Opini: Beberapa Pejabat Berkuasa di Zaman Kepemimpinan Sukiman Kini Sembunyi di Mana Para Pejabat itu Ini Namanya!
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 27 Jun 2025

Oplus_131072
IdTimes.co.Id/LOMBOK TIMUR–Di era kepemimpinana Sukiman beberapa pejabat yang berkuasa kini sudah tak bisa berkutik hingga bersembunyi ntah kemana.
Era kepemimpinan Sukiman di Kabupaten Lombok Timur meninggalkan sejumlah jejak birokrasi yang hari ini masih menjadi bahan perbincangan. Beberapa pejabat yang dulunya tampak begitu berpengaruh, kini menghilang dari sorotan publik, bahkan disebut-sebut “menghindar”.
Publik bertanya-tanya, ke mana perginya para pengambil kebijakan yang dulu memiliki posisi strategis? Apakah mereka kini masih aktif menjalankan tugas?
Boro – Boro sebut dirinya paling dekat, banyak subangsih hingga yang lain tunduk ke mereka jika tidak ingin di geser.
Ini nama – nama pejabat masih aktip yang berkuasa dan tak bisa di ganggu di era Sukiman jaman SMART Tak ada Terlihat;
1.Kadis Dikbud Lotim izuddin Pejabat berkuasa kini jarang telihat di kantor nya di sebut, juga ada indikasi keterlibatan dalam kasus Chromebook yang saat ini di tangani kejari Lotim.
2.Mantan Sekdis Dikbud Lotim As’ad pejabat berkuasa sempat di geser ke Sekban BKPSDM Lotim karena ada indikasi keterlibatan kasus korupsi charomebook dan kita di geser ke Sekcam.
3.PPK Tahun 2015 kini menjabat Kepala BPBD Lotim Lalu Mulyadi
4.Kadis Disnakertrans Lotim Hairi
5.Kadis Kesehatan Lotim Fathurahman
6.Kadis PMD Lotim Salmun Rahman
7.Kasat Pol PP Lotim Slamet Alimin
8.Kabag Ekonomi Mustiarep
9.Kaban Kesbangpoldagri Mustafa
10.Sekcam Wanasaba Indarjaya
11.Kabid Bapepda Makripatullah
12.Kaban Bapenda Muhsin
13.Kabid di Bapenda Muzammil
14.Kabid Pengairan Zulfan
15.Kadis Perkim Mudahan
16.Kadis Perikanan Zaenudin
17.Durektur Selaparang tv Daus
Keterbukaan informasi, transparansi kinerja, dan kehadiran aktif di tengah masyarakat bukan sekadar tuntutan etis, tetapi juga kewajiban dan moral sebagai pelayan publik. Jika ada tuduhan, maka proses hukum harus dijalankan dengan profesional. Jika tidak bersalah, maka perlu ada klarifikasi untuk menghindari pembentukan opini negatif yang bisa mencederai kepercayaan masyarakat.
Harapan kita sederhana: pejabat publik harus tetap hadir, bertanggung jawab, dan tidak menghilang ketika sorotan muncul. Masa jabatan bisa berganti, tetapi jejak kebijakan dan dampaknya terhadap rakyat akan tetap menjadi catatan sejarah.
Tulisan ini merupakan opini yang disusun berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat dan tidak bertujuan menghakimi siapa pun. Hak jawab dan konfirmasi tetap terbuka untuk semua pihak yang disebut.
Opini/ Penulis Deni/
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar