Aktivis Buol Desak Audit Menyeluruh PERUMDAM Motanang, Plt Dirut: Jika Ada Dugaan, Laporkan! | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aktivis Buol Desak Audit Menyeluruh PERUMDAM Motanang, Plt Dirut: Jika Ada Dugaan, Laporkan!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025

IDTIMES.co.id.|Buol, – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di tubuh PERUMDAM Motanang Kabupaten Buol terus menuai kecaman keras dari kalangan aktivis daerah.

Mereka mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Buol, khususnya Inspektorat dan Bupati, untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap manajemen perusahaan tersebut dan menindak tegas bila ditemukan penyimpangan anggaran.

Aktivis muda asal Buol, Jamaludin B. Hamsa, menyatakan bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlalu begitu saja tanpa tindakan konkret dari pemerintah. Ia menegaskan bahwa dugaan pungli di lembaga pelayanan publik merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan mencoreng wajah birokrasi daerah.

“Saya mendesak agar Inspektorat segera turun tangan dan melakukan audit menyeluruh. Jika ditemukan penyimpangan anggaran atau pungli di dalam tubuh PERUMDAM Motanang, maka Pemda harus bertindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Jangan buat masyarakat diperas tanpa diberikan pelayanan yang layak,” tegas Jamaludin, Sabtu (25/10/2025).

Ia menilai, diamnya Inspektorat dan lemahnya pengawasan dari Bupati Buol justru memperburuk kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Menurutnya, setiap rupiah yang dipungut secara tidak sah dari rakyat adalah bentuk penindasan, apalagi bila dilakukan oleh lembaga yang seharusnya melayani kebutuhan dasar masyarakat.

“Air bersih adalah hak rakyat, bukan barang dagangan yang bisa diperas seenaknya. Pemerintah harus hadir untuk memastikan rakyat mendapatkan pelayanan yang adil dan transparan,” lanjutnya.

Selain mendesak audit, Jamaludin yang juga menjabat Sekretaris Umum HMI Cabang Bone Bolango, Gorontalo, meminta agar Bupati Buol segera mengevaluasi Plt. Direktur Utama dan Dewan Pengawas PERUMDAM Motanang.

Ia menegaskan, kepemimpinan yang tidak mampu menjamin bersihnya pelayanan publik seharusnya tidak dipertahankan.

Kasus dugaan pungli di PERUMDAM Motanang sebelumnya juga diwarnai penghalangan terhadap jurnalis yang ingin melakukan peliputan, sehingga memunculkan desakan dari Ketua PJS Kabupaten Buol dan sejumlah aktivis agar pemerintah daerah menegakkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Rakyat Buol berhak atas air bersih dan pelayanan jujur. Pemerintah yang membiarkan praktik kotor sama saja menutup mata terhadap penderitaan warganya,” tutup Jamaludin dengan nada tegas.

Kata dia, menurut informasi warga bahwa telah terjadi pemungutan liar di setiap pengguna air yang terjadi secara terus-menerus, tentu ini menjadi keresahan warga yang tidak bisa di biarkan begitu saja. Sikap tegas pemerintah merupakan bagian dari menjaga elektabilitas publik.

Sementara itu, setelah dikonfirmasi Plt Direktur utama Perumdam Motanang Buol, Abdul Nasir Konio melalui Humas nya Moh Asri kepada media Selasa, (28/10) menegaskan terkait adanya dugaan pungli yang terjadi, bahwa tidak ada biaya atau pungutan di luar ketentuan resmi yang diterapkan PDAM Motanang.

Selain itu, Ia juga mengatakan akan terbuka dan siap bekerja sama dengan aparat pengawas, lembaga pemerintah, maupun rekan-rekan media untuk memastikan pelayanan tetap berjalan sesuai standar dan bebas dari penyimpangan.

Kata dia, Perumdam Motanang memahami pentingnya kepercayaan publik terhadap lembaga pelayanan air bersih.

Oleh karena itu, pihak Perumdam Motanang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi langsung kepada pihak PDAM Motanang.

Pihaknya bersiap memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan apabila terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut.

“Jika ada dugaan hal-hal yang merugikan pelanggan yang dilakukan oleh oknum yang mengatas namakan PDAM Motanang maka kami meminta kepada masyarakat agar memberikan laporan dugaan tersebut ke bagian pelayanan (atau humas, atau call center) PDAM Motanang untuk kami tindak lanjuti,” terangnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hangatnya Ramadan: Pemadam Kelaparan Berbagi 100 Takjil di Makassar

    Hangatnya Ramadan: Pemadam Kelaparan Berbagi 100 Takjil di Makassar

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Makassar – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, komunitas Pemadam Kelaparan, sebuah program dari Kitabisa dan Salamsetara, menggelar aksi berbagi takjil di Kota Makassar, pada Minggu (9/3/2025). Mereka membagikan 100 porsi makanan kepada pengendara yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang. Aksi ini disambut hangat oleh para pengendara roda dua maupun roda empat. Banyak […]

  • Diduga Suami Selingkuh Dengan Bidan di Lotim, Istri Nekat Minum Racun Pembasmi Gulma Hingga Meninggal Dunia

    Diduga Suami Selingkuh Dengan Bidan di Lotim, Istri Nekat Minum Racun Pembasmi Gulma Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/LOMBOK TIMUR–Tragis salah satu ibuk muda di Lombok Timur diduga minum racun pembasmi gulma di rumahnya.   Kejadian tersebut pada tanggal 9 agustus 2025.   Korban H 23 tahun ibuk rumah tangga Desa perigi Kecamatan Suela Lombok Timur meninggal dunai pada tanggal 16 Agustus 2025 sebelumnya sempat di Rawat di Puskesmas kemudian di rujuk ke […]

  • Puluhan Siswa TK dan PAUD Kunjungi Basarnas Palu, Dapat Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini

    Puluhan Siswa TK dan PAUD Kunjungi Basarnas Palu, Dapat Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/ PALU– Sebanyak 50 siswa-siswi TK Mutiara Hati dan PAUD Ilmi Amaliyah melakukan kunjungan edukatif ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Senin (26/1/2026).      Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin sekolah dalam memberikan pembelajaran langsung kepada anak-anak, khususnya terkait mitigasi bencana sejak usia dini.   Rombongan siswa yang didampingi para guru disambut […]

  • Hari Hipertensi Sedunia 2026, Direktur RSUD dr R Soedjono Selong Ajak Masyarakat Cegah “Silent Killer”

    Hari Hipertensi Sedunia 2026, Direktur RSUD dr R Soedjono Selong Ajak Masyarakat Cegah “Silent Killer”

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR –Dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia 2026, Direktur RSUD dr R Soedjono Selong, Anjas Moro mengingatkan masyarakat akan bahaya hipertensi yang sering disebut sebagai “silent killer” atau pembunuh senyap.   Menurutnya, hipertensi kerap muncul tanpa gejala, namun dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan, terutama pada organ vital seperti jantung, otak, dan ginjal. […]

  • Lapas Kelas IIB Selong Gelar Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Zero Narkoba dan Handphone

    Lapas Kelas IIB Selong Gelar Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Zero Narkoba dan Handphone

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/LOMBOK TIMUR — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong menggelar deklarasi serta penandatanganan komitmen bersama dalam upaya memperkuat komitmen terhadap penerapan zero narkoba dan handphone ilegal di lingkungan pemasyarakatan.   Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai sebagai bagian dari langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.   Kalapas Klas IIB Selong […]

  • Hore! Cukup Bawa KTP Bisa Berobat, Gubernur: Kesehatan Langsung Ditangani Bu Wagub

    Hore! Cukup Bawa KTP Bisa Berobat, Gubernur: Kesehatan Langsung Ditangani Bu Wagub

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Terobosan penting dalam sejarah pemerintahan Sulteng diukir lewat program BERANI SEHAT di kepemimpinan Anwar Hafid-dr. Reny Lamadjido. Cukup membawa KTP ke faskes, warga langsung dilayani medis walau tidak memiliki jaminan kesehatan bahkan jika status BPJS Kesehatannya terblokir karena tunggakan iuran berbulan-bulan. “Tidak pilih-pilih penyakit mau di mana pun berobat, pemerintah daerah yang tanggung […]

expand_less