Tren Kemiskinan Menurun, Wagub NTB Minta Program Desa Berdaya Dipercepat
- account_circle Admin
- calendar_month 12 jam yang lalu

IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR –Angka kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan tren penurunan. Namun, pemerintah masih menghadapi pekerjaan besar karena ratusan ribu masyarakat membutuhkan perhatian dan intervensi berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi NTB Tahun 2026 di Mataram, Kamis (5/11/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya.
Berdasarkan data BPS Provinsi NTB, angka kemiskinan pada Maret 2025 tercatat sebesar 11,78 persen atau sekitar 654,57 ribu orang. Angka tersebut turun menjadi 11,17 persen atau 628,50 ribu orang pada Maret 2026, atau berkurang 0,61 poin persentase.
Wagub Indah menyebut penurunan tersebut sebagai kemajuan yang patut disyukuri. Meski demikian, masih besarnya jumlah penduduk miskin menjadi tantangan yang harus ditangani bersama.
“Ini merupakan kemajuan yang kita syukuri bersama. Namun, kita juga harus jujur bahwa angka ini menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah kita semua. Masih ada ratusan ribu saudara kita yang membutuhkan perhatian dan intervensi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kesenjangan antarwilayah, terutama dalam memastikan masyarakat di desa, wilayah terpencil, dan kelompok rentan memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub mengingatkan pemerintah kabupaten/kota agar mengevaluasi pelaksanaan program Desa Berdaya yang belum berjalan optimal.
Mengingat waktu yang tersisa pada 2026 hanya sekitar dua bulan, pelaksanaan tahun pertama program tersebut dinilai penting untuk mengukur efektivitasnya dalam menekan angka kemiskinan.
Rakor bertema “Bersinergi, Beraksi, Berdampak, dan Berkelanjutan” tersebut menghadirkan narasumber dari Bappenas, BPS Provinsi NTB, Dinas Sosial dan PPPA Provinsi NTB, serta Baznas.
Kegiatan juga diisi dengan berbagi praktik baik dan diskusi sebagai upaya memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di NTB.(id).
- Penulis: Admin













Saat ini belum ada komentar