Proses Penanganan Dugaan Korupsi Chromebook Dikbud Lotim Masuk Angin, Kinerja Kejaksaan Negeri di Pertanyakan!
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 27 Jan 2025

Oplus_131072
IDTIMES.co.Id|LOMBOK TIMUR— Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, Yusri, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan kasus korupsi terkait pengadaan Chromebok di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur.
Ia berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan profesional.
“Kasus ini kan sudah berjalan dan sudah ditangani oleh Aparat Penegak Hukum di Lombok Timur,” ujar Yusri,27|01|2025.
Yusri menegaskan, jika terbukti ada oknum pejabat atau ASN yang terlibat dalam korupsi, maka proses hukum harus segera dilakukan. “Kalau memang terbukti adanya oknum pejabat ASN di Lotim terindikasi korupsi, silakan diproses,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Lombok Timur ini juga meminta agar APH serius dalam menangani kasus ini. Ia berharap aparat tidak hanya berjalan setengah hati dalam mengungkap dugaan korupsi tersebut.
” Kita juga berharap agar APH serius menanganinya,” ujarnya dengan penuh harapan.
Yusri menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai media, nilai anggaran untuk pengadaan Chromebok tersebut mencapai angka yang fantastis, yakni sekitar 30 miliar rupiah. Ia mengingatkan agar kasus ini menjadi perhatian serius dan tidak ditangani dengan sepihak.
“Saya juga berharap teman-teman media terus mengawal proses penyelidikan ini agar kasus Chromebok Dikbud Lotim dapat terungkap dengan jelas,” tandasnya.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik, dan pihak DPRD berharap agar APH dapat menuntaskan proses hukum dengan transparansi serta akuntabilitas yang tinggi.(ID).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar