Pemberi Diduga Oknum Distributor Penerima Oknum LSM Juru Atur Oknum Asisten Petrokimia di Lotim, Tiga Serangkai Berusaha Cuci tangan!
- account_circle Admin
- calendar_month Ming, 26 Jan 2025

IDTIMES.co.Id|LOMBOK TIMUR – Sejumlah aktivis di Lombok Timur tengah diramaikan dengan beredarnya rekaman percakapan suara yang diduga memperlihatkan tindakan oknum aktivis senior yang menerima uang tutup mulut terkait isu harga pupuk yang meroket dan langka.
Sebelumnya, rencana aksi demonstrasi besar terkait masalah tersebut tidak jadi dilaksanakan, dan digantikan dengan hearing di kantor DPRD setempat beberapa hari lalu.
Namun, hearing yang digelar justru menimbulkan kontroversi setelah beredar suara rekaman komunikasi antar salah satu aktivis yang konfirmasi. Percakapan yang salah satu aktivis dan oknum seorang asisten Petrokimia.
Dalam rekaman hasil komunikasi salah satu aktivis yang sempat konfirmasi tersebut, oknum aktivis yang sempat mengikuti hearing itu disebutkan telah menerima uang sebesar 15 juta rupiah sebagai bentuk penyelesaian masalah, meskipun sebelumnya oknum tersebut sudah komunikasi awal meminta uang sebanyak 20 juta.
Informasi yang dihimpun, uang tersebut diduga diberikan secara diam-diam di sebuah lokasi yang dirahasiakan oleh kedua belah pihak.
Dan saat ini Pemberi yang diduga oknum Distributor Penerima diduga oknum LSM dan sebagai juru runding oknum asisten Petrokimia di Lotim, ketiga serangkai ini berusaha cuci tangan agar kedok mereka tidak terbuka.
“Ini adalah salah satu oknum aktivis yang memanfaatkan dan menjual masyarakat demi kepentingan pribadi,” ujar salah satu aktivis yang enggan disebutkan namanya.
Sumber tersebut mengungkapkan rasa kekecewaannya, sebab beredarnya rekaman percakapan yang di sebut oknum terima uang tersebut mencoreng citra aktivis di Lombok Timur yang selama ini dikenal memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan tulus.
“Jika ingin menyuarakan aspirasi dan keluhan masyarakat, sampaikanlah dengan ikhlas dan tulus hati,” tegasnya.
Kejadian ini berawal dari niat awal sejumlah aktivis untuk menggelar demonstrasi besar terkait kelangkaan dan kenaikan harga pupuk subsidi.
Namun, setelah hearing, beberapa aktivis merasa kondisi tidak memungkinkan untuk melanjutkan aksi demo, sehingga disepakati untuk melakukan pertemuan dengan pihak DPRD.
Keputusan tersebut diduga dipengaruhi oleh uang yang diterima oleh oknum aktivis, yang kemudian membuat sejumlah pihak meragukan integritas mereka dalam menyampaikan aspirasi rakyat.
Kini, beredarnya rekaman tersebut semakin memperuncing ketegangan di kalangan aktivis Lombok Timur dan masyarakat, yang berharap agar masalah pupuk subsidi dapat segera diselesaikan tanpa adanya intervensi kepentingan pribadi.
Diterbitkan berita ini, Oknum LSM di Lotim A yang diduga penerima, Oknum Distributor di wilayah Sakra dan Oknum Asisten Petrokimia di Lotim enggan di konfirmasi.(ID).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar