Dorong Perekonomian Daerah, Pemda Buol dan PT. BRN akan Bangun SPBU Baru
- account_circle ππ°π© ππͺπ’π―π΄πΊπ’π©
- calendar_month Sab, 25 Jan 2025

IDTIMES.co.id.|Buol – Dalam rangka mendorong perekonomian daerah, Pemerintah Kabupaten Buol mengadakan rapat koordinasi bersama PT. Butol Raya Nusantara (PT. BRN) dan instansi terkait untuk membahas rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Lonu, Kecamatan Bunobogu.
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 24 Januari 2025, di Aula Lantai II Kantor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Buol turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan PT Butol Raya Nusantara, serta instansi terkait lainnya.
Proyek pembangunan SPBU bertujuan untuk meningkatkan akses energi bagi masyarakat. Namun, sebelum pelaksanaan dimulai, beberapa hal penting harus dibahas, seperti kesesuaian lokasi dengan tata ruang wilayah dan dampak lingkungan.
Rencananya, SPBU akan dibangun di atas lahan seluas 4.239 mΒ² di Desa Lonu, yang saat ini berstatus sebagai lahan pertanian. Untuk itu, PT Butol Raya Nusantara sedang mengurus perubahan status lahan menjadi non-pertanian, dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk proses verifikasi.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Buol, Rusli, S.Hut, menegaskan bahwa proyek ini harus mematuhi peraturan tata ruang. Pemerintah daerah melalui forum tata ruang menekankan pentingnya menjalankan pembangunan sesuai regulasi untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan proyek.
Dalam rapat tersebut, PT Butol Raya Nusantara yang diwakili Jemmy Todar, menjelaskan bahwa mereka telah bekerja sama dengan konsultan lingkungan untuk menyusun dokumen analisis dampak lingkungan (AMDAL). Perusahaan berharap proyek ini dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar masyarakat setempat.
Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Buol, Abdi Turungku, SH, mengingatkan pentingnya melengkapi seluruh dokumen perizinan agar proses pembangunan berjalan lancar. Ia juga meminta semua pihak untuk memastikan dokumen selesai tepat waktu agar proyek segera terealisasi.
Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Buol, Lani Irawati Saleh, SE.Ak., M.Si., menyampaikan bahwa keberadaan SPBU di Desa Lonu diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi setempat dan memperluas distribusi bahan bakar bersubsidi secara merata.
Sementara itu, perwakilan BPN Kabupaten Buol, Bambang, menjelaskan bahwa meskipun lokasi tersebut saat ini berstatus sebagai lahan pertanian, perubahan status tanah dapat dilakukan sesuai dengan regulasi.
Pimpinan PT Butol Raya Nusantara juga berkomitmen mengikuti prosedur, termasuk perubahan hak milik menjadi hak pakai sesuai ketentuan.
Dengan perhatian serta dukungan dari stakeholder dan berbagai pihak, pembangunan SPBU di Desa Lonu diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses energi dan mendorong perekonomian daerah.
Pemerintah daerah akan terus memantau proses pembangunan untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai regulasi demi kepentingan bersama.***
- Penulis: ππ°π© ππͺπ’π―π΄πΊπ’π©











Knp tidak d kecamatan palele..? Untuk meningkatkan akses energi dan mendorong perekonomian daerah d kecamatan palele, sementara di kecamatan palele sdh memiliki Rekomendasi Bupati untuk pendirian SPBU oleh pihak PT MITRA NIAGA MANDIRI BUOL dan sudah lama d mohonkan ke pihak PERTAMINA..KNP TDK JDI ATENSI PEMERINTAH sebeb d kec palele sangat membutuhkan pendistribusian BBM subsidi..jelas ini ada negosiasi persaingan tdk sehat hanya kepentingan pengusaha tertentu.
27 Januari 2025 05:33