Maraknya PETI, Dishut Sulteng Terus Lakukan Operasi
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 23 Des 2025

IDTIMES.co.id.|Palu – Mengantisipasi maraknya PETI (Pengelolaan Emas Tanpa Izin) di berbagai daerah di Sulawesi Tengah, yang berdampak pada kerusakan hutan dan lingkungan, tim terpadu yang terdiri Dinas Kehutanan Propinsi Sulawesi Tengah, GAKUM Kepolisian, TNI, Denpom, terus melakukan operasi penegakkan hukum untuk mencegah kerusakan hutan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Neng, ST,MM, di ruang kerjanya baru-baru ini (22/12/2025) jalan S Parman Palu.
“Mengantisipasi kerusakan hutan, beberapa waktu lalu kami telah melakukan operasi penertiban di beberapa wilayah, seperti di kabupaten Parigi Moutong desa Sipayo, Ongka, Dataran Bulan kabupaten Tojo Una-Una,” ujarnya.
Pada prinsipnya, ia mengungkapkan akan tetap melakukan upaya pencegahan untuk meminimalisir kerusakan hutan yang di akibatkan ulah oleh para pelaku PETI.
Yang menjadi problem, kata Muhammad Neng, salah satu contoh, ketika mengamankan alat berat dan pelakunya, pelaku beralasan saya hanya sebagai operator.
“Inilah yang menjadi kendala kita dalam penegakan hukum terhadap pelaku PETI. Sementara proses hukumnya kita serahkan ke GAKUM,” lanjutnya.
Lebih lanjut, beberapa kali pihaknya turun melakukan operasi penertiban, terkadang informasi telah bocor lebih dulu.
“Kami tidak mendapatkan ada kegiatan dilokasi tersebut yang menjadi target, setelah kami turun mereka kembali lagi naik kelosi yang diaksud,” jelasnya.
Ia mengatakan, tim yang turun operasi penertiban jumlahnya mencapai 30 personil, ini semua yang harus dibiayai dengan kemampuan dana yang sangat minim.
Namun upaya penertiban ini terus dilakukan sudah sangat maksimal dengan berbagai upaya. Olehnya itu, Muhammad Neng berharap kepada seluruh masyarakat utamanya para kepala-kepala Desa untuk bersama-sama mencegah serta memberantas para pelaku PETI di Sulteng demi untuk menjaga kerusakan hutan dan agar terhindar dari musibah bencana banjir serta tanah longsor yang berdampak pada kesengsaraan rakyat.
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar