Pemda Lotim Miliki Cadangan 16 Miliar, Rekanan Pusing Menunggu Pembayaran Proyek
- account_circle Admin
- calendar_month Kam, 23 Jan 2025

Oplus_131072
IDTIMES.co.Id|LOMBOK TIMUR – Pemerintah Daerah Lombok Timur (Lotim) hingga 23 Januari 2025 belum melakukan pembayaran kepada pihak rekanan (kontraktor) yang telah mengerjakan sejumlah proyek.
Meskipun para kontraktor sudah menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM) di OPD terkait untuk pengajuan pencairan, hingga kini pembayaran belum terealisasi.
Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan rekanan yang sudah menyelesaikan pekerjaan namun belum menerima pembayaran.
Padahal, Pemerintah Daerah Lotim disebut memiliki cadangan anggaran sebesar 16 miliar yang seharusnya bisa digunakan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sekaligus Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah Lotim, H. Hasni, menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pencairan masih menunggu SPM yang harus dikeluarkan oleh OPD terkait.
“Kita tunggu OPD-OPD ini buat SPM-nya,” ujar Hasni saat ditemui pada 23 Januari 2025.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemda Lotim siap membayar kewajiban tersebut, termasuk pembayaran kepada pihak ketiga, seperti SMI, yang juga akan diprioritaskan.
“Saat ini kita punya cadangan 16 miliar, dan itu akan digunakan untuk membayar SMI nantinya,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa meski bunga utang daerah mencapai lebih dari 190 miliar rupiah, Pemda Lotim tidak membayar bunga tersebut karena dianggap sebagai keuntungan daerah.
“Dokumen SPM tahun 2024 tetap diajukan untuk pencairan, dan untuk utang pihak ketiga sebesar 90 miliar, insya Allah akan tuntas sebelum pelantikan pejabat baru di bulan Januari,” jelasnya lebih lanjut.
Hasni menegaskan bahwa tidak ada utang yang akan ditinggalkan, sebagai bentuk komitmen kepada pemerintah daerah yang akan memimpin Lotim ke depannya.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua kewajiban ini, agar tidak ada hutang yang ditinggalkan,” pungkasnya.(ID).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar