Mengulik Potensi Hasil Hutan Di Sulawesi Tengah
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 19 Nov 2024

IDTIMES.co.id.|Buol – Dengan kekayaan sumber daya alam melimpah, Sulawesi Tengah memiliki potensi akan hasil bumi khususnya di kawasan hutan.
Sulawesi Tengah merupakan wilayah di antara provinsi Gorontalo dan Sulawesi Selatan memiliki potensi hutannya diantaranya bahan baku kayu, rotan hingga damar.
Berdasarkan data laporan PPIHH Sulteng, lembaga tersebut saat ini mnegelola diantaranya, Industri hilir yang masih aktif 100 unit, industri skala kecil dgn sirlkel 75 unit, potensi sumber bahan baku, 5 HPH, IPK 1 ada 19 unit ijin pinjam pakai HGU 2 dan sertifikat PHAT 49. Total rencana tebang 807.482,10 meterkubik (tahun 2023).
Ketua PPIHH Sulteng, Hasanudin Mangge mengatakan realisasi rata-rata 10 sampai dengan 15 persen ini sudah mendapat ijin dari kementrian kehutanan (sudah di SIPUHH).
Belum lagi, terkait sumber bahan baku khusus kayu pada areal hutan desa dan hutan adat yang diskkan oleh dep kehutanan kl 70desa disulteng ini blm disentuh, menurutnya SDM di sejumlah desa blm memadai.
Olehnya, KPH belum sampai melepas pihak ketiga pengelolaannya. Kata dia, ini semua adalah potensi sumber bahan baku kayu,rotan dan damar yang punya nilai ekonomi komersial.
Dia berharap perlu adanya sinergi dengan pihak pemerintah dan PPIHH untuk menangani sehingga kedepan menjadi sumber bahan baku dapat terpenuhi.
Sementara itu, dia menjelaskan bahwa hingga kini kendala yang dihadapi PPIH Sulteng yakni tidak adanya biaya pemerintah dalam sosialisasi kepada masyarakat luas khususnya petani didesa.
” Kami berharap pihak yang berkompeten dapat memanfaatkan momen ini demi untuk kebutuhan lokal, eksport dll, “ujar Hasanudin Mangge kepada media ini Senin, (18/11/2024).
Hasanudin Mangge, menyampaikan bahwa untuk menjangkau anggota disulteng yang terdiri dari 100 industri yang masih aktif skala menengah (Bandsaw) dan kelas industri kecil (sirckje) itu masih 423 unit, rotan polis tinggal 26 unit disulteng pengpul damar 39 ,pengepul kemiri 48.
Sementara, hutan desa, hutan HTM HTR 202 desa luasan 137.797,81 Ha melibatkan 37.012 KK. Khusus Kabupaten buol terdapat 17 desa atau hutan desa luasnya kl 6000ha melibatkan kl 800kk. Oleh sebab itu, keterbatasan ini menurut nya, PPIHH belum dapat menjangkau semua area.
“(PPIHH Sulteng) Perlu kendaraan roda empat mobil oprasinal, itu kendala yang kami hadapi selama ini,”terangnya.(red)
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar