Lelang Proyek Prioritas Belum Rampung, Bupati Lotim Haerul Warisin Instruksi Kadis Segera Tunjuk PPK
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 14 Apr 2025

Idtimes.co.id/LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) demi mempercepat proses pelelangan proyek-proyek prioritas daerah.
Instruksi ini disampaikan meskipun sejumlah prosedur dari pemerintah pusat terkait lelang belum sepenuhnya rampung.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Bupati Haerul menegaskan bahwa penunjukan PPK merupakan langkah awal yang krusial untuk mengakselerasi pelaksanaan program pembangunan daerah yang telah dirancang.
“Jika PPK ini telah ditunjuk oleh OPD, maka secara perlahan kita akan bisa melakukan lelang terhadap program-program yang sifatnya prioritas,” ujarnya,14/04/2025.
Ia juga menjelaskan penyebab belum adanya proyek pembangunan yang diajukan ke Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) hingga April 2025.
Menurutnya, hal ini disebabkan masih adanya ketergantungan pada regulasi dan prosedur dari pemerintah pusat yang belum final.
“Sepertinya kondisi semua daerah hari ini sama dengan Kabupaten Lombok Timur, masih menunggu. Mudah-mudahan nanti ada toleransi dari pemerintah pusat terkait keterlambatan ini, agar diberikan keringanan,” tambahnya.
Fokus Pembangunan Tahun 2025
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa arah pembangunan Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2025 akan difokuskan pada sektor kesehatan.
Prioritas tersebut meliputi pengadaan alat kesehatan serta pembangunan dan peningkatan infrastruktur gedung fasilitas layanan kesehatan.
Sementara itu, sektor pendidikan juga disebut akan menjadi bagian dari agenda pembangunan tahun ini, dengan rencana pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan dan rehabilitasi sekolah.
Namun, Bupati Haerul mengaku belum mendapatkan kejelasan terkait instansi pelaksana proyek-proyek tersebut.
“Saya mendengar di Dikbud ini akan ada beberapa proyek pembangunan dan rehab juga. Akan tetapi, apakah ini akan dikerjakan oleh PUPR Kabupaten, Provinsi, atau malah oleh pemerintah pusat, saya belum tahu,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sektor pendidikan belum juga diterima oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Dengan percepatan penunjukan PPK dan kejelasan prosedur dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap pelaksanaan proyek-proyek strategis tahun ini dapat segera dimulai, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar