PENAMBANGAN JALUR 7 SAH DI WILAYAH IUP OP DAN BERDASAR KONTRAK 2020 | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

PENAMBANGAN JALUR 7 SAH DI WILAYAH IUP OP DAN BERDASAR KONTRAK 2020

  • account_circle Wahyudin Batalipu
  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025

Idtimes.co.id||Tanoyan, Bolaang Mongondow — Di balik gemuruh aktivitas tambang emas di Jalur 7 yang masuk dalam wilayah IUP OP milik Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis, tersimpan kisah yang lebih dalam dari sekadar urusan emas dan alat berat. Narasi yang dibangun secara sepihak oleh pengurus KUD bahwa ada aktivitas “ilegal” ternyata perlahan terkuak sebagai narasi yang dipelintir dan penuh skenario terselubung.

 

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa penambangan di Jalur 7 bukanlah penambangan liar. Kegiatan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas, berupa kontrak kerja sama antara KUD Perintis dengan para penambang lokal yang telah terjalin sejak tahun 2020 bersama pengurus KUD sebelumnya. Kontrak ini menjadi legal standing utama yang membuktikan bahwa para penambang tidak melanggar hukum dan justru bekerja dalam koridor yang disepakati secara resmi.

 

Namun yang menjadi tanda tanya besar adalah sikap KUD sendiri. Alih-alih memberikan kepastian hukum dan ruang aman bagi mitra penambang yang sudah lebih dahulu bekerja di kawasan tersebut, pengurus KUD malah dua kali melayangkan surat penghentian aktivitas penambangan kepada kelompok-kelompok kecil penambang lokal. Sikap ini tidak hanya membingungkan, tapi juga menimbulkan kecurigaan publik akan adanya agenda tersembunyi.

 

Diduga ada kepentingan tertentu KUD di balik penertiban. Sumber internal menyebutkan bahwa terdapat agenda besar yang sedang dimainkan oleh pengurus KUD Perintis. Sekitar 100 hektare lahan di wilayah IUP OP disebut-sebut telah dijaminkan secara diam-diam ke salah satu investor besar. Investor ini, menurut sumber tersebut, sudah membantu mengurus dokumen MODI, RKAB, membayar pajak, serta menyelesaikan administrasi lainnya — yang ironisnya belum tuntas, namun telah diberikan hak prioritas.

 

“Ini permainan lama. Mereka (KUD) pura-pura ingin menegakkan aturan, tapi sebenarnya ingin mengosongkan wilayah untuk diserahkan ke investor tertentu. Sementara kami, yang sudah lama ikut aturan KUD, justru disingkirkan,” ujar seorang penambang lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.

 

Fakta bahwa para penambang lokal yang telah berkontrak sejak 2020 justru dikirim surat pemberhentian oleh pengurus KUD, menunjukkan adanya ketimpangan kebijakan yang tidak adil. Tidak ada proses mediasi yang terbuka, tidak ada evaluasi publik terhadap kontrak lama. Semua keputusan dilakukan sepihak dan tertutup.

 

Sebagai sebuah koperasi, KUD Perintis seharusnya menjunjung tinggi nilai musyawarah, keterbukaan, dan prinsip “dari anggota, oleh anggota, untuk anggota”. Namun realitas di lapangan justru sebaliknya. Kepentingan investor lebih diutamakan, sedangkan penambang lokal yang telah menunjukkan itikad baik justru ditekan.

 

Muncul dugaan bahwa narasi “penambangan ilegal” sengaja dikembangkan untuk menciptakan alasan formal agar wilayah Jalur 7 bisa segera “dibersihkan” dari aktivitas rakyat. Tujuannya jelas: memuluskan jalan bagi pengambilalihan wilayah tambang oleh pihak investor yang membawa modal besar.

 

Penambangan emas di Jalur 7 adalah aktivitas legal yang berpayung hukum kontrak kerja sejak 2020. Namun munculnya tindakan pengurus KUD yang tiba-tiba represif terhadap penambang lokal memunculkan pertanyaan besar: siapa yang sebenarnya ingin mereka lindungi? Apakah anggotanya sendiri atau kepentingan investor?

  • Penulis: Wahyudin Batalipu

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemda Buol Gelar Workshop Manajemen Resiko

    Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemda Buol Gelar Workshop Manajemen Resiko

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar Workshop Manajemen Risiko di Aula Lantai II Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buol, Jum’at (27/12/2024). Kegiatan dengan tema “Optimalisasi Manajemen Risiko untuk Mendukung Tata Kelola Pemerintahan yang Baik,” dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Dadang, SH., MH, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur daerah […]

  • Masyarakat Padati Lapangan Nasional Meriahkan Satu Muharram Menuju Lotim SMART Bersama Wali Band dan Bupati!

    Masyarakat Padati Lapangan Nasional Meriahkan Satu Muharram Menuju Lotim SMART Bersama Wali Band dan Bupati!

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/LOMBOK TIMUR– Ribuan warga memadati Lapangan Nasional Selong, Kabupaten Lombok Timur, pada Kamis malam (4/7), untuk menyambut pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H.    Pemerintah Daerah Lombok Timur menghadirkan grup musik populer Wali Band sebagai pengisi acara utama dalam perayaan tersebut.   Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai penjuru wilayah Lombok Timur sudah […]

  • Humas dan Protokol Lombok Timur Dinilai Kurang Minat Publikasi Kegiatan Wakil Bupati

    Humas dan Protokol Lombok Timur Dinilai Kurang Minat Publikasi Kegiatan Wakil Bupati

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR— Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menjadi sorotan setelah muncul penilaian bahwa publikasi kegiatan Wakil Bupati Lombok Timur kurang mendapatkan perhatian dibandingkan kegiatan Bupati maupun Sekretaris Daerah (Sekda).   Sejumlah kalangan menilai aktivitas dan agenda kerja Wakil Bupati yang berkaitan dengan pemerintahan maupun pelayanan masyarakat jarang muncul dalam publikasi resmi […]

  • Bupati Lombok Timur Bagun Kantor Unit Cabang Suela, Direktur PDAM Turun Tinjau Progres

    Bupati Lombok Timur Bagun Kantor Unit Cabang Suela, Direktur PDAM Turun Tinjau Progres

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR — Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur, Sopyan Hakim, meninjau langsung progres pembangunan Kantor Unit PDAM Cabang Suela, Jumat (8/5/2026).   Dalam keterangannya, Sopyan Hakim mengatakan progres pembangunan kantor tersebut kini telah mencapai sekitar 95 persen.   “Kami terus melakukan pengecekan ke setiap cabang unit PDAM yang ada di kecamatan […]

  • Minimal 50 Milyar! PMD Lombok Timur Usulkan Anggaran Rp14 Miliar untuk Pilkades 157 Desa, Honor Panitia Dinilai Masih Rendah

    Minimal 50 Milyar! PMD Lombok Timur Usulkan Anggaran Rp14 Miliar untuk Pilkades 157 Desa, Honor Panitia Dinilai Masih Rendah

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mengusulkan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 yang akan diikuti oleh 157 desa.   Kepala Dinas PMD Lombok Timur, Hambali, mengatakan usulan anggaran tersebut hingga kini masih dalam tahap pembahasan dan belum mendapatkan keputusan […]

  • Kasubsatgas Polsek Momunu Pimpin Pengamanan Kampanye Paslon Bupati dan Wabup Buol di Tiga Titik

    Kasubsatgas Polsek Momunu Pimpin Pengamanan Kampanye Paslon Bupati dan Wabup Buol di Tiga Titik

    • calendar_month Rab, 6 Nov 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Sejumlah Personel Polsek Momunu Polres Buol yang tergabung dalam Operasi Mantap Praja Tinombala 2024 disiagakan mengawal dan melakukan pengamanan Kampanye Paslon Bupati dan Wabup Buol nomor urut 5, Agris Batalipu – Djufrin Manto (ARJUNA), di tiga titik lokasi yakni di Desa Wakat, Guamonial dan Pomayagon, Kecamatan Momunu, pada Rabu siang (6/11/2024). Personel pengamanan […]

expand_less