Satgas Konflik Agraria Sulteng Desak Polisi Hentikan Tindakan Represif Terhadap Petani | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Satgas Konflik Agraria Sulteng Desak Polisi Hentikan Tindakan Represif Terhadap Petani

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 26 Mar 2025

IDTIMES.co.id.|Palu – Ketua Tim Penyelesaian Konflik Agraria (PKA) Sulawesi Tengah, Eva Bande meminta seluruh pihak yang tengah berkaitan dengan konflik agraria di Sulteng, terkhusus pihak kepolisian untuk tidak mengambil tindakan represif serta pendekatan pidana terhadap rakyat yang tengah memperjuangkan haknya.

Hal ini disampaikan oleh Eva kemedia ini setelah Timnya menerima aduan terkait penangkapan petani di desa Peleru atas tuduhan pencurian buah sawit yang dilaporkan oleh perusahaan PT Sinergi Perkebunan Nusantara (SPN) Selasa (25/3/2025).

Eva Bande, yang dimandatkan menjadi Ketua Satgas Penyelesaian Konflik Agraria oleh Gubernur Sulteng Anwar Hafid, meminta seluruh pihak menghargai proses yang tengah berjalan.

“Kami ingin seluruh pihak untuk menghargai proses yang tengah berjalan saat ini dengan tidak melakukan praktik represif ataupun intimidatif terhadap petani yang berkonflik dengan perusahaan, kemanusian tak boleh ditumbalkan hanya karena Hukum Normatif atapun kepentingan korporasi semata” tegasnya.

Menurutnya, apa yang kemudian digagas bersama oleh Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat ini dan Tim Penyelesaian Konflik agraria adalah sebuah inisiatif dan komitmen politik oleh Gubernur Sulteng Anwar Hafid – Reny A Lamadjido, yang sedari awal mencalonkan dirinya kemudian berjanji menyelesaikan permasalahan konflik agaria yang dari kepemerintahan sebelumnya yang belum selesai maupun konflik yang terjadi saat ini dan kedepannya.

Eva yang merupakan Pejuang HAM dan Agraria Indonesia ini juga menekankan bahwa dengan telah dibentuknya Satgas Penyelesaian Konflik Agraria di Sulteng ini, menjadi sebuah harapan agar inti dari problematika masyarakat Sulteng bisa terjawab.

Sebelumnya pada Selasa 25 Maret 2025, Tim Satgas menerima laporan dari masyarakat melalui sambungan Whatsapp bahwa telah terjadi penangkapan dan intimidasi terhadap petani desa Peluru.

Kronoligis penangkapan itu bahwa, Datang sekelompok aparat kepolisian menggunakan mobil PT.SPN yakni Polsek Mori Atas, Anggota Brimob Laras panjang dan humas PT.SPN juga Sekuriti PT.SPN di lokasi sengketa PT SPN dan Saudara Adhar Ompo Alian Olong pada pukul 15.30 WITA.

Kedatangan Aparat dan PT.SPN tersebut dalam rangka melakukan penangkapan paksa terhadap saudara Olong, Dimana kedatangan aparat tersebut saudara Olong sedang melakukan aktivitas pemanenan di lokasi tersebut bersama dengan 5 Orang dimana diantaranya 1 anak kecil, kemudian Humas PT.SPN atas nama Hengky menyuruh aparat kepolisian untuk melakukan penangkapan den memerintahkan untuk di borgol saudara Olong atas tuduhan pencurian buah sawit.

Atas tuduhan tersebut Saudara Olong menolak atas penangkapan tersebut dan membantahkan atas tuduhan pencurian yang di maksud, karena sampai saat ini Saudara Olong merasa memiliki dan menguasai lahan tersebut sembari merekam video percekcokan dan memintah untuk terlebih dahulu dibicarakan di Kantor Desa.

Namun pihak perusahaan dalam hal ini Humas PT.SPN atas nama Hengky mendesak kepada pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan tanpa menunjukan surat perintah penangkapan.

Sampai terjadinya tindakan pemaksaan penangkapan dengan kekerasan hingga terjadi pemukulan terhadap saudara Olong yang menyebabkan saudara Olong mengalami memar di bagian kepala akibat pukulan yang dilakukan oleh anggota Brimob dimana Anggota Brimob tersebut sempat mengokang senjata api sebab pembelaan diri yang dilakukan oleh saudara Olong.

Setalah saudara Olong di tangkap Humas PT.SPN atas Nama Hengky merampas Phonsel milik Saudara Olong. Kemudian, Saudara Olong di bawa ke Polsek Mori Atas, kurang lebih satu jam di Polsek Mori Atas Saudara Olong diteruskan ke Polres Morowali utara.

Sampai Saudara Olong di Polres Morowali Utara Pihak keluarga Belum mengetahui atas penangkapan tersebut.  Sehingga setelah ke-esokan harinya barulah pihak keluarga mengetahui hal tersebut.

Dalam keterangan masyarakat bahwa PT.SPN melakukan penanam awal diwilayah Watumesono tepat di wilayah saudara Olong pada tahun 2015 dengan klaim atas kepemilikan HGU.

Sementara wilayah kelola PT.SPN merupakan wilayah HGU PTPN XIV yang keluar pada tahun 2009, pada tahun 2011 terjadi peralihan perusahaan antara PTPN XIV dan PT.SPN, Sampai hari ini PT.SPN masih menggunakan HGU PTPN XIV, sementara perusahan tersebut berbeda secara status Hukum.

Oleh karena itu sengketa lahan antara Saudara Olong yang merupakan Petani Desa Peleru dengan Perusahaan PT.SPN sudah terjadi sejak tahun 2015, sampai pada tahun 2025 ini persoalan tersebut belum ada penyelesaian.

Masalah tersebut menunjukkan ketidakbecusan pemerintah dalam penyelesaian sengketa lahan tersebut. Sehingga saudara Olong melakukan tindakan pemanenan.

Persoalan sengketa masyarakat dan PT SPN sebenarnya tengah dalam proses penyelesaian, pada 25 Januari 2025 lalu, pihak pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, mengeluarkan Surat Rekomendasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan di Desa Peleru atas tindak lanjut mediasi yang sebelumnya dilakukan pada 22 Januari 2025.

Dalam suratnya disepakati Tiga poin yang berbunyi : Bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dan Badan Pertanahan Kabupaten Morowali Utara untuk segera melakukan pengukuran titik batas lokasi Hak Guna Usaha (HGU) PT SPN yang melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.

Selanjutnya Bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali Utara untuk segera menindaklanjuti kesepakatan pada tahun 2016 serta melakukan musyawarah kembali untuk mengetahui apa yang menjadi kendala dalam pelaksanaanya.

Dan yang terkahir Masyarakat Desa Peleru dan PT SPN wajib menjaga keamanan dan ketertiban di lapangan dan tidak melakukan tindak diluar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Atas situasi tersebut, Eva Bande mewakili Tim Satgas Penyelesaian Konflik Agraria Sulteng meminta untuk Polsek Mori dan Polres Morowali Utara segara mengehentikan penangkapan dan praktik intimidasi ke Petani ataupun masyarakat yang tengah bersengketa.

Eva meminta agar dapat berkomuninikasi dengan pihak-pihak terkait dari proses penyelesaian yang tengah berjalan saat ini.

Eva menjanjikan terkait kasus ini akan menjadi atensi oleh pihaknya dan akan diproses lebih lanjut setelah lebaran. Tilis satgas penyelesaian konflik agraria. ***

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain ASDP dan Air Minum Celo, PDAM Lombok Timur Siap Gandeng Perusahaan Besar, Wujudkan BUMD SMART dan Maju

    Selain ASDP dan Air Minum Celo, PDAM Lombok Timur Siap Gandeng Perusahaan Besar, Wujudkan BUMD SMART dan Maju

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/LOMBOK TIMUR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur terus berupaya mendorong kemajuan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan konsep yang lebih modern dan profesional.   Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar.   Saat ini, PDAM Lombok Timur telah menjalin kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry […]

  • Pemkab Buol Bersama IMI Buka Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 5 Putaran 3 Sulteng 2026

    Pemkab Buol Bersama IMI Buka Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 5 Putaran 3 Sulteng 2026

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Pemerintah Kabupaten Buol bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Buol resmi membuka Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 5 Putaran 3 Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Sirkuit Bumi Pogogul, Kompleks Kantor Bupati Buol, Sabtu (4/7/2026). Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga otomotif sekaligus mendorong promosi potensi daerah melalui penyelenggaraan […]

  • Ketua Korpri Juaeni Taoufik Luncurkan Kanal ASN “Kabar Korpri” Ini Peran Kabinda NTB di Stadium General Korpri!

    Ketua Korpri Juaeni Taoufik Luncurkan Kanal ASN “Kabar Korpri” Ini Peran Kabinda NTB di Stadium General Korpri!

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.Co.Id/LOMBOK TIMUR – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pengurus Korpri Kabupaten Lombok Timur menggelar stadium general bertema “Korpri Bersatu, Wujudkan Lotim Smart, Menuju Indonesia Maju”, bertempat di Ballroom Lantai 2, Kantor Bupati Lombok Timur,13/08/2025.   Kegiatan ini diikuti ratusan anggota Korpri dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Lombok Timur.   Hadir […]

  • Utsawa Dharmagita Tingkat Kabupaten Buol Siap Digelar

    Utsawa Dharmagita Tingkat Kabupaten Buol Siap Digelar

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Lembaga Pengembangan Dharmagita Kabupaten Buol akan menggelar kegiatan Utsawa Dharmagita Tingkat Kabupaten Buol di Pura Giri Agung Amrha Loka, Desa Moyoong, Kecamatan Bukal, pada Sabtu, (24/1/2026), mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai. Kegiatan ini merupakan ajang perlombaan dan pengembangan seni baca serta seni suara keagamaan Hindu yang bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai dharma sekaligus […]

  • Wagub Apresiasi Perwakilan BKKBN Sulteng dalam Mendukung Program Berani Sehat

    Wagub Apresiasi Perwakilan BKKBN Sulteng dalam Mendukung Program Berani Sehat

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, menerima audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah, Tenny Calveny Soriton, beserta jajaran di ruang kerjanya pada Rabu, 12 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut, Wagub Reny mengapresiasi perkembangan program BKKBN Sulteng yang telah berjalan dengan baik. Salah satu fokus utama adalah dukungan terhadap Gerakan […]

  • Championship Cabai Lotim Gelar Pasar Murah di Desa Waringin, Bantu Normalisasi Harga

    Championship Cabai Lotim Gelar Pasar Murah di Desa Waringin, Bantu Normalisasi Harga

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Idtimes.co.Id/LOMBOK TIMUR – Championship Cabai Lombok Timur menggelar pasar murah di Desa Waringin, Kecamatan Kerongkong, pada hari ini, 17 Februari 2025.    Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua Championship Cabai Lotim, H. Subahan, dengan tujuan untuk membantu menstabilkan harga cabai yang terus melonjak.    Pasar murah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang merasa terbantu, […]

expand_less