Kunjungan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama PDIP Morowali di Ponpes Raudhatul Huda Desa Puntari Makmur
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 15 Mar 2026

Penyerahan bingkisan oleh Ketua DPC PDI Perjuanhan Morowali, H. Ahmad Hakim, SH., di dampingi Sekretaris PDIP Morowali, Ardianto kepada Pimpinan Pondok Pesantren Raodhatul Huda, Kyai Muhammad Hasan Bisri Mustofa, yang didampingi oleh Sekretaris Kecamatan Witaponda Sanra Basrun, ST., dan Ikhsan Arisandy selaku Tokoh Politisi serta Tokoh masyarakat setempat, Sabtu (14/3/2026). Foto: Tiah Ode
IDTIMES.co.id.|Morowali – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Morowali, H. Ahmad Hakim, S.H, bersama rombongan melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus menghadiri kegiatan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Raudhatul Huda, Desa Puntari Makmur, Kecamatan Witaponda, Kabupaten Morowali, pada Sabtu, (14/3/2026) atau 24 Ramadan 1447 H.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk mempererat hubungan antara pengurus partai, masyarakat, serta lingkungan pesantren.
Kedatangan H. Ahmad Hakim yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Morowali disambut hangat oleh pengasuh pondok pesantren, pimpinan dan pengurus pesantren, serta para santri dan santriwati Ponpes Raudhatul Huda.
Pengasuh pondok pesantren yang juga menjabat sebagai Sekretaris Camat Witaponda, Sanra Bahrun, ST, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Ketua PDI Perjuangan Morowali beserta rombongan.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antara pengurus partai, pesantren, dan masyarakat sekitar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Ketua PDI Perjuangan Morowali beserta rombongan. Semoga kunjungan ini dapat mempererat hubungan persaudaraan serta membuka peluang kerja sama dengan masyarakat sekitar,” ujar Sanra Bahrun.
Sementara itu, H. Ahmad Hakim dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat merupakan bentuk pengabdian sebagai ketua partai sekaligus wakil rakyat.
“Sebagai ketua partai dan juga selaku anggota legislatif, saya tidak mencari keuntungan. Saya betul-betul hanya ingin mengabdi untuk rakyat,” ujar H. Hakim, sapaan akrabnya.
*Pimpinan Ponpes Harap Silaturahmi Terus Berlanjut*
Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Huda, Kiyai Mohamad Hasan Basri Mustofa, juga menyampaikan rasa syukur atas kunjungan tersebut.
Menurutnya, kunjungan dari PDI Perjuangan Morowali merupakan kunjungan pertama dari partai politik sejak pondok pesantren tersebut berdiri, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah, pada bulan suci yang penuh berkah ini kami mendapat kehormatan dikunjungi langsung oleh Ketua PDI Perjuangan Morowali yang juga merupakan anggota DPRD Morowali. Kunjungan ini menjadi yang pertama dilakukan oleh partai politik sejak ponpes ini berdiri,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar silaturahmi tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang serta PDI Perjuangan tetap konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Morowali.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Sebelum memasuki waktu berbuka puasa, H. Ahmad Hakim juga menyerahkan bingkisan berupa Al-Qur’an dan sajadah sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan pendidikan keagamaan di lingkungan Pondok Pesantren Raudhatul Huda.
Bingkisan tersebut diterima langsung oleh pimpinan pondok pesantren.
*Harapan Besar kepada Kader Partai dan Para Santri*
Dalam kesempatan terpisah, H. Ahmad Hakim juga menyampaikan bahwa sebagai kader PDI Perjuangan, dirinya menilai penting bagi seluruh kader partai untuk terus melakukan sosialisasi dan hadir di tengah masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput.
Menurutnya, kehadiran kader partai di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap kalangan bawah agar kebutuhan masyarakat kecil dapat benar-benar dipahami dan diperjuangkan.
“Sebagai kader PDI Perjuangan, kita harus banyak turun dan bersosialisasi dengan masyarakat, terutama di tingkat akar rumput. Hal ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kalangan bawah agar kebutuhan mereka dapat kita pahami dan perjuangkan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran partai politik di tengah masyarakat tidak semata-mata untuk kepentingan politik, melainkan sebagai upaya membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan partai juga dapat menjadi jembatan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat yang selama ini dinilai belum sepenuhnya tersampaikan kepada pemerintah.
Selain itu, H. Hakim juga menyampaikan pesan kepada para santri agar terus memperdalam pemahaman pendidikan agama. Ia menilai nilai-nilai keagamaan sangat penting sebagai dasar dalam membangun kehidupan sosial maupun ekonomi di masa depan.
Ia berharap para santri tidak hanya menjadi tokoh agama di masyarakat, tetapi juga mampu berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi dan bahkan dunia politik, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Pemahaman agama sangat penting sebagai dasar dalam membangun kehidupan, termasuk dalam membangun ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Ke depan, para santri juga memiliki peluang untuk berkontribusi di berbagai bidang, termasuk dalam dunia politik,” tutupnya. (Tiah Ode)
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar