Rapat Finalisasi Data Indikator Alokasi Dana Desa Tahun 2025 | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Rapat Finalisasi Data Indikator Alokasi Dana Desa Tahun 2025

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 5 Feb 2025

IDTIMES.co.id.|Buol – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar rapat finalisasi data empat indikator penting yang digunakan dalam penentuan besaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 4 Februari 2025, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Buol.

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buol, Dadang, SH., MH, dan dihadiri oleh pimpinan sejumlah instansi dan perangkat daerah, di antaranya: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Inspektorat, Bappeda-Litbang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Badan Pusat Statistik (BPS), serta Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Buol.

Sekretaris Daerah, Dadang, SH., MH dalam sambutannya mengungkapkan bahwa rapat ini bertujuan untuk memastikan data yang digunakan dalam menentukan besaran dana desa tahun 2025 sudah akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Hari ini kita akan membahas finalisasi data untuk menentukan besaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2025, yang melibatkan beberapa pihak terkait, seperti BPS dan instansi lainnya. Proses ini sangat penting, karena ada berbagai faktor yang mempengaruhi jumlah dana desa, termasuk kemampuan daerah serta regulasi yang ada,” jelasnya.

Menurut Sekda, salah satu tantangan utama tahun ini adalah dampak dari keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 dan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 29 Tahun 2025.

Hal ini memengaruhi total dana yang akan diterima oleh desa-desa di Kabupaten Buol. “Oleh karena itu, hari ini kita melakukan rapat untuk memastikan bahwa indikator-indikator yang digunakan untuk menentukan besaran dana desa sudah sesuai dan tepat,” tambahnya.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Buol, Abdul Yani Saad, S.Sos, menjelaskan bahwa pembagian Dana Desa di Kabupaten Buol dilakukan berdasarkan 10% dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

Namun, faktor yang lebih menentukan bukan hanya besar kecilnya desa, melainkan empat indikator utama yang menjadi acuan dalam perhitungan: luas wilayah, jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, serta kondisi geografis dan keterjangkauan desa.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Yani juga menyoroti pentingnya pembaruan data agar besaran dana desa yang diterima lebih akurat.

“Kami menggunakan Peraturan Bupati No. 7 Tahun 2019 sebagai acuan, meski data yang ada sudah cukup lama. Oleh karena itu, kami sudah mengajukan pembaruan data kepada BPS, khususnya untuk jumlah penduduk dan luas wilayah desa,” tuturnya.

Lebih lanjut, Abdul Yani mengingatkan bahwa selain data dari BPS, juga diperlukan data validasi dari pemerintah pusat, seperti dari BPJS Kesehatan dan Dinas Sosial, terutama terkait dengan kemiskinan.

“BPK juga menyarankan kami untuk terus memperbarui data, khususnya untuk indikator kemiskinan, karena ini berpengaruh langsung terhadap besar kecilnya dana desa yang diterima,” katanya.(Sumber: Humas Diskominfostandi Buol)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sisa Dana Pilkada Rp 34 Miliar Dikembalikan KPU Sulteng ke Kas Daerah

    Sisa Dana Pilkada Rp 34 Miliar Dikembalikan KPU Sulteng ke Kas Daerah

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah mengembalikan sisa dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 sebesar Rp 34,34 miliar ke kas daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (6/5/2025). Pengembalian dana dilakukan secara simbolis oleh Ketua KPU Sulawesi Tengah, Dr. Resvi Renol, kepada Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, […]

  • Dapur MBG di Lombok Timur Kekurangan Saldo Bahkan Saldo Kosong!

    Dapur MBG di Lombok Timur Kekurangan Saldo Bahkan Saldo Kosong!

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur berpotensi menghadapi kendala distribusi akibat keterbatasan saldo operasional yang dialami salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).   Kepala SPPG Bagik Payung Selatan 1, Ilham, mengungkapkan bahwa saldo yang tersedia saat ini semakin menipis dan diperkirakan hanya mampu menopang operasional dalam beberapa hari ke […]

  • Gubernur Anwar Hafid Tekankan Pendidikan Berbasis Masjid dan Akhlak di Sulteng

    Gubernur Anwar Hafid Tekankan Pendidikan Berbasis Masjid dan Akhlak di Sulteng

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya peran spiritualitas dan kedekatan dengan masjid dalam membangun kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Sulawesi Tengah. Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan dalam kegiatan retret kepala sekolah di Masjid Raya Baitul Khairaat. Dalam arahannya, Anwar Hafid menekankan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi menjadi […]

  • DPC PJS Buol Minta Bupati Buol dan Inspektorat Evaluasi Menyeluruh SPPG di Daerah

    DPC PJS Buol Minta Bupati Buol dan Inspektorat Evaluasi Menyeluruh SPPG di Daerah

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    ‎IDTIMES.co.id.|Buol – DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Pro Jurnalismedia Siber Kabupaten Buol meminta Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo mengevaluasi secara menyeluruh SPPG yang berada di daerah. “Bupati Risharyudi Triwibowo (Bowo) harus segera melakukan evaluasi menyeluruh kepada semua SPPG yang ada di Kabupaten Buol,” ujar Ketua DPC Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Buol, Jamaludin Butudoka, Kamis (29/1). Hal […]

  • Wakil Ketua I DPRD Lotim Waes Minta Pemda Selektif Verifikasi Data Penerima Bansos Rp30 Miliar

    Wakil Ketua I DPRD Lotim Waes Minta Pemda Selektif Verifikasi Data Penerima Bansos Rp30 Miliar

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TOMUR— Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lombok Timur, Waes Al-Qarni, meminta pemerintah daerah agar lebih selektif dan sungguh-sungguh dalam melakukan verifikasi data penerima bantuan sosial (bansos) senilai Rp30 miliar yang rencananya akan disalurkan dalam waktu dekat.       Hal tersebut disampaikan Waes Al-Qarni kepada awak media  (10/02/2026).     Ia menegaskan pentingnya […]

  • Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Lotim, Bupati Soroti Program Makan Bergizi Gratis

    Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Lotim, Bupati Soroti Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.Co.Id/LOMBOK TIMUR–Isu kelangkaan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram atau yang dikenal sebagai gas melon di wilayah Lombok Timur belakangan ini menjadi sorotan masyarakat.   Banyak warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas tersebut dan menduga kelangkaan dipicu oleh tingginya penggunaan LPG oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintah daerah.   Menanggapi keresahan tersebut, Bupati Lombok […]

expand_less