Proyek Drainase di Depan SMA 1 Bunobogu Tak Patuhi K3, Pekerja Diduga Belum Terima Upah | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Proyek Drainase di Depan SMA 1 Bunobogu Tak Patuhi K3, Pekerja Diduga Belum Terima Upah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Okt 2025

IDTIMES.co.id.|Buol – Proyek pembangunan drainase yang tengah berlangsung di wilayah Jln. Trans Sulawesi, tepatnya di depan SMA 1 Bunobogu, Desa Bunobogu, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah menuai sorotan dari warga dan pengguna jalan.

Pasalnya, pengerjaan proyek tersebut terkesan mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang semestinya wajib dikenakan, serta tidak terdapat rambu lalu lintas yang terpasang di sekitar lokasi pengerjaan.

Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan, baik bagi para pekerja itu sendiri maupun masyarakat umum yang melintasi kawasan tersebut.

“Pekerjanya hanya pakai helm dan tanpa rompi. Bahaya sekali kalau sampai terjadi kecelakaan kerja,” ujar Atong saat dikonfirmasi (9/10/2025).

Pantauan media ini di lapangan pada hari kamis tanggal 9 Oktober 2025 menunjukkan bahwa proyek drainase ini berada tepat di pinggir jalan utama yang cukup padat. Namun tidak tampak adanya tanda peringatan, rambu lalu lintas, atau pagar pengaman di sekitar area kerja.

Material bangunan seperti pasir dan batu dibiarkan menumpuk di badan jalan, sehingga menyulitkan pengendara yang melintas, pekerja drainase di antara Desa Bunobogu dan Inalatan sepanjang sekitar 30 meter ambruk di duga kerja asal.

Ketika awak media mengambil gambar di area pekerjaan, tiba-tiba datang salah satu orang menggunakan kendaraan mobil yang enggan di sebutkan namanya menyampaikan bahwa para pekerja tersebut di duga belum diberikan upah.

“Tukang pekerja drainase ini Pak (diduga) belum di bayarkan sampai sekarang,” ucapnya dengan bahasa kesal

“Kami khawatir kalau malam hari. Tidak ada lampu, tidak ada rambu. Jalan gelap, bisa-bisa ada yang jatuh atau kecelakaan,” tambah Atong.

Menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku, setiap pelaksanaan proyek konstruksi wajib mematuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal ini diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Permen PUPR No. 10 Tahun 2021 tentang SMK3 Konstruksi.

Warga sekitar berharap pihak pemerintah Provinsi atau instansi terkait, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktoral Jenderal Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah beserta Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sulteng dan PPK 1.1. Provinsi Sulawesi Tengah segera melakukan pengecekan dan memberikan peringatan keras kepada pelaksana proyek.

“Jangan tunggu ada korban dulu baru bertindak. Ini proyek pakai uang negara, harusnya diawasi ketat,” Ucap Arlan pengguna jalan.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah, Bambang Razak saat dikonfirmasi via WhatsApp menyampaikan, akan melakukan pengecekan kepada Satuan Kerja dan PPK.

“Saya cek dan konfirmasi dlu ke satker dan PPK Pak,” ujarnya lewat pesan singkat Whatsapp.

Disisi lain, Endi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.1) menambahkan akan menindaklanjuti terkait keluhan dan temuan tersebut.

“Kami konfirmasi lagi, Terima kasih infonya nanti di cek masi masa pelaksanaan nanti di perbaiki dan rambu APD ada mungkin pas mas kesitu lagi ga pake,” singkat PPK, Endi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.1) melalui WhatsApp.

Penerapan K3 bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban hukum yang menyangkut keselamatan manusia. Ketika aspek keselamatan diabaikan, risiko kecelakaan menjadi nyata. Pihak berwenang diharapkan segera turun tangan sebelum situasi ini memakan korban.***

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Penipuan! Nama Sekdaprov Sulteng Dicatut oleh Pihak Tak Bertanggung Jawab

    Waspada Penipuan! Nama Sekdaprov Sulteng Dicatut oleh Pihak Tak Bertanggung Jawab

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap upaya penyalahgunaan identitas setelah nomor teleponnya dicatut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Minggu, (16/3/2025) Kejadian ini menjadi perhatian serius karena dapat disalahgunakan untuk berbagai kepentingan yang merugikan masyarakat. Sekdaprov menegaskan bahwa segala bentuk komunikasi atau permintaan yang mengatasnamakan dirinya melalui […]

  • Gubernur Sulteng Pimpin Upacara Pembukaan Persami KKRI 2025 di Yonif 711 Raksatama

    Gubernur Sulteng Pimpin Upacara Pembukaan Persami KKRI 2025 di Yonif 711 Raksatama

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan IV Tahun 2025, yang digelar di Markas Yonif 711 Raksatama Palu, Sabtu (1/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira, Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, bersama jajaran TNI, […]

  • Ini Arahan Wabup Lotim Edwin Hadiwijaya Terkait Anjing Liar Membahayakan Anak- Anak

    Ini Arahan Wabup Lotim Edwin Hadiwijaya Terkait Anjing Liar Membahayakan Anak- Anak

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR — Maraknya kejadian yang melibatkan anjing liar dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran masyarakat terhadap rasa aman di Lombok Timur.      Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Timur menggelar workshop sterilisasi dan vaksinasi sebagai upaya pengendalian populasi hewan liar.   Wakil Bupati Lombok Timur, H. […]

  • Komentar Netizen Soroti Konser di Tengah Keluhan Keterlambatan Gaji, Jadi Perbincangan di Media Sosial

    Komentar Netizen Soroti Konser di Tengah Keluhan Keterlambatan Gaji, Jadi Perbincangan di Media Sosial

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR – Sejumlah komentar warganet yang muncul dalam siaran langsung sebuah konser menjadi sorotan publik dan memicu beragam tanggapan di media sosial,21/06/2026.   Dalam tangkapan layar siaran langsung yang beredar, terlihat beberapa akun menyampaikan keluhan terkait belum cairnya gaji selama beberapa bulan.   Salah satu komentar mempertanyakan pelaksanaan konser di tengah kondisi tersebut. […]

  • Gubernur Anwar Hafid Minta Regulasi Tegas Soal BUMD dan BLUD ke Komisi II DPR RI

    Gubernur Anwar Hafid Minta Regulasi Tegas Soal BUMD dan BLUD ke Komisi II DPR RI

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (7/5/2025). Kunjungan tersebut dalam rangka pengawasan pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Sulawesi Tengah. Gubernur Anwar Hafid didampingi oleh Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, menyambut […]

  • Pulihkan Kepatuhan Tanpa Bebani Masyarakat, Pemda Lotim Bebaskan Denda PBB untuk Tunggakan 2014–2023

    Pulihkan Kepatuhan Tanpa Bebani Masyarakat, Pemda Lotim Bebaskan Denda PBB untuk Tunggakan 2014–2023

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR– Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).    Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, mengungkapkan bahwa capaian PBB saat ini baru mencapai sekitar 60 persen. Karena itu, diperlukan langkah cepat dan efektif untuk mempercepat realisasi pajak tersebut. […]

expand_less