Puskesmas di Resmikan! Bupati Lotim Haerul Warisin Tegaskan Pelayanan Puskesmas Harus Ramah: Layani Pasien Dulu, Administrasi Belakangan
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 2 Sep 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR— Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kemegahan gedung Puskesmas Sakra Timur, menurutnya, harus dibarengi pelayanan yang cepat, ramah, dan mengedepankan kebutuhan pasien.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat meresmikan Puskesmas Sakra Timur, Selasa, 1 September 2026. Dalam kesempatan itu, ia meminta seluruh tenaga kesehatan, mulai dari dokter, bidan hingga perawat, mengutamakan penanganan medis sebelum urusan administrasi.
Bupati mencontohkan ketika seorang ibu datang membawa anaknya untuk berobat. Menurutnya, pasien membutuhkan perhatian dan pelayanan yang cepat, bukan langsung dibebani dengan pertanyaan mengenai kelengkapan administrasi.
“Jika ada seorang ibu datang membawa anaknya kemari, ia tidak sekadar mencari obat, tetapi butuh teguran, sapaan ramah, dan perhatian cepat dari kita. Layani dulu, jangan langsung menanyakan mana kartu BPJS-nya. Soal administrasi itu belakangan,” tegasnya.
Bupati juga mengajak masyarakat dan seluruh tenaga kesehatan bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas kesehatan yang telah dibangun pemerintah.
Anggaran BPJS Terus Meningkat
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menunjukkan komitmen terhadap jaminan kesehatan masyarakat melalui peningkatan anggaran BPJS Kesehatan.
Anggaran tersebut disebut meningkat dari Rp25 miliar pada 2021 menjadi Rp28,7 miliar pada 2023, kemudian Rp87 miliar pada 2024, Rp88 miliar pada 2025, dan mencapai Rp125 miliar pada 2026.
Peningkatan anggaran tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan akses perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Selain BPJS Kesehatan, Pemkab Lombok Timur juga tengah menyiapkan skema perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat rentan. Program tersebut diarahkan untuk memberikan perlindungan terhadap risiko kerja sekaligus jaminan kematian.
Puskesmas Sakra Timur Ditargetkan Bekerja Sama dengan BPJS pada 2027
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H. Aris Fahrurozy dalam laporannya menyampaikan, Surat Izin Operasional (SIO) Puskesmas Sakra Timur telah ditandatangani Dinas Perizinan pada 28 Agustus 2026.
Dengan terbitnya izin tersebut, Puskesmas Sakra Timur secara resmi dapat diresmikan dan mulai dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, keberadaan Puskesmas Sakra Timur ini merupakan jawaban atas penantian panjang masyarakat selama bertahun-tahun,” ujar Aris.
Ia mengatakan pihaknya menargetkan Puskesmas Sakra Timur dapat segera menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat awal 2027. Setelah itu, proses persiapan akreditasi akan dilakukan dalam tiga bulan mendatang.
Peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Pertanian, Direktur Utama RSUD dr. R. Soedjono Selong, Direktur RS Keruak, Direktur RS Labuhan Haji, Direktur RS Selaparang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Kepala Puskesmas Lepak dan Puskesmas Sakra Timur, Forkopimcam, para kepala desa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Setelah itu, Bupati bersama sejumlah tamu meninjau langsung fasilitas dan ruangan yang terdapat di Gedung Puskesmas Sakra Timur.(Id).
- Penulis: Admin













Saat ini belum ada komentar