Wakil Bupati Buol Berikan Sambutan di Perayaan Dharma Santhi Nyepi Desa Modo
- account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
- calendar_month Kam, 1 Mei 2025

IDTIMES.co.id.|Buol – Umat Hindu di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menggelar perayaan Dharma Santhi Nyepi Tahun Caka 1947 atau 2025 Masehi.
Acara bertema “Manawa Sewa Madawa Sewa” ini diselenggarakan di Pura Jagat Werdi Ayu, Desa Modo, Kecamatan Bukal, pada Rabu (30/04/2025), dan diikuti oleh umat Hindu dari sepuluh desa di berbagai kecamatan.
Wakil Bupati Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, turut hadir bersama Forkopimda dan Ketua DPRD Buol, Ryan Nathaniel Kwendy.
Dalam sambutannya, Wabup Nasir menekankan bahwa Dharma Santhi merupakan manifestasi nyata dari semangat silaturahmi dan perdamaian, yang memperkuat nilai toleransi, harmoni sosial, dan persaudaraan.
Ia menyatakan, “Ini adalah bentuk rekonsiliasi spiritual dan sosial, yang sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk seperti di Kabupaten Buol.”
Ia juga menegaskan bahwa perayaan Dharma Santhi mengajak umat Hindu untuk saling memaafkan, membangun kembali tali kasih, dan mempererat semangat kebangsaan.
“Ini adalah momentum untuk memperbaharui semangat kebersamaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, dan memperteguh komitmen kita dalam membangun daerah tercinta ini secara damai dan berkeadilan,” ujarnya.
Wabup menyampaikan apresiasi kepada umat Hindu di Buol atas kontribusinya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan peran aktif dalam pembangunan sosial-spiritual masyarakat.
Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan dan kebudayaan seperti Dharma Santhi, karena pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang pembangunan jiwa dan nilai-nilai kebersamaan.
Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Buol, I Wayan Sudatnya, menyampaikan bahwa Dharma Santhi merupakan bagian penting dari kehidupan keagamaan umat Hindu. Dengan tema “Manawa Sewa Madawa Sewa”, ia mengingatkan bahwa melayani sesama manusia juga berarti melayani Tuhan.
Ia berharap Dharma Santhi mampu mempererat kedamaian dan silaturahmi antarumat beragama.
“Semoga di tahun Saka yang baru ini kita semua saling menjaga kedamaian dan silaturahmi antar umat beragama, apalagi Desa Modo ini adalah Desa modernisasi beragama miniatur dari Indonesia,”tutupnya.
(Sumber: Diskominfostandi Kabupaten Buol)
- Penulis: 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩











Saat ini belum ada komentar