Bupati Buol Selaraskan Arah Pembangunan dengan Pemerintah Provinsi
- account_circle ππ°π© ππͺπ’π―π΄πΊπ’π©
- calendar_month Sel, 1 Jul 2025

IDTIMES.co.id.|Buol – Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Gedung DPRD Provinsi Sulteng, Kota Palu, Senin (30/6/2025).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan turut dihadiri Wakil Gubernur, Renny A. Lamadjido, para Bupati/Walikota, serta jajaran Bappeda se-Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo menerangkan bahwa pembangunan BLK telah menjadi bagian dari prioritas dalam visi-misinya, bahkan masuk dalam program 100 Hari Kerja sejak awal masa kepemimpinannya.
βSaya meyakini betul bahwa kondisi Sulawesi Tengah yang telah menjadi bagian dari wilayah industri akan membutuhkan tenaga kerja terampil dan profesional,β ujar Bupati.
Bupati Bowo (sapaan akrabnya) juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Buol siap mendukung penuh dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mengimplementasikan sembilan Program Berani, yang menurutnya sangat relevan dengan kebutuhan daerah.
βProgram Berani Cerdas dan Berani Sehat, yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di sektor pendidikan dan kesehatan, akan kami dukung secara maksimal dengan memperhatikan pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten,β tambahnya.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam menyelaraskan RPJMD daerah dengan arah pembangunan provinsi, guna mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju dan sejahtera.
Di acara ini juga Kabupaten Buol mendapat peringkat pertama Hasil Satuan Pengawas Internal (SPI) dari KPK RI dan Survey Penilaian Integritas oleh Inspektorat Sulteng.
Lebih lanjut, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid memaparkan arah pembangunan daerah melalui sembilan program unggulan yang disebut β9 Program Beraniβ, sebagai implementasi dari visi-misi pemerintahan provinsi saat ini.
Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Gubernur menyampaikan bahwa setiap tahun terdapat sekitar 34.000 lulusan SMA/SMK sederajat di Sulteng yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan langsung masuk ke pasar kerja.
Namun, mayoritas dari mereka belum memiliki keterampilan kerja yang memadai. Untuk itu, Gubernur mendorong setiap daerah untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai solusi pengembangan keterampilan angkatan kerja.***
- Penulis: ππ°π© ππͺπ’π―π΄πΊπ’π©











Saat ini belum ada komentar