BEM Hamzanwadi Gelar Aksi di Selong, Soroti Panas Bumi Sembalun hingga Tambang Galian C | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

BEM Hamzanwadi Gelar Aksi di Selong, Soroti Panas Bumi Sembalun hingga Tambang Galian C

  • account_circle Admin
  • calendar_month 14 jam yang lalu

IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hamzanwadi menyoroti sejumlah persoalan lingkungan, pendidikan, dan kebijakan pembangunan di Kabupaten Lombok Timur.

 

Sorotan tersebut disampaikan melalui aksi simbolik di Simpang Empat BRI, Selong, Kamis (5/11/2026).

 

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 16.20 hingga 17.10 WITA itu diikuti sekitar 20 mahasiswa dan dipimpin langsung Ketua BEM Universitas Hamzanwadi, Ahmad Hasbi Rosyid.

 

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mengusung tagar “Masyarakat Sadar, Sadar Dipalak, Sadar Dibakar, Sadar Dimiskinkan” sebagai bentuk kritik terhadap berbagai persoalan kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat.

 

Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Hamzanwadi, Lalu Muhammad Rezy, dalam orasinya mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ketimpangan akses pendidikan, rencana pengembangan energi panas bumi di Sembalun, hingga aktivitas pertambangan galian C di kawasan Korleko dan sekitarnya.

 

Terkait karhutla, Rezy menilai persoalan kebakaran hutan tidak semata-mata merupakan bencana musiman, tetapi juga berkaitan dengan tata kelola lingkungan, pengawasan, serta tanggung jawab pemerintah dan pelaku usaha.

 

Ia mengutip data SiPongi dalam kajian yang disampaikan, yang mencatat luas lahan terbakar secara nasional mencapai 202.004,10 hektare selama Januari hingga Juli 2026. Angka tersebut disebut meningkat sekitar 69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Selain lingkungan, mahasiswa juga menyoroti ketimpangan akses pendidikan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Berdasarkan data yang dipaparkan dalam aksi tersebut, Angka Partisipasi Sekolah (APS) kelompok usia 7–12 tahun mencapai 99,38 persen. Namun, angka itu menurun menjadi 79,21 persen pada kelompok usia 16–18 tahun dan hanya 28,08 persen pada kelompok usia 19–23 tahun.

 

Sementara itu, rata-rata lama sekolah penduduk berusia 25 tahun ke atas tercatat 8,21 tahun.

 

Menurut Rezy, kebijakan pendidikan gratis harus disertai langkah konkret, mulai dari kepastian pembiayaan, peningkatan kesejahteraan guru, penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai, hingga bantuan pendidikan yang tepat sasaran dan jaminan mutu pembelajaran.

 

Sorotan berikutnya diarahkan pada Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Panas Bumi Sembalun yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 2848 K/30/MEM/2012.

 

Rezy menilai kawasan Sembalun memiliki fungsi ekologis dan hidrologis penting, sekaligus menjadi ruang hidup masyarakat yang sebagian besar menggantungkan perekonomian pada sektor pertanian hortikultura.

 

Karena itu, ia meminta agar rencana pengembangan panas bumi dikaji secara terbuka dan komprehensif, terutama terkait potensi dampaknya terhadap sumber air, sistem irigasi, perubahan tutupan lahan, pencemaran, serta keselamatan dan mata pencaharian masyarakat.

 

Menurutnya, pengembangan energi tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan investasi, tetapi juga harus memperhatikan daya dukung lingkungan dan melibatkan masyarakat terdampak dalam proses pengambilan keputusan.

 

Mahasiswa juga mengangkat persoalan aktivitas pertambangan pasir, batu, dan kerikil atau galian C di kawasan Korleko dan sekitarnya, termasuk Kalijaga.

 

Aktivitas pertambangan yang disebut telah berlangsung sekitar 14 tahun itu dinilai berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat di enam desa.

 

Dalam orasinya, Rezy mengungkapkan dugaan pembuangan material sisa tambang ke aliran Kali Rumpang. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu sedimentasi, memengaruhi kualitas dan debit air, serta mengganggu sistem irigasi dan produktivitas pertanian warga.

 

Ia juga mempertanyakan langkah konkret pemerintah daerah dan DPRD dalam merespons persoalan tersebut.

 

Sementara itu, Ketua BEM Universitas Hamzanwadi, Ahmad Hasbi Rosyid, menegaskan bahwa mahasiswa tidak menolak pembangunan. Namun, pembangunan harus dilaksanakan dengan memperhatikan aspirasi masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan ruang hidup warga.

 

Ia secara khusus meminta pemerintah membuka informasi secara transparan terkait rencana pengembangan panas bumi di Sembalun dan aktivitas pertambangan galian C di Korleko.

 

Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui potensi dampak lingkungan, manfaat ekonomi yang akan diterima, serta sejauh mana keterlibatan warga dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

 

“Pembangunan seharusnya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, bukan justru meninggalkan kerusakan lingkungan dan mengorbankan ruang hidup rakyat,” tegas Ahmad Hasbi.

 

Ia juga mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa kerusakan lingkungan dan kebakaran hutan di Kalimantan. Menurutnya, masyarakat perlu bersikap kritis terhadap setiap kebijakan pembangunan, terutama yang berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang.

 

Melalui aksi tersebut, BEM Universitas Hamzanwadi mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap arah kebijakan pembangunan di Lombok Timur, khususnya dalam aspek perlindungan lingkungan, pemerataan pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

 

Mahasiswa berharap setiap program pembangunan tidak hanya mengejar target fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan transparansi, partisipasi publik, serta prinsip keadilan bagi masyarakat.

 

Aksi simbolik tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa agar pemerintah lebih terbuka dan responsif terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.(id).

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Celo Percaya dan Komitmen Jalin Kerjasama Dengan Baik, Direktur PDAM Balas Pantun ” Untuk BUMD Lebih Baik”

    Celo Percaya dan Komitmen Jalin Kerjasama Dengan Baik, Direktur PDAM Balas Pantun ” Untuk BUMD Lebih Baik”

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur menjalin kerja sama dengan pihak Cleo dalam pengelolaan air, yang diproyeksikan mampu meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan.       Direktur PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menegaskan bahwa kerja sama tersebut dilandasi oleh kepercayaan dan komitmen bersama untuk memajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), […]

  • Kades Galandau Harapkan Pembangunan Jembatan Permanen Segera Terwujud

    Kades Galandau Harapkan Pembangunan Jembatan Permanen Segera Terwujud

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Tolitoli – Kepala Desa Galandau, Kecamatan Basi Dondo, Kabupaten Tolitoli, Kadim Djawal, menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan jalan Trans Sulawesi dengan Desa Galandau. Menurut Kadim Djawal, jembatan yang digunakan warga saat ini merupakan jembatan gantung yang dibangun sejak awal tahun 2000-an dan bersifat sementara. […]

  • Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Tinombala-2025, Ini Sasaran Prioritas Polres Buol

    Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Tinombala-2025, Ini Sasaran Prioritas Polres Buol

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Polres Buol melaksanakan Apel gelar pasukan Ops Keselamatan Tinombala – 2025 Senin Pagi (10/02/25) sekitar pukul 08.00 WITA, dan dipimpin langsung Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana, S.I.K, M.A.P. Apel gelar yang dilaksanakan dilapangan apel Polres Buol ini berdasarkan surat telegram Kapolda Sulteng Nomor : STR/23/II/OPS.1.3./2024 tanggal 04 Februari 2024 tentang Rencana Garis […]

  • Pemprov Sulteng Dorong Modernisasi RSUD Undata dan Madani

    Pemprov Sulteng Dorong Modernisasi RSUD Undata dan Madani

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menggelar pertemuan strategis bersama civitas RSUD Undata dan RSUD Madani di Ruang Polibu Kantor Gubernur, Senin (26/5/2025). Pertemuan ini menjadi langkah awal Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mewujudkan layanan kesehatan publik yang modern, manusiawi, dan berstandar […]

  • Beri Penyuluhan, Subsatgas Binmas Polres Buol: Jaga Kamtibmas Pasca Penetapan Paslon

    Beri Penyuluhan, Subsatgas Binmas Polres Buol: Jaga Kamtibmas Pasca Penetapan Paslon

    • calendar_month Ming, 29 Des 2024
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Subsatgas Binmas Polres Buol OMP Tinombala 2024 kembali melaksanakan Sambang dan Silahturahmi kepada Masyarakat berupa Penyuluhan Kamtibmas pasca penetapan Paslon Terpilih Bupati dan Wabup Pilkada 2024, Sabtu Malam (28/12/24). Penyuluhan sekaligus Silahturahmi kepada warga ini mengimbau agar tetap menjaga Kamtibmas di tahapan pemilukada Tahun 2024 diwilayah Kabupaten Buol pasca penetapan Paslon Terpilih Bupati […]

  • Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTB Gelar Lari Pagi Tingkatkan Kemampuan Fisik dan Mental Personel

    Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTB Gelar Lari Pagi Tingkatkan Kemampuan Fisik dan Mental Personel

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id= LOMBOK TIMUR—Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kegiatan lari pagi sebagai bagian dari pembinaan fisik rutin personel, Jumat (17/7/2026).   Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani sekaligus meningkatkan kemampuan fisik dan mental setiap personel agar tetap siap menjalankan tugas kepolisian di lapangan.   Danki Kompi 3 […]

expand_less