Viral Video Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Wilayah Tanjung Luar, Polisi Lakukan Penyelidikan
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 8 Jul 2026

Oplus_131072
IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR– Sebuah video yang diduga memperlihatkan tindak kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan beredar luas di media sosial dan menghebohkan masyarakat Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut diduga terjadi di kawasan Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.
Dalam video itu terlihat seorang perempuan yang diduga masih di bawah umur berada dalam kondisi tidak sadarkan diri, sementara beberapa remaja laki-laki diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban.
Namun demikian, hingga saat ini kebenaran isi video, identitas korban maupun para terduga pelaku, serta kronologi lengkap kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan korban diduga berada dalam kondisi tidak berdaya saat peristiwa terjadi. Dugaan sementara menyebut korban berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Meski demikian, informasi tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Menanggapi beredarnya video tersebut, aparat kepolisian dikabarkan telah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi korban, para terduga pelaku, serta memastikan lokasi dan waktu kejadian. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.
Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat yang berharap aparat penegak hukum segera mengungkap fakta, memberikan perlindungan kepada korban, serta menindak tegas apabila terbukti terjadi tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarluaskan video yang memuat dugaan kekerasan seksual tersebut. Penyebaran konten yang memperlihatkan korban, terlebih jika melibatkan anak, berpotensi melanggar hak privasi korban dan memperparah dampak psikologis yang dialaminya.
Warga yang memiliki informasi terkait peristiwa itu diharapkan menyampaikannya kepada aparat kepolisian guna membantu proses penyelidikan.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar