Pastikan Persoalan Blokir Pinjaman TPG dan Pemotongan Gaji 13, PGRI, Dikbud, dan Bank NTB Syariah Pastikan Sudah Aman!
- account_circle Admin
- calendar_month Ming, 14 Jun 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur, Nurul Wathoni, menyampaikan sejumlah keluhan terkait sistem pemblokiran pinjaman yang bersumber dari Tambahan Penghasilan Guru (TPG), termasuk adanya potongan pada gaji ke-13.
Hal tersebut disampaikan Nurul Wathoni saat berdiskusi bersama Pimpinan Cabang (Pincab) Bank NTB Syariah dan Ketua PGRI Lombok Timur di Taman Selong dalam kegiatan Car Free Day, Minggu (14/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Nurul Wathoni menjelaskan bahwa persoalan yang sempat dikeluhkan para guru tersebut diduga terjadi akibat kendala pada sistem.
“Ya sudah selesai, ada kelolosan mungkin karena sistem dan saat ini sudah aman,” ujar Nurul Wathoni.
Ia mengatakan, persoalan tersebut telah dibahas bersama pihak Bank NTB Syariah guna mencari solusi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Sementara itu, pihak Bank NTB Syariah menerima masukan dan keluhan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur.
Keluhan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku untuk memastikan pelayanan kepada nasabah, khususnya para guru penerima TPG, dapat berjalan dengan baik.
Diskusi yang berlangsung santai di sela kegiatan Car Free Day tersebut juga dihadiri Ketua PGRI Lombok Timur sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi para guru terkait sistem pemotongan maupun mekanisme pinjaman yang menggunakan sumber pembayaran dari TPG.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap adanya koordinasi yang baik antara Dinas Dikbud, PGRI, dan pihak perbankan dapat memberikan kepastian serta rasa nyaman bagi para guru dalam mengakses layanan keuangan tanpa mengganggu hak-hak yang diterima.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar