Bupati Lombok Timur: SE 2026 Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045, Petugas Diminta Teliti dan Profesional | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Lombok Timur: SE 2026 Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045, Petugas Diminta Teliti dan Profesional

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 30 Mei 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan pentingnya peran petugas pengambil data dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

 

 

Menurutnya, para petugas sensus merupakan ujung tombak yang akan menentukan arah kebijakan dan perencanaan pembangunan pemerintah di masa mendatang.

 

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Selong, Jumat (29/5/2026). Ia menekankan bahwa data yang dikumpulkan harus akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan karena akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai program pembangunan.

 

“Para pendata ini adalah ujung tombak yang akan membenarkan cara-cara pemerintah ke depan melakukan pembangunan. Karena itu data yang disajikan harus betul-betul benar,” tegas Haerul Warisin.

 

Bupati mengingatkan para petugas agar tidak hanya sekadar mencatat data, tetapi juga melakukan pengamatan secara langsung di lapangan. Ia menegaskan proses pendataan harus dilakukan secara cermat tanpa mengandalkan pihak ketiga agar kualitas dan akurasi data tetap terjaga.

 

“Pengambilan data dilakukan dengan cermat dan benar, tidak ada cerita-cerita, tetapi langsung turun ke lapangan dan diamati juga,” ujarnya.

 

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian sekaligus verifikasi terhadap data yang dihimpun. Terlebih, data yang dihasilkan Badan Pusat Statistik (BPS) selama ini menjadi rujukan utama pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan.

 

Senada dengan Bupati, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Wahyudin, menegaskan bahwa data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

 

Ia menekankan komitmen BPS untuk menghasilkan data yang berkualitas, berdampak, dan bermanfaat bagi pengambilan kebijakan di berbagai sektor.

 

Selain itu, Wahyudin meminta seluruh petugas sensus dapat menyelesaikan proses pendataan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.

 

Menurutnya, kecepatan dan ketepatan menjadi faktor penting karena masih terdapat tahapan lanjutan, termasuk penanganan data anomali yang harus ditindaklanjuti dalam waktu singkat.

 

“Kita berharap bapak dan ibu dapat melaksanakan pendataan secara tuntas sebelum waktu yang telah ditetapkan, karena sekarang ini kita serba cepat. Setiap minggu akan ada data anomali dan ini harus diselesaikan dalam tiga hari,” katanya.

 

Terkait pelaksanaan pelatihan, Wahyudin mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti setiap materi dengan serius serta aktif berkonsultasi dengan instruktur guna menyamakan persepsi dalam menyelesaikan berbagai kasus yang berpotensi muncul di lapangan.

 

Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Lombok Timur diikuti oleh 1.336 peserta yang terbagi dalam 34 kelas dan dilaksanakan dalam lima gelombang. Kegiatan tersebut melibatkan 17 instruktur daerah dan dijadwalkan berlangsung hingga 13 Juni 2026.

 

Melalui pelatihan ini diharapkan lahir sumber daya manusia yang berkualitas, teliti, berintegritas, serta memahami standar operasional prosedur (SOP), metodologi, dan konsep sensus secara menyeluruh sehingga mampu menghasilkan data yang akurat dan terpercaya.

 

Pembukaan pelatihan turut dihadiri Kepala BPS Lombok Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para instruktur daerah yang terlibat dalam kegiatan tersebut.(Id).

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM Sulit, Bukan Pebisnis Diminta Diam di Rumah, Muhyidin Sebut Pernyataan Bupati Lotim H. Iron Seperti Bakul Pasar!

    BBM Sulit, Bukan Pebisnis Diminta Diam di Rumah, Muhyidin Sebut Pernyataan Bupati Lotim H. Iron Seperti Bakul Pasar!

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR— Pernyataan Bupati Lombok Timur yang meminta masyarakat untuk tidak keluar rumah jika bukan seorang pengusaha di tengah kondisi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) menuai kritik.   Ketua KSPN Lombok Timur, Muhyidin, menilai pernyataan tersebut tidak tepat dan justru berpotensi menyinggung masyarakat yang terdampak langsung oleh sulitnya mendapatkan BBM.   “Statement Bupati Iron sangat […]

  • Pemkab Buol Gelar Rapat ​Final Cek Persiapan Pemberangkatan Jemaah Calon Haji 2026

    Pemkab Buol Gelar Rapat ​Final Cek Persiapan Pemberangkatan Jemaah Calon Haji 2026

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar rapat koordinasi final pengecekan kesiapan pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Buol tahun musim haji 1447 H / 2026 M. Rapat yang berlangsung di Ruang Asisten1 Sekretariat Daerah ini dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan dihadiri oleh Wakil Bupati Buol.​ Sinergi Lintas Sektor demi […]

  • Anggaran Tahun Jamak, Jalan Terara–Santong Sepanjang 5,4 Kilometer Mulai Diperbaiki DI LOMBOK TIMUR

    Anggaran Tahun Jamak, Jalan Terara–Santong Sepanjang 5,4 Kilometer Mulai Diperbaiki DI LOMBOK TIMUR

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai merealisasikan anggaran tahun jamak yang telah disahkan bersama antara eksekutif dan legislatif.     Salah satu proyek yang kini berjalan adalah perbaikan, jalan kabupaten ini ruas Terara–Santong sepanjang 5,4 kilometer.   Perbaikan jalan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur daerah yang dialokasikan melalui skema anggaran tahun […]

  • ALPA di Hearing DPRD Lotim, Nasabah Sebut BANK Bri Cabang Selong dan OJk Dituding Bermain!

    ALPA di Hearing DPRD Lotim, Nasabah Sebut BANK Bri Cabang Selong dan OJk Dituding Bermain!

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/LOMBOK TIMUR–Rapat dengar pendapat (hearing) terkait dugaan lelang sepihak oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang digelar di Kantor Bupati Lombok Timur menuai kekecewaan. Pihak BRI tidak hadir dalam forum resmi tersebut tanpa memberikan konfirmasi langsung sebelumnya.   Sejumlah nasabah yang merasa dirugikan dalam proses lelang aset oleh BRI menyuarakan kekecewaannya secara terbuka. Salah satu nasabah, […]

  • Drama Penalti Bikin Pendopo Bupati Lotim Bergemuruh, Garuda Taklukkan Thailand 4-2, Bupati Haerul Warisin Bikin Heboh! 

    Drama Penalti Bikin Pendopo Bupati Lotim Bergemuruh, Garuda Taklukkan Thailand 4-2, Bupati Haerul Warisin Bikin Heboh! 

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR— Suasana penuh antusiasme terlihat di Pendopo Bupati Lombok Timur saat Bupati H. Haerul Warisin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia menghadapi Thailand,05/10/2026.   Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin tampak menyaksikan jalannya pertandingan bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Kapolres Lombok Timur, serta Dandim […]

  • Praktik Mafia Tanah Merugikan Masyarakat, Korban dan Kuasa Hukum Datangi Kantor ATR/BPN Lotim

    Praktik Mafia Tanah Merugikan Masyarakat, Korban dan Kuasa Hukum Datangi Kantor ATR/BPN Lotim

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Idtimes.co.id |LOMBOK TIMUR –Dugaan praktek mafia tanah yang merugikan masyarakat kembali mencuat di Lombok Timur.   Kali ini, seorang warga bernama Yusron mengaku menjadi korban, dengan objek tanah seluas 1 hektare di Pantai Cemara, Kecamatan Jerowaru, yang tiba-tiba beralih tangan melalui penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas nama sebuah perusahaan.   Menanggapi hal ini, […]

expand_less