Wakil Bupati Lotim Sebut Kriteria yang Tidak Boleh Dapat ASN, TNI, Polri, Perangkat Desa, dan Tim Previkasi Program Bantuan Stabilisasi Harga Pangan
- account_circle Admin
- calendar_month Kam, 13 Mar 2025

Oplus_131072
Idtimes.co.id/LOMBOK TIMUR – Wakil Bupati Lombok Timur, H Edwin Wijaya, menegaskan bahwa program bantuan Stabilisasi harga pangan yang dijalankan pemerintah bukanlah program sembako biasa, melainkan sebuah upaya untuk normalisasi harga bahan pokok yang melonjak, terutama menjelang Ramadhan.
Dalam penjelasannya pada tanggal 13 Maret 2025, H Edwin, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Provinsi NTB, menyebutkan bahwa hanya masyarakat yang benar-benar membutuhkan yang berhak menerima bantuan tersebut.
“Anggaran sebesar 40 miliar ini diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu, dan tujuan utamanya adalah untuk stabilisasi harga bahan pokok di Lombok Timur menjelang Ramadhan,” ujar H Edwin Wijaya.
Selain itu, H Edwin menggarisbawahi bahwa ASN, TNI, Polri, perangkat desa, dan Tim Previskasi tidak diperbolehkan menerima bantuan dalam program stabilisasi harga pangan ini.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Data penerima bantuan dari setiap kecamatan akan diserahkan ke kabupaten untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut, agar dapat dipastikan siapa yang benar-benar berhak dan mana yang mendapat bantuan secara ganda,” jelasnya.
Sambutan masyarakat terhadap program ketahanan pangan ini pun positif. H Edwin menyebutkan bahwa sebagian besar warga yang menjadi penerima manfaat telah menerima bantuan dengan baik tanpa adanya keluhan.
“Respon masyarakat sangat baik, bahkan mereka mengungkapkan rasa syukur atas adanya bantuan program stabilisasi harga pangan ketahanan pangan. Ini bukan program sembako, melainkan program yang lebih menyasar pada stabilisasi harga,” tambahnya.
Sebagai harapan terakhir, Wakil Bupati Lombok Timur tersebut menyampaikan bahwa ia berharap dampak positif dari program ini akan terasa oleh masyarakat, terutama dengan menurunnya harga bahan pokok menjelang Idul Fitri.
“Semoga dengan adanya bantuan ini, harga bahan pokok dapat menurun, dan masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” tandas H Edwin Wijaya.(ID).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar