Diduga Jual Pupuk di Atas HET, Distributor di Wilayah Sakra Diduga Oknum Anggota DPRD Provinsi NTB | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Diduga Jual Pupuk di Atas HET, Distributor di Wilayah Sakra Diduga Oknum Anggota DPRD Provinsi NTB

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2025

IDTIMES.co.Id|LOMBOK TIMUR – Harga pupuk subsidi di wilayah Kecamatan Sakra, Sakra Timur, dan Sakra Barat diduga telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, menyebabkan keluhan dari para petani setempat.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga pupuk subsidi di tiga kecamatan tersebut mencapai Rp 45.000 hingga Rp 60.000 per kwintal, lebih tinggi dari harga yang seharusnya. Petani mengungkapkan bahwa pengecer menjual pupuk dengan harga di atas HET berdasarkan informasi yang diberikan oleh distributor setempat.

 

Anehnya, distributor pupuk subsidi di wilayah Sakra tersebut diduga salah satu anggota DPRD Provinsi NTB!.

 

Harari, Asisten Akun Eksekutif wilayah Lombok Timur, menanggapi isu ini dengan tegas. 

 

Ia mengatakan bahwa tidak ada kongkalikong dalam permasalahan ini dan menegaskan tugasnya hanya melakukan kunjungan ke distributor untuk melaporkan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

 

“Saya selaku Asisten Akun Eksekutif wilayah Lombok Timur NTB, tugas saya hanya untuk kunjungan dan laporan sesuai juknis. Saya tidak tahu menahu terkait isu ini sebagai juru runding, karena saya tidak terlibat,” kata Harari dalam klarifikasinya pada 25 Januari 2025.

 

Harari juga menjelaskan bahwa klaim tentang adanya uang tutup mulut yang diberikan kepada oknum LSM di Lotim terkait dengan isu ini sudah diklarifikasi.

 

Menurutnya, uang tersebut digunakan untuk mendukung biaya demplot jagung yang bekerja sama dengan distributor dan HKTI Petrokimia.

 

Sementara itu, H. Burhan, pemilik CV Bintang Timur yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi NTB, enggan memberikan komentar lebih lanjut. “Besok saja kita konfirmasi, hari ini saya banyak agenda,” ujarnya singkat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, kedua belah pihak belum memberikan keterangan pasti terkait dugaan pemberian uang tutup mulut kepada oknum LSM di Lotim, serta dugaan kongkalikong antara Asisten Akun Eksekutif dan distributor yang menyebabkan harga pupuk subsidi di atas HET untuk petani di wilayah Sakra.(ID).

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less