Gubernur Sulteng Launching Program BERANI LANCAR Rp604,8 Miliar di Sigi, Prioritaskan Konektivitas Antarwilayah
- account_circle ๐๐ฐ๐ฉ ๐๐ช๐ข๐ฏ๐ด๐บ๐ข๐ฉ
- calendar_month Ming, 7 Jun 2026

IDTIMES.co.id.|SIGI โ Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si, bersama Anggota DPR RI Muhidin M. Said, SE, MBA, Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si, serta unsur Forkopimda dijadwalkan meluncurkan Program BERANI LANCAR dengan nilai investasi mencapai Rp604.829.000.000 atau sekitar Rp604,8 miliar, Minggu (7/6/2026).
Peluncuran program tersebut dikemas dalam seremoni pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang dipusatkan di Lapangan Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, mulai pukul 07.30 Wita hingga selesai.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Faidul Keteng, kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Minggu pagi (7/6/2026).
Menurut Faidul, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Gubernur Anwar Hafid dalam merealisasikan program BERANI LANCAR Sulteng Nambaso, yang diawali dengan pekerjaan rekonstruksi ruas Jalan PaluโKulawi melalui skema Multi Years Contract (MYC) dengan anggaran sekitar Rp65 miliar.
โIni adalah salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni BERANI LANCAR Sulteng Nambaso untuk memperkuat konektivitas antar daerah dan mendukung percepatan pembangunan wilayah,โ kata Faidul.
Ia menjelaskan, Kabupaten Sigi dipilih sebagai lokasi pelaksanaan seremoni karena memiliki nilai strategis dalam pengembangan konektivitas wilayah.
Menurutnya, ruas Jalan PaluโKulawi merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kota Palu dengan sejumlah kawasan produktif di Kabupaten Sigi serta wilayah hinterland Sulawesi Tengah.
โRuas Jalan PaluโKulawi merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kota Palu dengan sejumlah kawasan produktif di Kabupaten Sigi dan wilayah hinterland Sulawesi Tengah dengan anggaran kurang lebih Rp65 miliar,โ ungkapnya.
Keberadaan infrastruktur yang memadai di jalur tersebut, lanjut Faidul, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya.
Melalui proyek rekonstruksi ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas jalan dan jembatan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
โInfrastruktur yang lebih baik diyakini akan mempercepat mobilitas warga, menekan biaya transportasi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru di daerah yang dilintasi,โ ujarnya.
Faidul menjelaskan, pada tahun 2026 Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memprioritaskan pembangunan 12 ruas jalan utama melalui skema Multi Years Contract (MYC) dengan total anggaran mencapai Rp604.829.000.000.
โProgram BERANI LANCAR ini mencakup pembangunan jalan dan jembatan di beberapa kabupaten dengan tujuan pemerataan infrastruktur dan peningkatan aksesibilitas antarwilayah,โ jelasnya.
Beberapa ruas yang menjadi prioritas dalam program tersebut antara lain:
- Ruas Jalan Tomata di Kabupaten Morowali Utara;
- Ruas Jalan PaluโKulawi di Kabupaten Sigi;
- Ruas Jalan Tonusu;
- Ruas Jalan MekoโPendolo;
- Ruas jalan di kawasan Dataran Bulan, Kabupaten Tojo Una-Una;
- Ruas Jalan Air Terang di Kabupaten Buol; serta
- Pembangunan dan penggantian jembatan sepanjang 30 meter di Kabupaten Banggai Laut.
Meski masih terdampak kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah tetap mengalokasikan pendanaan bagi proyek-proyek tersebut karena masuk dalam kategori program prioritas daerah.
โPengerjaan proyek-proyek tersebut telah direncanakan pada tahun 2026 ini. Sekalipun masih terimbas program efisiensi, kami tetap menganggarkannya karena merupakan program prioritas. Peluncurannya diawali dari Sigi hari ini dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027,โ jelas mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Poso itu.
Menurut Faidul, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah di Sulawesi Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
โProyek multiyears ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan BERANI LANCAR dengan menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya sehingga dapat melahirkan pertumbuhan ekonomi baru atau setidaknya memudahkan mobilitas masyarakat antarwilayah,โ katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa dirinya bersama Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae akan meluncurkan program BERANI LANCAR yang mencakup pembangunan dan rekonstruksi jalan serta jembatan di berbagai wilayah Sulawesi Tengah, termasuk ruas Jalan Palu-Kulawi di Kabupaten Sigi.
โKita persiapkan dengan Bupati Sigi, Bapak Muhammad Rizal Intjenae, launching seluruh proyek multiyears pengerjaan jalan dan jembatan di wilayah Sigi dan beberapa daerah lainnya,โ ujar Anwar Hafid kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/6/2026).
Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga merupakan upaya menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah penyangga pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebelumnya, Gubernur Anwar Hafid bersama Anggota DPR RI Muhidin M. Said dan Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae juga meresmikan pengembangan ruas jalan yang menghubungkan Desa Boladangko hingga Banggaiba, Kabupaten Sigi, pada Kamis (2/4/2026).
Ruas jalan BoladangkoโBanggaiba memiliki panjang sekitar 60 hingga 65 kilometer. Proyek pengembangan dan pelebaran jalan dengan lebar 10 meter tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan kawasan tersebut, dengan pembiayaan yang berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
Sumber: Rilis Tim Media Partner Gubernur BERANI.
- Penulis: ๐๐ฐ๐ฉ ๐๐ช๐ข๐ฏ๐ด๐บ๐ข๐ฉ











Saat ini belum ada komentar