Progres Tahun Jamak Akan Dibahas di DPRD Lombok Timur, Sejumlah Pekerjaan Masih Jadi Sorotan
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 12 Jun 2026

Oplus_131072
IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Program penganggaran tahun jamak (multiyears) Pemerintah Kabupaten Lombok Timur senilai Rp250 miliar akan menjadi salah satu pembahasan penting di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur.
Pasalnya, meski progres pekerjaan disebut telah melampaui 36 persen, sejumlah proyek masih menjadi sorotan publik.
Program multiyears tersebut difokuskan untuk mempercepat konektivitas antarwilayah melalui perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan, serta pembangunan gedung serbaguna yang diproyeksikan menjadi ikon baru daerah. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada tahun 2027.
Berdasarkan data yang ada, proyek tersebut mencakup penanganan 59 ruas jalan dengan total panjang mencapai sekitar 165 kilometer, terdiri atas 49 ruas jalan kabupaten dan 10 ruas jalan poros desa yang tersebar di berbagai kecamatan di Lombok Timur.
Namun demikian, pelaksanaan sejumlah pekerjaan di lapangan dinilai masih perlu mendapatkan perhatian serius. Beberapa ruas jalan dilaporkan belum menunjukkan progres yang maksimal, sehingga memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.
Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lombok Timur, Eko Rahadi, mengatakan pembahasan di DPRD menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program tersebut secara menyeluruh.
“Program tahun jamak ini menggunakan anggaran yang sangat besar sehingga harus dipastikan berjalan sesuai dengan perencanaan. DPRD perlu melakukan pengawasan secara ketat agar kualitas pekerjaan tetap terjaga dan target penyelesaian dapat tercapai,” ujar Eko Rahadi.
Menurutnya, masyarakat berharap proyek strategis tersebut tidak hanya mengejar capaian persentase progres, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui hasil pekerjaan yang berkualitas dan dapat dinikmati dalam jangka panjang.
Ia juga meminta pemerintah daerah dan pihak pelaksana proyek untuk lebih transparan dalam menyampaikan perkembangan pekerjaan kepada publik, termasuk kendala yang dihadapi di lapangan.
“Jangan sampai masyarakat hanya menerima informasi angka progres, sementara di lapangan masih ditemukan pekerjaan yang belum sesuai harapan. Keterbukaan informasi penting agar kepercayaan publik tetap terjaga,” tegasnya.
Sementara itu, DPRD Lombok Timur dijadwalkan akan membahas perkembangan proyek multiyears tersebut guna memastikan pelaksanaan kegiatan tetap berada pada koridor yang telah ditetapkan, baik dari sisi kualitas, waktu penyelesaian, maupun penggunaan anggaran.
Dengan nilai investasi mencapai Rp250 miliar, program multiyears ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Lombok Timur.
Namun, pengawasan yang optimal dinilai menjadi kunci agar seluruh proyek dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar