Lapas Kelas IIB Selong Dukung Penuh Program Ngabuburit Jeruji untuk Pembinaan Warga Binaan
- account_circle Admin
- calendar_month Sab, 8 Mar 2025

Idtimes.co.Id/LOMBOK TIMUR –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program “Ngabuburit Jeruji” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kanwil Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan tahunan ini dilaksanakan setiap bulan Ramadan sebagai bentuk pembinaan spiritual, mental, serta pengembangan keterampilan bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sihabudin, mengungkapkan bahwa kegiatan Ngabuburit Jeruji adalah upaya positif untuk meningkatkan kualitas pembinaan bagi para warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Ia menilai program ini memberikan banyak manfaat, termasuk kesempatan bagi WBP untuk menampilkan keterampilan mereka kepada masyarakat.
“Kegiatan Ngabuburit Jeruji ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan sebuah upaya untuk pembinaan spiritual, mental, dan pengembangan keterampilan bagi warga binaan,” ujar Sihabudin dalam wawancara yang berlangsung pada Jumat, 07 Maret 2025.
Antusiasme pihak Lapas Selong terlihat jelas dalam mendukung program ini. Selain memberikan pembinaan keterampilan, program ini juga memberikan kesempatan bagi WBP untuk menjual produk hasil karya mereka, sebagai sarana untuk mengenalkan bakat dan keterampilan mereka kepada masyarakat luas.
Produk-produk yang dijual di stan tersebut antara lain minuman kesehatan jahe merah, air kelapa muda segar, lukisan bernilai seni tinggi, dan keris tradisional.
“Produk-produk ini murni hasil karya para WBP kami. Mereka dilatih dan dibina untuk menghasilkan produk berkualitas yang memiliki nilai jual. Hasilnya digunakan untuk kesejahteraan mereka dan pengembangan program pembinaan di Lapas,” kata Sihabudin, saat membuka stan yang menampilkan produk-produk unggulan hasil karya WBP.
Kegiatan Ngabuburit Jeruji ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-pulau Lombok dan dihadiri oleh Kepala UPT Pemasyarakatan se-NTB.
Program ini menjadi bukti nyata bagaimana jajaran Pemasyarakatan di NTB berupaya untuk melakukan pembinaan yang menyeluruh bagi para WBP.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan NTB, Anak Agung Gde Krisna, menambahkan bahwa antusiasme WBP untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini sangat tinggi.
“Para warga binaan sangat bersemangat mengikuti rangkaian program ini, terlebih ketika produk karya mereka mendapat apresiasi dari pengunjung,” ungkapnya.
Anak Agung Gde Krisna juga menekankan bahwa tujuan dari penjualan produk karya WBP dalam acara Ngabuburit Jeruji bukan hanya untuk tujuan komersial, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kepercayaan diri dan mengasah keterampilan wirausaha para WBP.
“Ini merupakan bagian dari persiapan mereka sebelum kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Dirjen Pemasyarakatan NTB melalui Kepala Kantor Wilayah juga memberikan apresiasi kepada Lapas Selong yang berpartisipasi aktif dalam mendukung program Ngabuburit Jeruji.
“Kami berharap program ini bisa menjadi sarana efektif dalam pembinaan keagamaan, pengembangan keterampilan, serta mempererat silaturahmi antara WBP dan masyarakat,” ujar Anak Agung Gde Krisna.
Program Ngabuburit Jeruji yang berlangsung selama bulan suci Ramadan ini memiliki berbagai tema dan kegiatan yang berbeda setiap pekannya.
Masyarakat juga diundang untuk mengunjungi acara ini dan mendukung karya-karya WBP sebagai bentuk partisipasi dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial mereka.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan WBP dapat terus berkembang, memperbaiki kualitas diri, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat dan siap menghadapi tantangan kehidupan di luar jeruji.(ID).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar