Pemkab Buol Matangkan Persiapan Menuju STQH ke-XXVIII Tingkat Provinsi Sulteng
- account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
- calendar_month Jum, 13 Jun 2025

IDTIMES.co.id.|Buol – Pemerintah Kabupaten Buol menyelenggarakan rapat finalisasi untuk mematangkan kesiapan menghadapi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Ke-XXVIII Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025, di aula lantai III Kantor Bupati Buol, pada Rabu (11/6/2025)
Rapat yang dipimpin secara langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH, melibatkan berbagai sektor serta seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung keberangkatan kafilah.
Hadir dalam rapat tersebut antara lain Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Buol, Kapolres Buol, para kepala dinas terkait, pelatih dan official kafilah, serta pihak swasta seperti agen perjalanan.
Fokus utama rapat adalah untuk memastikan seluruh aspek teknis, logistik, keamanan, dan kesehatan telah siap menyongsong keberangkatan rombongan kafilah Buol pada 20 Juni, tiga hari menjelang pelaksanaan STQH di Kabupaten Poso pada 23 Juni.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan perlunya koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan STQH berjalan lancar.
“Kita berharap kafilah Kabupaten Buol dapat tampil optimal dan membawa nama baik daerah. Semua aspek, mulai dari teknis pelaksanaan, akomodasi, hingga logistik, harus dipersiapkan secara matang,” ujar Dr. Nasir.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam memberikan masukan demi kelancaran kegiatan.
“Melalui rapat ini, kami mengharapkan informasi yang akurat dan masukan konstruktif agar pelaksanaan berjalan tertib, tanpa hambatan, dan membanggakan,” tegasnya.
Asisten II Setda Buol, Suondo D. Sanua, S.Sos, turut menyampaikan perlunya evaluasi terhadap pengalaman tahun-tahun sebelumnya, khususnya dalam hal transportasi dan akomodasi. Ia menyebut bahwa persoalan transportasi merupakan kendala klasik yang harus segera diatasi.
“Pengelolaan transportasi perlu ditangani secara khusus. Idealnya, kita mengontrak kendaraan tambahan yang memang disiapkan khusus untuk mendukung mobilitas kafilah selama kegiatan berlangsung. Jangan sampai rombongan kita hanya mengandalkan kendaraan pinjaman atau dinas, apalagi jika itu tidak cukup jumlahnya.” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan peserta. “Saya harap ada dukungan dari Dinas Kesehatan, baik dalam bentuk pendampingan tenaga medis, penyediaan obat-obatan, maupun vitamin untuk menjaga stamina para peserta.” tambahnya.
Suondo turut mengingatkan tentang pentingnya penunjukan pendamping berpengalaman yang memahami situasi lapangan.
“Orang-orang yang sudah tahu medan, sudah tahu dinamika kegiatan seperti ini, sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan dan antisipasi terhadap hal-hal tak terduga.” tutupnya.
Sementara itu, dalam forum yang sama, Wakapolres Buol Kompol Suraji, S.Sos menyatakan kesiapan Polres Buol dalam mendukung keamanan pelaksanaan STQH. Ia menekankan bahwa kegiatan keagamaan ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter bagi generasi muda.
“Polres Buol siap mengerahkan personel pengamanan, baik saat keberangkatan, di lokasi lomba, maupun di titik-titik strategis seperti penginapan dan lokasi transit,” jelas Kompol Suraji.
Ia juga menganjurkan adanya koordinasi yang intensif antara instansi, termasuk dengan TNI, untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak semua pihak untuk menjaga kondusifitas dan nama baik Kabupaten Buol selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Rapat finalisasi ini memperlihatkan semangat kolaborasi antara seluruh elemen di Kabupaten Buol demi menyukseskan keikutsertaan kafilah dalam STQH tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Dengan kesiapan menyeluruh serta kerja sama lintas sektor, Pemkab Buol berharap partisipasi tahun ini berjalan lancar dan mampu meraih prestasi yang membanggakan.***
- Penulis: 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩











Saat ini belum ada komentar