Anwar-Reny, Siap di Kritik Demi Rakyat Sulteng | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Anwar-Reny, Siap di Kritik Demi Rakyat Sulteng

  • account_circle π˜”π˜°π˜© π˜™π˜ͺ𝘒𝘯𝘴𝘺𝘒𝘩
  • calendar_month Ming, 11 Mei 2025

IDTIMES.co.id.|Palu, – Ngopi bareng Jurnalis bersama Gubernur Anwar-Reny, yang baru kali pertama dilaksanakan di Coffe Tanaris kemarin pagi dimulai pukul 8:00 hingga menjelang sholat dhuhur, dibilangan jalan Juanda Palu, berlangsung dengan penuh ke akraban, yang di pandu langsung owner media online” Deadline News”Andi Abdullah Attas.

Dalam gawean tersebut Anwar-Reny lebih fokus menyampaikan program “Sulteng Nambaso” dengan sembilan beraninya, di antaranya, berani Cerdas, berani sehat, berani terang, berani panen raya, berani tangkap.

Untuk merealisasikan janji politik kepada masyarakat sulteng dengan sembilan beraninya dalam kurun waktu 5 lima tahun, tentu hal ini banyak masalah-masalah yang terjadi di lapangan.

“Saya meminta kepada teman-teman Jurnalis kami siap untuk di kritik, tapi tentunya kritik itu harus konstruktif dan objektif yang sifatnya membangun, apalagi soal pemerintahan, tapi kalau soal pribadi saya yang di kritik tentu itu tergantung saya apakah hal itu saya jawab atau tidak,” ujar Gubernur Anwar Hafid yang sangat akrab dengan para jurnalis secara berkelakar.

Anwar Hafid juga meminta agar para OPD bekerja secara profesional dan terbuka utamanya dalam soal keterbukaan informasi.

Kemudian, Anwar Hafid juga meminta jangan takut di temui teman-teman Jurnalis, dan menjelaskan saja apa yang rekan-rekan jurnalis tanyakan , melihat perkembangan sekarang sudah zaman keterbukaan, saran Gubernur Anwar Hafid.

Apalagi penganggaran, Layani saja mereka, sebab melalui teman-teman Jurnalis banyak manfaat yang kita dapatkan. Untuk itu guna merealisasikan 9 berani, bagaimana cara kita untuk mengnggenjot Peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya (PAD) melalui sektor pertambangan yang merupakan primadona PAD kita, untuk itu Gubernur Anwar Hafid, meminta kepada semua OPD untuk bekerja semaksimal mungkin dalam merealisasikan 9 berani, yang saat ini di tunggu masyarakat Sulawesi tengah.

Saat ini program 9 berani yang sudah berjalan, yakni, berani sehat, masyarakat sudah boleh berobat di seluruh Sulawesi Tengah memakai KTP, kemudian yang mengantongi BPJS namun menunggak itu juga sudah bisa di layani tanpa melunasi dulu tungganggakannya.

Lalu program berani pintar dalam bentuk bea siswa insya Allah pada bulan Juni atau Juli sudah mulai dibayarkan, tentunya dalam pembayaran bea siswa ada syarat-syarat yang harus di penuhi, di antaranya anaknya betul-betul tidak mampu karena orang tuanya tidak berpenghasilan tetap, IPK atau nilai semesternya jelas Gubernur Anwar Hafid.

Pada acara ngopi bareng Berani dengan para jurnalis tersebut , banyak hal yang terungkap, ketika di buka sesi tanya jawab terutama soal pelayanan RS Undata yang dinilai belum maksimal, ada OPD yang masih menutup diri ketika di temui jurnalis, sampai pada jurnalis di usir dari ruangan Gubernur, persoalan Dana Bagi Hasil (DBH), pembenahan mess Pemda Sulteng di Jakarta, Bank Sulteng, namun semua persoalan larut dalam suasana ke akraban dan menjadi PR dan catatan penting bagi pemerintah propinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar -Reny, untuk segerah di wujudkan.

Hadir dalam ngopi bareng Berani, puluhan awak media, Sekrop Dra. Novalina, seluruh OPD propinsi Sulawesi Tengah, dan pengurus Ikatan Keluarga Indonesi Buol (IKIB) yang ada di Palu.(Ais)

  • Penulis: π˜”π˜°π˜© π˜™π˜ͺ𝘒𝘯𝘴𝘺𝘒𝘩

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less