Sinergi PKK, OPD, dan NGO Diperkuat Demi Wujudkan Smart! Ra’yal Ain Warisin: Kebersamaan Jadi Kunci Keberhasilan Program Pembangunan Lombok Timur | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sinergi PKK, OPD, dan NGO Diperkuat Demi Wujudkan Smart! Ra’yal Ain Warisin: Kebersamaan Jadi Kunci Keberhasilan Program Pembangunan Lombok Timur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 4 Jul 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lombok Timur memperkuat sinergi lintas sektor melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga non-pemerintah (NGO) sebagai upaya mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan daerah.

 

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur, Jumat (3/7), difokuskan pada dukungan program dan kegiatan Pokja I, II, III, dan IV TP PKK.

 

Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Timur, Hj. Ra’yal Ain Warisin, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

 

“Seberat apa pun tugas dan program pemerintah akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama. Karena itu, sinergi antara TP PKK, OPD, dan NGO menjadi sebuah keharusan,” ujarnya.

 

Menurutnya, kerja sama tersebut juga bertujuan memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan program di lapangan, khususnya yang melibatkan lintas instansi.

 

“Kita ingin membangun kerja sama agar ada payung hukumnya yang jelas dalam mengimplementasikan program di lapangan,” katanya.

 

Ra’yal Ain menjelaskan, TP PKK akan mengoptimalkan peran Pokja dalam menangani berbagai persoalan mendasar masyarakat, seperti sanitasi, kesehatan, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat. 

 

 

Sementara layanan kesehatan akan diperkuat melalui Posyandu yang nantinya melibatkan enam OPD dalam satu sistem pelayanan terpadu.

 

Selain itu, ia menyoroti dua persoalan yang masih menjadi perhatian serius di Lombok Timur, yakni stunting dan pernikahan usia dini. Menurutnya, kedua persoalan tersebut saling berkaitan dan membutuhkan penanganan bersama dari seluruh pemangku kepentingan.

 

Ia menyebut, salah satu faktor yang memicu pernikahan anak adalah persoalan ekonomi, termasuk ketika orang tua bekerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), sehingga pengawasan terhadap anak menjadi berkurang.

 

Ra’yal Ain berharap kolaborasi yang dibangun tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga semakin memperkuat peran organisasi non-pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.

 

“Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama antara PKK, OPD, dan pihak NGO ini, kita dapat saling bersinergi. Mari kita bulatkan niat dan tekad untuk membuktikan bahwa kita bisa berbuat lebih demi menyukseskan seluruh program pembangunan pemerintah daerah,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Lombok Timur, Achmad Dewanto, yang mewakili OPD, mengapresiasi inisiatif TP PKK dalam membangun kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran saat ini menuntut seluruh perangkat daerah untuk memperkuat kemitraan dan tidak bekerja secara sendiri-sendiri.

 

“Kerja sama ini menjadi sangat penting karena daerah kita sedang menghadapi tantangan yang luar biasa. Di tengah kondisi anggaran yang diefisiensi, kita harus saling menguatkan antara satu instansi dengan instansi yang lain,” ujarnya.

 

Achmad juga menilai keterlibatan NGO menjadi nilai tambah karena selama ini telah berpengalaman mendampingi masyarakat hingga ke tingkat akar rumput. 

 

 

Ditambah lagi, jaringan TP PKK yang menjangkau hingga tingkat desa dinilai mampu mempercepat pelaksanaan berbagai program pemerintah.

 

Di sisi lain, Direktur LPSDM NTB, Ririn Hayudiani, mewakili NGO menyampaikan apresiasi atas terbukanya ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil.

 

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk menyatukan potensi seluruh pihak dalam mewujudkan target Smart Lombok Timur, terutama melalui pemberdayaan masyarakat dan percepatan penanganan stunting, pernikahan anak, serta kemiskinan.

 

Ia optimistis, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang berkelanjutan, berbagai persoalan sosial di Lombok Timur dapat ditangani secara lebih efektif sekaligus menjadi model bagi daerah lain.(Id).

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pelayanan Publik, Pemkab Buol dan Pemprov Sulteng Bahas Rencana Pembentukan UPTD

    Perkuat Pelayanan Publik, Pemkab Buol dan Pemprov Sulteng Bahas Rencana Pembentukan UPTD

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Pemerintah Kabupaten Buol mengikuti rapat konsultasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Pertemuan ini digelar oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi pada 19–20 Mei 2025 di Kota Palu. Tujuannya adalah untuk membahas rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di lingkungan Pemkab Buol. Rombongan dari Pemkab Buol dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, […]

  • Wakil Bupati Lotim Sebut Kriteria yang Tidak Boleh Dapat ASN, TNI, Polri, Perangkat Desa, dan Tim Previkasi Program Bantuan Stabilisasi Harga Pangan

    Wakil Bupati Lotim Sebut Kriteria yang Tidak Boleh Dapat ASN, TNI, Polri, Perangkat Desa, dan Tim Previkasi Program Bantuan Stabilisasi Harga Pangan

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Idtimes.co.id/LOMBOK TIMUR – Wakil Bupati Lombok Timur, H Edwin Wijaya, menegaskan bahwa program  bantuan Stabilisasi harga pangan yang dijalankan pemerintah bukanlah program sembako biasa, melainkan sebuah upaya untuk normalisasi harga bahan pokok yang melonjak, terutama menjelang Ramadhan.   Dalam penjelasannya pada tanggal 13 Maret 2025, H Edwin, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Provinsi NTB, […]

  • Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng Hadiri Silaturahmi Panglima Kodam XIII/Merdeka

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng Hadiri Silaturahmi Panglima Kodam XIII/Merdeka

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto menghadiri acara silaturahmi bersama Panglima Komando Daerah Militer XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi beserta Ketua Persit KCK Daerah XIII/Mdk Evi Suhardi. Malam silaturahmi dimeriahkan dengan gala dinner dan diiringi lantunan lagu, tembang-tembang cinta membangkitkan nostalgia di hati para hadirin serta menghangatkan suasana di […]

  • PERNYATAAN SIKAP DAN PERMOHONAN ASPIRASI STAF PUSKESMAS PRINGGASELA Tembus ke Bupati! Pergantian Plt Kepala Puskesmas Diwarnai Penolakan

    PERNYATAAN SIKAP DAN PERMOHONAN ASPIRASI STAF PUSKESMAS PRINGGASELA Tembus ke Bupati! Pergantian Plt Kepala Puskesmas Diwarnai Penolakan

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Pergantian Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, memunculkan beragam respons dari kalangan pegawai.    Sejumlah staf menyampaikan aspirasi agar Plt sebelumnya, Sanusi, tetap dipertahankan karena dinilai berhasil menciptakan suasana kerja yang kondusif selama memimpin puskesmas tersebut.   Berdasarkan informasi yang dihimpun, jabatan Plt Kepala Puskesmas Pringgasela kini dipercayakan kepada […]

  • Warga Lonu Hentikan Peninjauan Lokasi PT HIP, Polsek Bunobogu Beri Himbauan

    Warga Lonu Hentikan Peninjauan Lokasi PT HIP, Polsek Bunobogu Beri Himbauan

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Warga Desa Lonu, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol, menghentikan kegiatan peninjauan lokasi yang dilakukan oleh pihak perusahaan PT Hardaya Inti, pada Sabtu 19 Juli 2025. Penghentian ini dipicu oleh klaim warga bahwa sebagian areal yang ditinjau merupakan perkebunan milik mereka. Insiden ini, yang terjadi sekitar pukul 11.00 WITA, berhasil diredam berkat kehadiran cepat personel […]

  • Pemkab Lombok Timur Perkuat Tata Kelola Kebencanaan Digital melalui Pengembangan EWS Gumi Sasak

    Pemkab Lombok Timur Perkuat Tata Kelola Kebencanaan Digital melalui Pengembangan EWS Gumi Sasak

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes .co.id /LOMBOK TIMUR–– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, khususnya pada sektor mitigasi dan penanggulangan bencana.   Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dalam pengembangan sistem peringatan dini berbasis teknologi yang mengintegrasikan kearifan lokal.   Langkah tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema […]

expand_less