Penolakan Meluas terhadap PT HIP di Desa Lonu: Mahasiswa dan Warga Bersatu | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Penolakan Meluas terhadap PT HIP di Desa Lonu: Mahasiswa dan Warga Bersatu

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 28 Sep 2025

IDTIMES.co.id.|Buol – Penolakan terhadap rencana masuknya PT Hardaya Inti Plantation (HIP) ke Desa Lonu, Kecamatan Bonobogu, Kabupaten Buol, terus meluas.

Selain warga setempat, mahasiswa dan pemuda perantau asal Desa Lonu yang berada di berbagai kota termasuk Palu, Gorontalo, dan Toli-Toli bergabung menyatakan penolakan dan mengecam langkah perusahaan yang dianggap merampas tanah rakyat.

Penolakan publik meningkat setelah PT HIP mengajukan permohonan izin survei lahan kepada pihak kecamatan pada 10 September 2025.

Menyikapi itu, pemerintah desa mengeluarkan surat penolakan pada 11 September 2025. Meski demikian, perusahaan tetap melanjutkan upaya survei dengan mengklaim bahwa lahan masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) mereka.

Kepedulian dan kemarahan pemuda perantau diwakili oleh Mohammad Iqbal, mahasiswa Buol yang sedang menempuh studi di Gorontalo. Ia menegaskan sikap tegas pemuda perantau.

“Tanah Pogogul bukan hanya soal ruang hidup, tetapi juga simbol harga diri masyarakat Buol yang tidak bisa dibeli dengan alasan investasi. Kami tidak akan tinggal diam. Tanah itu milik rakyat, bukan milik perusahaan yang datang hanya untuk merusak.”

Ketegangan memuncak ketika warga menemukan aktivitas survei yang telah berlangsung hampir sepekan, disertai pengawalan sekitar sepuluh aparat kepolisian pada 20 September 2025.

Kehadiran aparat ini menimbulkan kemarahan lebih besar dari warga, yang menilai tindakan tersebut sebagai pembiaran terhadap perusahaan yang mengabaikan keputusan desa.

Warga mengingat kembali rapat resmi pada 23 Juli 2025 antara masyarakat, pemerintah desa, dan perwakilan perusahaan. Dalam forum itu, penolakan warga terhadap rencana PT HIP memasuki Desa Lonu disampaikan dengan tegas. Fakta bahwa perusahaan kemudian tetap melakukan survei dinilai menunjukkan bahwa aspirasi rakyat tidak dihargai.

Menurut Iqbal, klaim HGU oleh PT HIP sebenarnya diterbitkan Badan Pertanahan Nasional pada 1998. Namun selama lebih dari dua dekade lahan itu tidak dimanfaatkan oleh perusahaan, sementara masyarakat Desa Lonu telah mengelolanya sebagai kebun rakyat serta menjaga hutan lebat yang menopang ekosistem setempat.

Bagi warga, hutan di sekitar Desa Lonu bukan sekadar tegakan pohon: kawasan itu berfungsi sebagai penyangga alami terhadap banjir yang kerap melanda.

Beberapa tahun terakhir luapan sungai pernah merendam rumah-rumah warga; mereka khawatir jika hutan digunduli, hujan singkat saja dapat menyebabkan banjir besar yang menenggelamkan Desa Lonu dan desa tetangga.

Selain itu, ada kekhawatiran serius terhadap potensi pencemaran sumber air dan rusaknya keanekaragaman hayati akibat aktivitas perkebunan skala besar.

Iqbal menilai kepercayaan masyarakat terhadap PT HIP sudah hilang. “Perusahaan dianggap tidak pernah menunjukkan itikad baik, melainkan justru mengabaikan kesepakatan dan suara warga. Kehadiran aparat dalam setiap langkah perusahaan hanya menambah luka bagi masyarakat, seolah menunjukkan bahwa hukum lebih berpihak pada modal ketimbang rakyat,” ujarnya.

Desakan kini diarahkan pada pemerintah daerah dan pusat agar mencabut izin HGU PT HIP dan mengembalikan lahan kepada masyarakat yang selama ini mengelola dan bergantung pada tanah tersebut.

Mahasiswa dan pemuda perantau menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan tanggung jawab moral untuk menjaga kampung halaman dari ancaman kerusakan lingkungan dan hilangnya kedaulatan rakyat.

Iqbal juga memberi peringatan kepada warga Kabupaten Buol yang mungkin dipekerjakan untuk melakukan aktivitas pemarasan dan penebangan di areal Lonu.

“Jangan pernah datang untuk melakukan kegiatan pemarasan dan penebangan di areal Desa Lonu. Jika kalian memaksa, maka kalian akan berhadapan dengan masyarakat Lonu.”

Konflik ini masih menunggu respons resmi lebih lanjut dari instansi terkait dan sikap akhir perusahaan, sementara masyarakat Desa Lonu bersama pemuda perantau terus menggalang solidaritas untuk mempertahankan hak atas tanah dan lingkungan hidup mereka.***

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTQ NTB 2026: Wabup Edwin Percaya Kafilah Lombok Timur Mampu Naik Peringkat

    MTQ NTB 2026: Wabup Edwin Percaya Kafilah Lombok Timur Mampu Naik Peringkat

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TENGAH – Wakil Bupati Lombok Timur, Ir. H. Moh. Edwin Hadiwijaya, M.M., optimistis Kafilah Kabupaten Lombok Timur mampu mencatatkan prestasi lebih baik pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.   Optimisme tersebut disampaikan Edwin saat menyambangi para peserta dan ofisial Kafilah Lombok Timur di penginapan peserta, Jumat (12/6/2026), […]

  • Perayaan HUT Sulteng ke-61 Diwarnai Polemik, Panitia dan Gubernur Buka Suara

    Perayaan HUT Sulteng ke-61 Diwarnai Polemik, Panitia dan Gubernur Buka Suara

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Polemik kegiatan hari ulang tahun (hut) 61 tahun Sulteng Nambaso 19 Afril -12 Mei mendapat penjelasan dari ketua panitia pelaksana Dr.Faidul Keteng. Menurutnya Gubernur pak Anwar Hafid tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi ke siapapun untuk menggalang dana. Yang ada SK pembentukan panitia. Dan tidak ada EO dilibatkan dalam kegiatan itu, yang ada hanya […]

  • Pastikan Kondusif, Subsatgas Polsek Bunobogu Sambangi Panwascam

    Pastikan Kondusif, Subsatgas Polsek Bunobogu Sambangi Panwascam

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Subsatgas Polsek Bunobogu yang dipimpin Kasubsatgas Iptu Zulkifar Sambangi Kantor Panwascam Bunobogu serta Gadung dengan gelar Patroli, Minggu malam (15/12/24). Patroli yang dilaksanakan Subsatgas Sek Bunobogu ini dalam rangka mewujudkan Pilkada Serentak 2024 yang aman dan kondusif diwilayah Kabupaten Buol khususnya diwilayah Kecamatan Bunobogu dan Gadung. Dengan dilaksanakannya Patroli ini Polsek Bunobogu menjamin […]

  • Apel Pergeseran Personel, Polres Buol Cek Kesiapan Pengamanan TPS Pilkada 2024

    Apel Pergeseran Personel, Polres Buol Cek Kesiapan Pengamanan TPS Pilkada 2024

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Polres Buol Laksanakan Apel Pergeseran Personel dalam rangka pengamanan TPS Pilkada Serentak 2024, Senin pagi (25/11/2024) pukul 08.30 WITA. Apel pergeseran ini dipimpin langsung Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana, S.I.K, M.A.P selaku pimpinan apel dan dihadiri Forkopimda Kabupaten Buol, Sekretaris Pol PP, Para Kadis Instansi terkait, Ketua KPUD, PJU Polres serta Kapolsek […]

  • Warga Buol Bersiap Meriahkan HUT Daerah ke-26 dengan Kegiatan Pato-Pato Masal

    Warga Buol Bersiap Meriahkan HUT Daerah ke-26 dengan Kegiatan Pato-Pato Masal

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol,- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Daerah (HUTDA) Kabupaten Buol yang ke-26, Panitia Pelaksana HUT Daerah Kabupaten Buol bekerja sama dengan Kerukunan Satal Sitaro Sengkanaung Kabupaten Buol akan menggelar kegiatan Pato-Pato Masal pada Kamis, 9 Oktober 2025. Acara ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WITA dan akan dipusatkan di Alun-Alun Kantor Bupati Buol. Kegiatan […]

  • Korban Alami Luka di Kepala dan Tubuh, Kasus Dugaan Pengeroyokan Di Limpahkan Polres Lotim, Terduga Pelaku Z di Tahan!

    Korban Alami Luka di Kepala dan Tubuh, Kasus Dugaan Pengeroyokan Di Limpahkan Polres Lotim, Terduga Pelaku Z di Tahan!

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR – Kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan yang menimpa seorang pemuda asal Dusun Harumanis, Kabupaten Lombok Timur, kini ditangani aparat kepolisian.   Perkara tersebut telah dilimpahkan ke Polres Lombok Timur untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, Sabtu,06/06/2026.   Korban diketahui berinisial AH. Ia diduga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh enam orang pemuda […]

expand_less