Koperasi Merah Putih Winangun Mulai Dibangun, Desa Optimistis Dorong Kemandirian Ekonomi
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 3 Feb 2026

IDTIMES.co.id.|Buol, – Pemerintah Desa Winangun, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Nasional Presiden melalui penguatan Koperasi Desa Merah Putih.
Program strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Hingga saat ini, pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Winangun telah memasuki tahap awal pembangunan sarana pendukung, yang ditandai dengan pekerjaan pondasi serta struktur dasar bangunan koperasi.
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan.
Sejumlah material konstruksi telah tersedia, sementara pemasangan rangka struktur dan pekerjaan pondasi menjadi fokus utama pada tahap awal.
Progres ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Desa Winangun dalam memastikan koperasi dapat segera beroperasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kepala Desa Winangun Jamil Mahmud, kepada media Selasa, (3/1) menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari komitmen menyukseskan agenda nasional Presiden, khususnya dalam memperkuat ekonomi desa, membuka peluang usaha, dan mendorong kemandirian masyarakat melalui kelembagaan koperasi.
“Program Koperasi Desa Merah Putih strategis karena tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pengembangan usaha produktif masyarakat, penguatan UMKM desa, serta peningkatan akses permodalan yang berkeadilan,” ujar Kades Winangun.

Ketua Koperasi Merah Putih Winangun, Samad Edi Prawito, menegaskan bahwa legalitas tanah yang digunakan untuk pembangunan koperasi tidak mengalami permasalahan hukum. Seluruh dokumen kepemilikan lahan disebut telah lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Untuk legalitas tanah pembangunan, kami pastikan tidak ada masalah. Semua sudah jelas dan aman secara administrasi maupun hukum,” ujar Samad Edi Prawito saat ditemui di kediamannya, Selasa (3/1/2025).
Ia menjelaskan, proses pembangunan saat ini masih menghadapi kendala teknis, terutama terkait kekurangan bahan bangunan.
“Intinya saat ini kami masih kekurangan bahan. Bukan karena persoalan lahan atau perizinan, tetapi murni soal ketersediaan material,” jelasnya.
Meski demikian, Samad optimistis pembangunan akan kembali berjalan lancar setelah kebutuhan bahan terpenuhi.
Ia juga berharap adanya dukungan dari seluruh anggota koperasi serta pihak terkait agar pembangunan fasilitas koperasi dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Koperasi Merah Putih Winangun sendiri diharapkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut, dengan menyediakan ruang usaha dan layanan ekonomi bagi anggota serta warga sekitar.
Dengan dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat, Koperasi Desa Merah Putih di Desa Winangun diharapkan menjadi contoh keberhasilan pelaksanaan program nasional Presiden di tingkat desa serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.***
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar