Akses Jalan Menuju Desa Lilito Rusak, Warga Minta Pemda Buol Segera Bertindak
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 28 Mar 2026

IDTIMES.co.id.|Buol – Kondisi akses jalan darat menuju Desa Lilito, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, hingga kini masih memprihatinkan.
Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur penghubung masyarakat desa dengan wilayah luar, namun belum juga mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Buol.
Kepada IDTIMES.co.id, Senin (23/3/2026) Kepala Desa Lilito Samerdan Manggi melalui Sekretaris Desa, Irfan Ismail mengungkapkan bahwa persoalan infrastruktur jalan ini bukanlah hal baru.
Setiap tahunnya, pemerintah desa secara konsisten mengusulkan perbaikan jalan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Paleleh. Namun, hingga saat ini, usulan tersebut belum juga terealisasi.
“Kami dari pemerintah desa tidak pernah berhenti mengusulkan perbaikan jalan ini di setiap Musrenbang kecamatan. Ini adalah kebutuhan mendesak masyarakat, karena merupakan satu-satunya akses darat menuju induk desa kami, yang di dalamnya terdapat 112 KK (Kartu Keluarga),” ujar Sekdes Lilito, Irfan Ismail.
Sekretaris Desa Lilito, Irfan juga menambahkan bahwa kondisi jalan yang rusak sangat berdampak pada aktivitas warga, terutama dalam hal distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Ia mengungkapkan pemdes bersama masyarakat Lilito secara swadaya melakukan kerja bakti membersihkan dan memperbaiki jalan yang rusak, demi lancarnya aktivitas menuju desa dan jalan trans Sulawesi. Dan jalan ini juga merupakan satu satunya harapan warga Lilito dalam melakukan aktivitas diperkebunan.
“Ketika musim hujan, yang kami takuti jalan kembali ambruk. Ini tentu menyulitkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” jelas Sekretaris Desa.
Sekitar 112 Kepala Keluarga (KK) yang sangat bergantung pada akses jalan tersebut. Selain sebagai jalur mobilitas warga, desa ini juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata yang menjanjikan di Kabupaten Buol.
Masyarakat setempat berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Daerah Buol agar segera menindaklanjuti kondisi tersebut.
“Kami hanya ingin jalan yang layak agar bisa beraktivitas dengan normal. Apalagi desa kami punya potensi wisata, tapi kalau aksesnya sulit, siapa yang mau datang?” ungkap salah satu warga.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buol adalah Darsyad, ST., menyampaikan bahwa ruas jalan yang dimaksud memang belum masuk dalam perencanaan anggaran tahun berjalan.
“Blm masuk dianggaran 2026 pak,” terangnya kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Sabtu (28/3/2026).
Lebih lanjut, Darsyad mengatakan perbaikan jalan di Desa Lilito masuk prioritas namun bukan tahun ini melainkan direncanakan ditahun 2027. Efisiensi sejumlah Rp 120 M menjadi penyebab Pemkab Buol Buol belum memprioritaskan jalan Desa Lilito di tahun 2026.
“Dia masuk prioritas tahun 2027, bukan 2026. Dia belum masuk anggaran 2026. Karena kena efesiensi sekitar 120 M,” terangnya.
Warga dan pemerintah desa berharap agar perbaikan jalan menuju Desa Lilito dapat segera direalisasikan, mengingat pentingnya akses tersebut bagi kehidupan masyarakat sekaligus sebagai penunjang pengembangan potensi wisata daerah.
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar