Perubahan KUA – PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Sulteng Pastikan Anggaran Barpihak Kepada Kepentingan Rakyat | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perubahan KUA – PPAS 2026 Disepakati, Gubernur Sulteng Pastikan Anggaran Barpihak Kepada Kepentingan Rakyat

  • account_circle π˜”π˜°π˜© π˜™π˜ͺ𝘒𝘯𝘴𝘺𝘒𝘩
  • calendar_month 1 jam yang lalu

IDTIMES.co.id.|Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (28/08/2026).

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi wujud sinergi dan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan DPRD dalam memastikan kebijakan penganggaran tetap responsif terhadap dinamika pembangunan daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Syarifudin Hafid, S.H., M.M., didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Mohammad Arus Abdul Karim, serta dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Dra. Novalina, M.M., anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, staf ahli gubernur, serta para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa seluruh proses perubahan kebijakan anggaran yang dilakukan semata-mata diarahkan untuk kepentingan masyarakat Sulawesi Tengah.

β€œMuara dari semuanya ini adalah untuk kepentingan rakyat. Ini merupakan komitmen kita bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Kita harus optimis menghadapi kondisi ekonomi saat ini, karena pembangunan harus tetap berjalan dan manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat,” ujar Gubernur.

Menurutnya, perubahan KUA dan PPAS merupakan bagian penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah sebagai bentuk penyesuaian terhadap perkembangan kondisi daerah, perubahan asumsi pendapatan dan belanja, serta kebutuhan program prioritas yang harus mendapatkan perhatian dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah melakukan pembahasan secara mendalam dan penuh tanggung jawab terhadap setiap usulan perubahan anggaran.

β€œIni bukan sekadar proses administrasi, tetapi bentuk tanggung jawab bersama dalam memastikan setiap anggaran yang dikelola pemerintah benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa kesepakatan tersebut menjadi landasan penting dalam penyusunan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Ia berharap seluruh program dan kegiatan yang telah disepakati dapat dilaksanakan secara konsisten, tepat sasaran, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

β€œPersetujuan ini bukan akhir dari proses, tetapi awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik. Kita ingin menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik, pembangunan yang berkelanjutan, dan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ungkapnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga sinergitas antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun pembangunan ke depan.

Menurutnya, dengan kolaborasi yang kuat, Sulawesi Tengah dapat terus bergerak maju melalui berbagai program prioritas yang sejalan dengan visi besar Sulteng Nambaso.

β€œDengan kerja bersama, komitmen, dan semangat membangun daerah, kita yakin Sulawesi Tengah akan semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkas Gubernur.***

  • Penulis: π˜”π˜°π˜© π˜™π˜ͺ𝘒𝘯𝘴𝘺𝘒𝘩

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Hadapan Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, Direktur PDAM Harapkan ASN Taat Bayar Air

    Di Hadapan Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, Direktur PDAM Harapkan ASN Taat Bayar Air

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur, Sopyan Hakim, mengharapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dapat lebih disiplin dalam membayar tagihan air.   Harapan tersebut disampaikan Sopyan Hakim di hadapan Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, dalam kegiatan yang berlangsung pada (18/03/2026).   Sopyan menegaskan bahwa kepatuhan […]

  • Polsek Bunobogu Gelar Patroli, Pastikan Kamtibmas Kondusif Jelang Pelantikan Bupati Terpilih

    Polsek Bunobogu Gelar Patroli, Pastikan Kamtibmas Kondusif Jelang Pelantikan Bupati Terpilih

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle π˜”π˜°π˜© π˜™π˜ͺ𝘒𝘯𝘴𝘺𝘒𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Personel Polsek Bunobogu gelar Patroli Sambang jelang pelantikan Bupati dan Wabup Buol Terpilih Pilkada 2024, Sabtu (15/02/25). Patroli sambang ini merupakan langkah-langkah Cipta Kondisi yang dilaksanakan Polres Buol beserta Polsek jajaran termasuk Polsek Bunobogu jelang pelantikan Bupati dan Wabup Buol terpilih dipimpin KA SPKT Bripka Wirawan. Patroli Sambang yang dilaksanakan diwilayah Kecamatan Bunobogu […]

  • Pertambangan Emas Tanpa Izin Semakin Menggurita Di Sulawesi Utara.

    Pertambangan Emas Tanpa Izin Semakin Menggurita Di Sulawesi Utara.

    • calendar_month Ming, 15 Des 2024
    • account_circle Wahyudin Batalipu
    • 0Komentar

    Idtimes.co.id – Maraknya pertambangan emas tanpa izin atau PETI yang tersebar di Wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya menjadi persoalan yang patut untuk diseriusi oleh Negara melalui Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan PETI di sejumlah titik yang ada diΒ  Provinsi Sulut tidak sedikit telah banyak menelan korban jiwa hingga harus kehilangan nyawa. Bukan itu saja, bahkan kegiatan […]

  • BPKAD Lombok Timur Zaidar Sebut Sisa Kas Daerah Lombok Timur Sekitar Rp52 Miliar, Ditopang Deposito Rp152 Miliar

    BPKAD Lombok Timur Zaidar Sebut Sisa Kas Daerah Lombok Timur Sekitar Rp52 Miliar, Ditopang Deposito Rp152 Miliar

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR – Kondisi kas Pemerintah Kabupaten Lombok Timur disebut masih dalam keadaan aman untuk mendukung operasional pemerintahan dan pelayanan publik.   Hingga pertengahan Juni 2026, sisa dana kas daerah yang tersimpan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) diperkirakan mencapai sekitar Rp52 miliar.   Hal tersebut disampaikan Kepala BPKAD Lombok Timur, Zaidar […]

  • Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Wagub Sulteng Dorong Moderasi dan Harmoni Beragama

    Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Wagub Sulteng Dorong Moderasi dan Harmoni Beragama

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (3/1/2026). Dalam upacara tersebut, Wakil Gubernur dr. Reny bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Agama RI, Prof. […]

  • Ketua Umum LK2T: Dugaan Pengoplosan 100 Ton Beras di Gudang Sewa Bulog Lotim Adalah Tamparan Keras Tata Kelola Pangan

    Ketua Umum LK2T: Dugaan Pengoplosan 100 Ton Beras di Gudang Sewa Bulog Lotim Adalah Tamparan Keras Tata Kelola Pangan

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/ LOMBOK TIMUR β€”Ketua Umum Lembaga Kajian Kebijakan dan Transparansi (LK2T) menilai kasus dugaan pengoplosan lebih dari 100 ton beras di gudang sewaan Bulog Cabang Lombok Timur sebagai indikasi rapuhnya tata kelola dan pengawasan stok pangan strategis negara.   Menurut Ketua Umum LK2T, kejadian ini tidak dapat dianggap sebagai kelalaian kecil, melainkan mencerminkan persoalan sistemik […]

expand_less