Kenalkan Wondr ke Gubernur, BNI Siap Dukung Program 9 BERANI di Sulteng
- account_circle ๐๐ฐ๐ฉ ๐๐ช๐ข๐ฏ๐ด๐บ๐ข๐ฉ
- calendar_month Sel, 3 Jun 2025

IDTIMES.co.id.|Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menerima audiensi Kepala Cabang Bank Negara Indonesia (BNI) Palu Rommy bersama jajaran di ruang kerjanya pada Senin (2/6/2025).
Dalam pertemuan tersebut, BNI memperkenalkan solusi digital terbaru sekaligus menyatakan komitmen untuk mendukung program prioritas daerah.
Kacab Rommy menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bentuk silaturahmi sekaligus memperkenalkan Wondr by BNI, sebuah platform digital yang dirancang untuk membantu masyarakat mengelola keuangan secara terencana dan sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing.
โWondr by BNI hadir sebagai solusi digital yang memudahkan masyarakat dalam mengatur dan mengoptimalkan keuangannya,โujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ia juga melaporkan bahwa BNI telah memiliki kehadiran di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, kecuali Kabupaten Banggai Kepulauan yang masih tergolong blankspot.
Untuk menjangkau wilayah tersebut, BNI telah menyiapkan mobil layanan keliling guna memastikan akses keuangan tetap tersedia bagi masyarakat.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas kemitraan yang telah terjalin setiap tahunnya. Ia pun berharap BNI dapat terus dilibatkan dalam berbagai program strategis, khususnya dalam menyukseskan Program 9 BERANI yang dicanangkan Pemprov Sulteng.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas peran aktif dan pelayanan BNI yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulawesi Tengah.
โKami berterima kasih atas sinergi yang telah dibangun selama ini. BNI telah menjadi bagian penting dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di daerah,โujarnya.
Ia pun menambahkan, Pemerintah Provinsi akan menjajaki peluang kerjasama lebih lanjut dengan BNI, khususnya melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), guna memperkuat sistem keuangan daerah dan memperluas layanan perbankan yang inklusif.
Langkah ini diharapkan mampu mendukung percepatan transformasi digital di sektor pemerintahan dan layanan publik, serta memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang berkelanjutan.
(Sumber: Biro Administrasi Pimpinan)
- Penulis: ๐๐ฐ๐ฉ ๐๐ช๐ข๐ฏ๐ด๐บ๐ข๐ฉ











Saat ini belum ada komentar