Senjata Api Anggota Polres Lombok Timur di Tarik
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 19 Feb 2025

Idtimes.co.Id/LOMBOK TIMUR– Mulai saat ini, seluruh senjata api (senpi) anggota Polres Lombok Timur ditarik sementara. Hal ini mengakibatkan hingga kini tidak ada anggota Polres Lombok Timur yang memegang senjata api.
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Lombok Timur, AKBP Hariyanto, menjelaskan bahwa penarikan senjata api tersebut bertujuan untuk memastikan kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan bagi setiap anggota yang memegang senpi.
“Memang untuk sementara waktu ini semua senjata api ditarik, nanti anggota yang memegang senjata api harus melalui serangkaian tes, seperti tes psikologi, tes kesehatan, dan yang terpenting, perizinannya harus lengkap,” ujar Hariyanto saat diwawancarai di Markas Polres Lombok Timur, 19 Februari 2025.
Kapolres menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada anggota Polres Lombok Timur yang membawa senpi. Penarikan ini sudah berlangsung sejak sebulan lalu, dan ia menekankan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa penggunaan senjata api sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Ini sudah berjalan cukup lama, mungkin sekitar sebulan yang lalu. Kami akan meminta rekomendasi dari Polda jika ada anggota yang membutuhkan senjata, terutama jika mereka bertugas di zona merah atau area yang berpotensi berisiko tinggi,” tambahnya.
Hariyanto juga menyebutkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda untuk memastikan penggunaan senjata api hanya dalam kondisi tertentu yang mendesak, guna menjaga keselamatan serta kelancaran tugas kepolisian.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme dan transparansi dalam penggunaan senjata api oleh anggota kepolisian di Lombok Timur.(ID).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar