Harga Pupuk Di Atas HET, PJ Bupati Lotim Terdiam, Petani Menangis Siapa Tempat Kami Mengadu?
- account_circle Admin
- calendar_month Sel, 28 Jan 2025

Oplus_131072
IDTIMES.co.Id|LOMBOK TIMUR – Penjabat Bupati Lombok Timur (Lotim) terkesan bungkam menyikapi melonjaknya harga pupuk subsidi yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayahnya.
Kisruh ini membuat para petani di Lotim semakin terpuruk, berharap ada solusi yang jelas, namun hingga kini tak ada tindakan nyata dari pemerintah daerah.
Para petani Lotim pun mengeluhkan ketidaktertiban yang terjadi di lapangan, di mana harga pupuk yang harusnya disubsidi malah dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi oleh sejumlah pengecer dan distributor nakal.
Meski masalah ini sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, respons dari pejabat terkait, termasuk PJ Bupati Lombok Timur, sangat minim.
“Sampai kapan kami harus menanggung beban ini? Suara kami tak didengar oleh pejabat daerah,” ungkap Nursa’ah, seorang petani asal Lotim, pada 27 Januari 2025.
Ia menambahkan, masalah serupa seakan menjadi rutinitas tahunan, namun pemerintah daerah belum menunjukkan langkah konkret untuk menindaklanjuti keluhan mereka.
Menurut Nursa’ah, meski baru-baru ini dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan, hasilnya nihil. Petani menduga ada oknum dari Dinas Pertanian Lotim yang terlibat dalam praktik penjualan pupuk subsidi di atas HET.
“Kami menduga ada oknum yang bermain dalam masalah ini. Sidak kemarin tidak menemukan apa-apa, padahal kami tahu siapa saja yang terlibat,” lanjutnya.
Pernyataan Nursa’ah ini menggambarkan rasa frustrasi yang mendalam dari petani. Mereka menuntut agar ada tindakan tegas terhadap pengecer dan distributor nakal yang mengabaikan kebijakan pemerintah.
Sayangnya, hingga saat ini, tidak ada solusi konkret dari penjabat bupati.
“Ke mana kami harus mengadu? Kami berharap bupati yang baru nanti bisa menyelesaikan masalah ini dengan tegas,” tutupnya.
Di tengah ketidakpastian ini, para petani berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah ini agar kesejahteraan mereka tidak semakin terpuruk.(ID).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar