Anggaran Labkesmas Rp15 Miliar Jadi Sorotan, Kadinkes: Temuan BPK Tidak Sampai Segitu dan Sudah di Selesaikan
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 3 Agu 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR— Pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Lombok Timur yang menelan anggaran sekitar Rp15 miliar kembali menjadi sorotan.
Muncul dugaan adanya temuan dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pembangunan fasilitas tersebut.
Namun, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, membantah jika nilai temuan BPK mencapai angka Rp15 miliar. Ia menegaskan, pemeriksaan BPK memang menemukan sejumlah persoalan, tetapi nilainya disebut jauh lebih kecil dan bersifat minor.
“Tidak benar, dari pemeriksaan BPK tidak sampai seperti angka itu, bahkan sangat jauh karena dari temuan tersebut bersifat minor,” kata Aries, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, berdasarkan laporan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada dirinya, seluruh penyedia terkait temuan tersebut telah menyelesaikan kewajibannya sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Dan oleh semua penyedia, sesuai dengan laporan PPK ke saya, sudah diselesaikan sesuai dengan prosedur,” ujarnya.
Sementara itu, terkait fungsi Labkesmas, Aries menjelaskan bahwa pihaknya masih memproses sejumlah regulasi yang menjadi dasar operasional laboratorium.
Dalam waktu dekat, Biro Organisasi Pemerintah Provinsi NTB dijadwalkan melakukan visitasi untuk melihat kesiapan regulasi dan kelembagaan Labkesmas tersebut.
“Terkait dengan fungsi laboratorium, regulasinya sedang kami proses dan minggu ini akan dilakukan visitasi oleh Biro Organisasi Pemprov NTB,” jelasnya.
Aries menambahkan, sambil menunggu peralatan yang akan didatangkan dari pemerintah pusat, Dinas Kesehatan Lombok Timur juga tengah menyiapkan seluruh perangkat lunak atau regulasi yang dibutuhkan untuk mendukung operasional Laboratorium Kesehatan Masyarakat.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, dugaan bahwa pembangunan Labkesmas senilai Rp15 miliar menjadi temuan BPK dengan nilai sebesar anggaran pembangunan tersebut dibantah oleh pihak Dinas Kesehatan.
Adapun hasil pemeriksaan BPK yang dimaksud, menurut Aries, bersifat minor dan telah ditindaklanjuti oleh pihak penyedia sesuai prosedur.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar