Bupati Buol: Proyek Ruas Jalan Boilan-Lambunu akan jadi Legacy Gubernur Anwar Hafid
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 12 Sep 2025

IDTIMES.co.id.|Palu,- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan pembangunan ruas jalan strategis Boilan–Lambunu akan dimulai pada tahun anggaran 2025.
Jalan yang membentang sepanjang 88,9 kilometer ini diyakini akan memangkas jarak tempuh dari Kabupaten Buol menuju Palu hingga lebih dari 100 kilometer.
Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Sulteng, Kamis (11/9).
Rapat dihadiri oleh Kepala Dinas BMPR Sulteng Faidul Keteng beserta jajaran, Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Kepala Dinas PUPR Buol Darsyat, serta perwakilan perusahaan Sonokeling yang area HGU-nya akan dilewati trase jalan tersebut.
“InsyaAllah kami dari Bina Marga Provinsi akan melaksanakan pembangunan ruas jalan Boilan–Lambunu pada Tahun Anggaran 2025 sesuai permintaan Bupati Buol kepada Gubernur Sulteng. Ruas jalan ini akan membentang sepanjang 88,9 kilometer,” ujar Kepala Dinas BMPR Sulteng, Faidul Keteng saat rapat koordinasi.
Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menyambut gembira rencana pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, jalur ini akan menghubungkan Desa Boilan di Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol, dengan Desa Lambunu di Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).
“Jika ruas jalan ini terwujud, akan membuka area pertumbuhan baru. Akan lahir dusun, kampung, bahkan desa baru. Pertumbuhan ekonomi akan meningkat, harga tanah naik, dan yang paling penting adalah membuka isolasi daerah,” ungkap Bupati yang akrab disapa Bowo.
Ia menambahkan, akses jalan baru ini akan memangkas waktu tempuh signifikan. “Kira-kira lewat jalan ini, jika sudah bagus, hanya butuh sekitar 8–10 jam perjalanan darat dari Buol ke Palu atau sebaliknya, melalui Parigi Moutong di pesisir timur Teluk Tomini,” jelasnya.
Bupati Bowo juga menilai proyek ini akan menjadi salah satu warisan penting Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.
“InsyaAllah proyek ruas jalan Boilan-Lambunu akan menjadi legacy seorang Gubernur Anwar Hafid. Nama beliau akan dikenang di jalan ini oleh siapapun yang melintas. Kami yakin pembangunan bisa berjalan cepat,” tegasnya.
Bowo optimistis persoalan anggaran tidak akan menjadi hambatan. Ia menyebut dukungan pemerintah pusat maupun provinsi sangat kuat, terlebih dengan posisi Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga Ketua Umum Partai Demokrat dan sahabat dekat Gubernur Sulteng.
“Anggaran provinsi ada, dukungan pusat juga ada. Kita akan keroyok bersama, dan semoga pada 2026 jalan ini sudah bisa dilalui,” pungkasnya penuh optimisme.
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar