Jasa Tenaga Staf dan Medis Di Potong, Direktur RSUD Mokolyurli Dinilai Tidak Transparan
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 19 Nov 2024

IDTIMES.co.id.|Buol – Diduga Direktur Rumah Sakit Mokolyurli Kabupaten Buol, dr Maryati A. Ismail, MARS., memotong jasa para tenaga staf dan medis tanpa pandang bulu.
Kebijakan yang dibuat oleh Direktur RS Mokolyurli Buol dinilai merugikan para tenaga staf dan medis. Dari keterangan akun media sosial yang saat ini heboh di bicarakan yakni aturan di buat lebih tinggi potongan tidak apel pagi dibandingkan dengan potongan yang ijin dalam bekerja.
Menurut akun Meryyana Abd Muin, dalam cuitannya, menjelaskan aturan dibuat tidak di sampaikan secara transparan kesemua pegawai yang ada di blud RSUD mokoyurli.
Regulasi yang dibuat Direktur RSUD Mokolyurli dinilai tidak transparan dan merugikan para tenaga staf dan medis di RSUD Mokolyurli Buol.
Mirisnya, dalam cuitan di medsos akun tersebut juga mengatakan Direktur RSUD Mokolyurli Buol juga pernah terlambat masuk kerja.

“Terlambat apel pagi dipotong jasa mereka, sedangkan ibu biasa juga datang terlambat siapa yang berani potong jasa ibu, ” bunyi cuitan akun medsos Meryyana Abd Muin.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh salah satu tenaga medis yang bekerja di RSUD Mokolyurli Buol. Dia mengatakan bahwa jasa mereka dipotong jika terlambat masuk kerja.
“Iya, jasa kami dipotong. Terlambat 5 menit saja jasa kami akan dipotong, “terangnya kepada media ini Selasa, (19/11/2024).
Saat dikonfirmasi terkait perihal tersebut, Direktur RSUD Mokolyurli Buol dr. Maryati A. Ismail, MARS., enggan memberikan penjelasan terkait isu tersebut dan mengatakan akan memberikan sosialisasi melalui podcast Dinas Kominfo SP Buol.
“Kita sudah tindaklanjuti ,hari kamis kita sosialisasi lewat podcast Kominfo,” jawab Direktur RSUD Mokolyurli.(tim)
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar