100 Pemuda Lombok Timur Ikuti Pelatihan Kewirausahaan untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025

IdTimes.co.Id/ LOMBOK TIMUR — Sebanyak 100 pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Timur mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Miskin Ekstrem yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur.
Kegiatan bertema “Wirausaha Muda Mandiri Indonesia Tangguh: Pengentasan Kemiskinan melalui Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Berbasis Sumber Daya Lokal” ini berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur. Tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan berwirausaha di kalangan pemuda sesuai potensi daerah.
Pelatihan ini menjadi wujud kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, yang memberikan apresiasi atas program Kemenpora. Lombok Timur menjadi salah satu dari delapan daerah terpilih di Indonesia yang mendapat kesempatan menyelenggarakan program ini.
“Program ini sejalan dengan visi Lombok Timur untuk melahirkan 20.000 wirausaha baru sebagai langkah pengentasan kemiskinan ekstrem. Kolaborasi lintas sektor, lintas lembaga, dan lintas kementerian sangat penting untuk mencapai tujuan itu,” ujar Wabup Edwin.
Ia menambahkan, pelatihan ini bisa menjadi pilot project yang berpotensi direplikasi ke berbagai program daerah, seperti kegiatan pelatihan di Loka Latihan Kerja Selong. Kepada peserta, Wabup berpesan agar tidak malu disebut miskin ekstrem, melainkan menjadikan pelatihan ini sebagai momentum perubahan menuju kemandirian ekonomi.
Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Yohan, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional penanggulangan kemiskinan ekstrem, menyasar pemuda berusia 16–30 tahun.
“Kami ingin para pemuda tidak hanya menerima bantuan, tetapi dibekali kemampuan untuk melahirkan ide, inovasi, dan membuka lapangan kerja dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal,” jelasnya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, antara lain Manager Mikro Bank BRI Cabang Selong yang membahas akses permodalan, wirausaha muda lokal, serta Founder Rumah SDM Indonesia yang berbagi strategi pengembangan diri.
Diharapkan para peserta tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga agen perubahan dan pembuka lapangan pekerjaan baru.
Saat ini, di Kabupaten Lombok Timur tercatat lebih dari 15.000 kepala keluarga masuk dalam kategori miskin ekstrem. Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan ekstrem nasional dapat ditekan hingga 0,5 persen pada tahun 2026.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar