Jaga Netralitas, Wabub Edwin Hadiwijaya Pantik 61 Pj Kades Lombok Timur Diminta Tak Berpihak pada Calon Pilkades
- account_circle Admin
- calendar_month Sel, 18 Agu 2026

Oplus_131072
IdTimes.co.d/LOMBOK TIMUR— Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya melantik dan mengambil sumpah 61 Penjabat (Pj) Kepala Desa se-Lombok Timur. Pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur, Selasa (18/7).
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pengangkatan 61 Pj Kades merupakan amanah dan kepercayaan besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, para Pj Kades ditetapkan berdasarkan usulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan telah melalui proses verifikasi oleh pemerintah daerah.
Meski masa jabatan Pj Kades bersifat sementara hingga terpilihnya kepala desa definitif, Bupati menekankan bahwa kepemimpinan mereka tetap menjadi cermin profesionalisme dan integritas dalam menjalankan pemerintahan di tingkat desa.
Terlebih, Lombok Timur akan menghadapi agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Februari mendatang.
Bupati secara khusus menginstruksikan seluruh Pj Kades agar menjaga netralitas, bersikap adil, serta tidak memihak kepada calon kepala desa tertentu.
“Keberhasilan seorang Pj Kades salah satunya dapat dilihat dari kemampuannya menciptakan rasa aman, ketenteraman dan kedamaian di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain menjaga netralitas dalam Pilkades, para Pj Kades juga diminta berperan aktif dalam pemutakhiran dan validasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Mereka diminta turun langsung ke masyarakat untuk memastikan warga miskin dan rentan terdata secara akurat sehingga tidak ada masyarakat yang terlewat dari program bantuan pemerintah.
Dalam menjalankan pemerintahan desa, Bupati juga mengingatkan para Pj Kades agar menerapkan pola hidup sederhana, memperkuat silaturahmi dengan masyarakat, serta tidak menyampaikan janji-janji yang tidak realistis.
Ia juga meminta para Pj Kades mengedepankan koordinasi dalam menangani persoalan yang tidak dapat diselesaikan secara individu.
Menurutnya, struktur pemerintahan hingga tingkat dusun dan desa memiliki peran penting karena menjadi tempat pertama masyarakat menyampaikan berbagai persoalan.
Karena itu, Bupati menginstruksikan para Pj Kades segera kembali ke desa masing-masing setelah pelantikan, bertemu dan berdialog dengan masyarakat, serta menyelesaikan berbagai persoalan melalui silaturahmi dan koordinasi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haerul Warisin juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah purna tugas.
Pemerintah daerah, kata dia, memastikan pemenuhan hak pesangon bagi kepala desa purna tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar