggungjawabannya.
Mayjen Sudarmo, yang hadir dalam Musorprov mewakili Ketua Umum KONI, melihat situasi yang tidak bisa ditenangkan lagi, langsung menyampaikan kepada peserta Musorprov untuk menunda dan menjadwalkan kembali kegiatan tersebut dengan waktu yang belum ditentukan.
Ia mengakui memang ada tahapan yang tidak dilaksanakan dalam Musorprov kali ini.
Sementara itu, Ketua Umum KONI, Nizar Rahmatu, berusaha menenangkan peserta Musorprov, namun gagal.
Nizar terpaksa menyampaikan penundaan pelaksanaan Musorprov kepada para peserta dan akan berkomunikasi kembali dengan KONI Pusat, yang disambut riuh oleh peserta.
Selain itu, Sekretaris KONI Kabupaten Tolitoli, Mansur Pondang, kepada IDTIMES mengatakan bahwa keputusan peserta untuk meminta pembatalan Musorprov sudah sangat tepat. Ia menilai pelaksanaan ini sangat dipaksakan, selain itu TPP yang dibentuk sudah jelas muaranya untuk mengamankan salah satu kandidat.

Sekretaris KONI Kabupaten Tolitoli , Mansur Pondang, SH
“Olehnya itu, kami menginginkan Musorprov berjalan sesuai aturan dan mengacu pada AD/ART KONI agar lebih transparan sesuai keinginan kita bersama, serta memberi peluang kepada kandidat lain untuk berkompetisi. Dengan begitu, KONI Sulawesi Tengah dapat lebih maju dalam mengurus semua cabang olahraga agar bisa berprestasi,” pinta Mansur.
Tim*
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar