Gubernur Sulteng: Penyaluran Dana Tertunda Karena Proses Asistensi Kemendagri | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Sulteng: Penyaluran Dana Tertunda Karena Proses Asistensi Kemendagri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Okt 2025

IDTIMES.co.id|Jakarta – Gubernur Sulteng, Dr. Anwar Hafid, M.Si tegaskan distribusi anggaran pemerintah provinsi menunggu asistensi Kementeria Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Hal itu ia ungkapkan kepada media via chat whatsApp pada Kamis (9/10/2025).

Sebab harus menunggu persetujuan DPRD Sulteng melalui Perda Anggaran Pendapan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun 2025, kemudian dibawa ke Kementerian Dalam Negeri untuk dilakukan Asistensi.

“Ada dana menunggu APBD perubahan kemudian selesai asistensi di Kemendagri baru disalurkan sesuai peruntukannya masing-masing.”

“Jadi bukan mengendap, tapi menunggu aturan dan mekanisme penganggaran serta penyalurannya baik di DPRD Sulteng maupun dari Kemendagri,” jelas mantan Bupati Morowali dua periode.

Politisi Partai Demokrat yang juga mantan anggota komisi V DPR RI mengatakan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) atau APBD-Perubahan harus melalui proses asistensi atau fasilitasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Hal itu dilakukan untuk memastikan sinkronisasi dengan program prioritas nasional dan kepatuhan terhadap peraturan,”jelasnya.

Ia menegaskan Asistensi ini juga bertujuan untuk memastikan pelaksanaan dan pertanggungjawaban APBD berjalan optimal dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penjelasan Gubernur Sulteng Anwar Hafid itu sebagai tanggapan atas kritikan Guru Besar Ekonomi Bisnis Univetsitas Tadulako (Untad) Palu Prof Moh. Ahlis Djirimu Ph.D atas dugaan mengendapnya dana pemprov Sulteng kurang lebih Rp 819 miliar di rekening Pemprov Sulteng seperti diberitakan sebelum nya, Selasa (7/10/2025).

Ia kembali menegaskan bahwa penyaluran anggaran pemprov harus berdasarkan persetujuan DPRD Sulteng setelah melalui asistensi Kemendagri.

Sebelumnya pengamat ekonomi dan bisnis Untad Ahlis melontarkan kritikan soal dugaan mengendapnya dana pemprov Sulteng di rekening itu jelas sekali berdampak merugikan pertumbuhan ekonomi daerah Sulteng.

Mengapa? karena 94 persen ekonomi Sulteng dari sisi permintaan didorong oleh Belanja APBN dan APBD.

“Istilah akademiknya Demand driven. Ini menimbulkan dampak berantai karena ekonomi kurang berputar di daerah” kata Moh Ahlis Djirimu.

Sebab bukankah dana itu diperoleh untuk memacu pertumbukan ekonomi daerah ini.

Jika terus dibiarkan hal ini sangat merugikan pertumbuhan ekonomi daerah dipimpin Gubernur H Anwar Hafid dan Wagub dr. Renny Lamadjido yang begitu mengebu-gebu wujudkan 9 program dengan slogan Berani jadikan Sulteng Nambaso.

Kata mantan pejabat di Bappeda Sulteng itu, akibatnya lapangan kerja melalui belanja-belanja APBD tersebut kurang tercipta.

Sehingga menimbulkan pengangguran terselubung lalu mengerem laju Pertumbuhan Ekonomi yang memang sudah menurun terus yang saat ini berada diangka 7,95 persen, kemudian triwulan II 2025 dan akan menurun lagi pada Triwulan III 2025 sekitar 5-6 persen, dan pasti akan mengerem penurunan angka kemiskinan.

“Hal ini diperparah masyarakat kita telah menggunakan tabungan berjaga-jaga atau precautionnary saving, bahkan berhutang. Dana APBD mengendap tersebut selanjutnya akan menimbulkan stres fiskal dan badai fiskal” ujar Ahlis Djirimu.

Guru Besar Ekonomi Bisnis Untad palu ini menilai Sulteng perlu belajar dari Kaltara, Kaltim, Riau, NTT bagaimana mereka dapat meraih hibah dunia sebagai alternatif non Dana Transfer.

“Terakhir, saya ingin ingatkan mulai 2026, Permendagri Nomor 14/2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD, MBG menjadi sharing Pemerintah Pusat dan Daerah” kata Ahlis Djrimu. sumber rilis tim media patner gubernur berani.***

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabid Bina Marga PUPR Lotim: Tahun 2025 Fokus pada Swakelola untuk Penanganan Jalan Rusak yang Bersifat Darurat

    Kabid Bina Marga PUPR Lotim: Tahun 2025 Fokus pada Swakelola untuk Penanganan Jalan Rusak yang Bersifat Darurat

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/LOMBOK TIMUR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur, melalui Bidang Bina Marga, menyatakan bahwa pada tahun 2025 pihaknya akan tetap fokus melakukan perbaikan jalan melalui mekanisme swakelola, khususnya untuk penanganan kerusakan yang sifatnya darurat.   Kepala Bidang Bina Marga PUPR Lombok Timur Aprian, yang dikonfirmasi pada Rabu (21/05/2025), mengungkapkan bahwa […]

  • Pemprov Sulteng Alokasikan Rp365,3 Miliar untuk Cetak 10.180 Hektar Sawah Baru di 2025

    Pemprov Sulteng Alokasikan Rp365,3 Miliar untuk Cetak 10.180 Hektar Sawah Baru di 2025

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng), melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), memperoleh alokasi anggaran dalam DIPA (Dana Isian Pelaksanaan Anggaran) tahun 2025 sebesar Rp365,3 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membuka lahan baru seluas 10.180 hektar yang akan dikembangkan menjadi areal persawahan. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Cetak Sawah Rakyat […]

  • Astaga…Pasca Diberitakan Adanya Dugaan Jaringan Narkoba Dalam Lapas, Yogi Suhara Kalapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Bungkam

    Astaga…Pasca Diberitakan Adanya Dugaan Jaringan Narkoba Dalam Lapas, Yogi Suhara Kalapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Bungkam

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Astaga…Pasca Diberitakan Adanya Dugaan Jaringan Narkoba Dalam Lapas, Yogi Suhara Kalapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Bungkam IDTIMES.co.id,Tangerang – Sejumlah pemberitaan viral diberbagai portal media Online terkait dugaan peredaran Narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang, namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang serius dari pihak Lapas. Sementara atas perihal itu, […]

  • Kasus 17 PNS PTDH Jadi Sorotan di RDP DPRD Buol dan KKPI Sulteng

    Kasus 17 PNS PTDH Jadi Sorotan di RDP DPRD Buol dan KKPI Sulteng

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol, – Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Korps Karya Praja Indonesia (DPW KKPI) Sulawesi Tengah bersama sejumlah anggota menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pimpinan DPRD Kabupaten Buol, di ruang Bapemperda DPRD Buol,pada Jum’at (15/8/2025). RDP tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Buol, Karmin Kaimo dari Partai Demokrat, didampingi Wakil Ketua II […]

  • Dukung Kawasan Industri, Gubernur Sulteng Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan

    Dukung Kawasan Industri, Gubernur Sulteng Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menegaskan pentingnya pemanfaatan energi terbarukan di Sulawesi Tengah sebagai langkah strategis mendukung stabilitas dan keberlanjutan pasokan energi, terutama bagi kawasan industri yang sedang berkembang pesat di wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan Gubernur Anwar Hafid saat menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Shandong High-Speed Group, Mr. Li […]

  • Hasil Sementara Perolehan Suara Pilkada Buol Versi KPU, Bowo-Nasir Unggul 

    Hasil Sementara Perolehan Suara Pilkada Buol Versi KPU, Bowo-Nasir Unggul 

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Pasangan H. Risharyudi Triwibowo, M.M. dan Dr. Moh Nasir DJ Daimaroto, S.H., M.H., untuk sementara mengungguli perolehan suara Pilkada Buol, baik dalam perhitungan versi KPU maupun rekapitulasi tim pemenangan. Hingga dinihari Kamis, (28/11/2024), Paslon dengan tagline ‘Naga Bonar’ memperoleh suara yang signifikan di Pilkada Buol tahun 2024 mengalahkan 4 (empat) kandidat lainnya menurut […]

expand_less