PDAM Lombok Timur Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana oleh Petugas Lapangan
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 10 Nov 2025

IdTimes.co.Id/ LOMBOK TIMUR – Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur mengungkap dugaan penyelewengan dana yang dilakukan sejumlah petugas penagihan lapangan. Oknum petugas diduga menggunakan uang pembayaran pelanggan untuk kepentingan pribadi tanpa menyetorkannya ke kantor cabang.
Direktur PDAM Lombok Timur, Sofyan Hakim, mengatakan temuan ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan internal. Ia mengakui adanya praktik penyimpangan setoran pelanggan yang kemungkinan sudah terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai direktur.
“Saya tidak tahu apakah itu tradisi dari dulu sebelum saya di sini. Setoran tunai dari pelanggan yang seharusnya disetor ke kantor justru menumpuk di bidang penagihan cabang,” ujarnya, Jumat (7/11).
Sofyan menyebut sedikitnya 25 petugas diduga terlibat dalam praktik tersebut, dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah per bulan. Ketidaksesuaian antara data setoran dan laporan keuangan kantor menjadi dasar ditemukannya dugaan penyelewengan.
“Akumulasi dari ulah oknum-oknum tersebut dalam sebulan menyentuh ratusan juta. Saat kita cocokkan kuitansi pelanggan dengan pelaporan kantor, langsung terlihat selisihnya,” jelasnya.
Sebagai langkah tegas, PDAM telah memberikan teguran keras dan surat peringatan kepada petugas yang terlibat. Mereka juga diminta menandatangani fakta integritas dengan risiko pemecatan dan pelaporan ke pihak berwajib jika mengulangi pelanggaran serupa.
“Kami sudah beri imbauan, teguran, dan peringatan tertulis. Jika tidak ditindaklanjuti, sanksinya adalah pemecatan dan bisa kami laporkan ke polisi,” tegas Sofyan.
Untuk mencegah kasus serupa, PDAM Lombok Timur akan memperluas penerapan sistem pembayaran non tunai agar transaksi pelanggan lebih transparan. Saat ini sistem tersebut sudah berjalan di beberapa unit, namun belum diterapkan secara menyeluruh.
“Ke depan, semua pembayaran akan dilakukan secara non tunai agar tidak ada lagi celah penyimpangan,” pungkas Sofyan.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar